• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Selama Pandemi Covid-19, 1.300 Anak Jadi Yatim di Banten

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 18 September 2021 - 10:31
in Daerah
Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait.

Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat ada 1.300 anak yang kehilangan orangtua selama pandemi Covid-19 menyerang wilayah Provinsi Banten.

Namun, tidak dijelaskan lebih rinci dari tanggal, tahun, dan faktor kehilangan orangtuanya dari data tersebut. Yang pasti sejauh ini, Komnas PA berupaya mencarikan keluarga baru untuk mengasuhnya.

BacaJuga:

Bea Cukai Malang Sita 106 Ribu Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp81 Juta

Polda Banten Ungkap 8 Kasus BBM Subsidi: Solar dan Pertalite Dioplos Buat Industri

Jelang Musprov Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya: Harus Jadi Lokomotif Ekonomi

Sehingga nasib anak tidak terlantar. Terlebih, anak yang tidak dibawah pengasuhan sangat rentan menjadi tindak pidana perdagangan orang, perlakuan salah, eksploitasi perebutan status agama, akan dihadapkan penanaman paham radikalisme, intoleransi, dan sebagainya.

“Ada 1.300, data yg terkonfirmasi dimana banyak ada yang jadi yatim piatu,” kata Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait, Sabtu (18/9/2021).

Arist menerangkan, mencarikan keluarga baru untuk anak yang kehilangan orangtua tidak mudah. Pihaknya akan melakukan assesment agar keluarga baru layak untuk mengurus anak.

Hal itu dilakukan demi menjaga nasib anak agar mendapat perlindungan dan tidak menjadi korban kekerasan.

“Solusi bagi anak yatim piatu dicarikan orantua, pengasuh alternatif. Tetapi harus diseleksi mana keluarga yang layak,” terangnya.

Menurutnya, pola pendekatan terhadap anak harus dirubah. Jangan sampai anak dijadikan selalu sumber masalah, melainkan harus dianggap sebagai sumber solusi.

Untuk di Banten, kata dia, ada beberapa penanganan kasus anak masih lemah. Contohnya, masih ada kasus kejahatan seksual belum ditempatkan sebagai extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa.

“Tidak lagi menggunakan kitab undang-undang pidana yang lain, karena berlaku spesial. Karena ketika menghadapi anak-anak harus ditangani secara khusus, setara dengan korupsi, narkoba dan terorisme,” jelasnya. (son)

Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait

Tags: anak yatimKomnas PAProvinsi Banten

Berita Terkait.

bc2
Daerah

Bea Cukai Malang Sita 106 Ribu Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp81 Juta

Senin, 2 November 2026 - 16:06
Hendra Kurniawan
Daerah

Polda Banten Ungkap 8 Kasus BBM Subsidi: Solar dan Pertalite Dioplos Buat Industri

Senin, 2 November 2026 - 15:30
mulyadi
Daerah

Jelang Musprov Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya: Harus Jadi Lokomotif Ekonomi

Senin, 2 November 2026 - 14:14
bc
Daerah

Bea Cukai Sita 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal dari Kapal di Perairan Aceh Utara

Senin, 2 November 2026 - 14:04
tor
Daerah

Bawa Tortor ke Turki, Sanggar Seni Binaan Tambang Emas Martabe Tampil di 2 Festival Internasional

Senin, 2 November 2026 - 03:33
ki
Daerah

Komisioner KI Banten Dituding Tak Berpengalaman, KI Beberkan Rekam Jejak 4 Komisioner dan 1 Nama Tak Disebut

Minggu, 1 November 2026 - 17:07

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1823 shares
    Share 729 Tweet 456
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5161 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.