• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pertanian Menguntungkan, Mentan Dukung Milenial Kalbar Ekspor Sarang Walet

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 September 2021 - 00:49
in Nasional
Mentan Syahrul Yasin Limpo meninjau pengolahan sarang burung walet di Pontianak, Kalbar didampingi Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi. Foto: BPPSDMP

Mentan Syahrul Yasin Limpo meninjau pengolahan sarang burung walet di Pontianak, Kalbar didampingi Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi. Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Apresiasi diberikan Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo pada Gulam Mohamad Sharon, seorang milenial di Kalimantan Barat (Kalbar) yang mengembangkan pengolahan sarang burung walet, PT Borneo Walet Lestari, sejak 2019 untuk tujuan pasar ekspor di antaranya Taiwan.

“Sore ini pak gubernur (Kalbar) dengan unit kerja yang ada di sini, menunjukkan bagaimana processing rumah walet, yang ada untuk menampung hasil rumah walet yang tersebar di Kalbar”, kata Mentan Syahrul saat meninjau pengolahan walet PT Borneo Walet Lestari di Pontianak, Minggu (12/9/2021).

BacaJuga:

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi

Sarang burung walet (SBW) adalah salah satu komoditas yang menjanjikan seperti dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) sejak 2016, nilai ekspornya terus tumbuh hingga USD 540 juta pada 2020, sementara China menjadi tujuan ekspor utama dengan pangsa pasar hampir 78 persen.

Mentan SYL pun berharap bahwa pengembangan SBW bisa maksimal seperti harapan Presiden RI Joko Widodo agar SBW menjadi komoditas andalan baru Indonesia agar bisa maksimal.

“Komoditas walet yang didorong Presiden Jokowi untuk jadi komoditas andalan baru kita di Kalbar (diharapkan, red) bisa maksimal, terlebih disini terlihat bahwa anak-anak muda mengambil peranan,” kata Mentan.

Kendati begitu, Syahrul berharap Kalbar tetap mendorong munculnya komoditas-komoditas andalan baru yang mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.

“Optimalkan semua lahan eksisting untuk ketahanan pangan, gubernur tahun ini sudah mampu mendorong upaya maksimal, katakanlah ketahanan pangan kita di Kalbar bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Mentan Syahrul juga mengajak petani khususnya milenial agar memanfaatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sejumlah program lainnya. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah Indeks Pertanaman (IP), Varietas Unggulan Baru (VUB), mekanisasi, korporasi petani, KUR dan pelatihan kewirausahaan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, berharap milenial terus mengambil peran di pertanian.

“Pertanian Indonesia membutuhkan peran petani milenial, dari milenial kita harap terobosan dan inovasi yang bisa memajukan pertanian di Indonesia,” tandasnya.

Terkait KUR, Dedi mengajak petani milenial manfaatkan akses KUR. “KUR sangat bagus mendukung pengembangan produksi pertanian. Kementan melalui BPPSDMP pun kerap melakukan pelatihan yang bisa membantu petani mendapatkan akses KUR,” katanya.

Dia memastikan BPPSDMP Kementan tiada henti berupaya mencetak entrepreneur, adalah salah satu upaya serius yang kita lakukan karena Kementan memiliki sejumlah pelatihan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha para petani, utamanya milenial. “Dari mereka kita harapkan ada pengembangan sehingga pertanian bisa tumbuh maksimal,” pungkas Dedi.

Gulam Mohamad Sharon selaku owner PT Borneo Walet Lestari mengatakan bahwa beberapa negara telah negoisasi untuk ekspor SBW, selain itu Taiwan juga sudah melakukan pemesanan.

Menurut milenial usia 39 tahun, perusahaan yang didirikan sejak 2019, terus meningkatkan kapasitas produksi dari tahun ke tahun. “Perusahaan juga terus meningkatkan kualitas agar memenuhi kualifikasi produk ekspor walet sesuai arahan Kementan,” ungkapnya. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanmentanpertanian

Berita Terkait.

AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:01
FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara
Nasional

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:31
AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:01
Wihaji
Nasional

Menteri Wihaji Sosialisasikan Tugas Tambahan Tim Pendamping Keluarga Distribusikan MBG 3B untuk Cegah Stunting

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:03
Irene-Umar
Nasional

Wamen Ekraf Apresiasi Teras Aksara, Perkuat Akses Pendidikan Nonformal bagi Anak

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:12
Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7144 shares
    Share 2858 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Editor Dilianto
Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16

INDOPOSCO.ID – Jepang menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan Asia dengan meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Tunisia pada laga kedua...

SelengkapnyaDetails
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.