• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Konflik Demokrat, Antara Kerugian dan Konspirasi Menaikan Elektabilitas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 12 September 2021 - 16:37
in Nasional
presiden tiga periode

Partai Demokrat. Foto: demokrat.or.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Publik kembali dipertontonkan dengan konflik internal partai Demokrat antara kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Konflik itu terjadi pada momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Demokrat yang ke 20 tahun atau dua dekade. Bahkan terjadi pembubaran acara beberapa waktu lalau di salah satu Hotel di Tangerang oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Banten.

BacaJuga:

PLN EPI Perkuat Ekosistem Biomassa, Rantai Pasok Jadi Kunci Sukses Co-firing PLTU

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

KKP Gelar Wisuda Nasional Vokasi 2026, Cetak 1.853 Lulusan Unggul Siap Kerja dan Berdaya Saing

Melihat polemik ini, pengamat kebijakan publik dan politik, Harits Hijrah Wicaksana melihat ada dua kemungkinan besar dalam konflik internal Demokrat. Di antaranya, kerugian bagi partai dan momentum konspirasi kedua belah kubu untuk menaikan citra.

Ia menjelaskan, jika hal ini merupakan sebuah kerugian Demokrat, seharusnya sudah dapat dicelarkan melalui rekonsiliasi antara kedua belah kubu.

Sebab hal ini akan berdampak panjang pada ajang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada tahun 2024. Meski demikian, peperangan kontestasi politik akan dimulai pada tahun 2022.

“Jangan sampai hal ini masih dipelihara. Ini bisa merugikan kondusifitas partai. Apalagi ajang Pemilu 2024, ini sudah semakin dekat. Artinya 2022 ini harus bisa mensolidakan. Kalau belum solid akan dampak tersendiri bagi Demokrat,” katanya saat dihubungi, Ahad (12/9/2021).

Ia menuturkan, secara legalitas Demokrat dipimpin oleh AHY. Hal itu sudah ada dalam keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Tapi saya rasa ada belum kepuasan, ini menjadi ajang yang kurang mengenakan. Seharusnya ada rekonsiliasi antara kubu AHY dan Moeldoko,” tuturnya.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) itu menerangkan, jika persoalan ini tidak dapat diselesaikan, yang dirugikan Demokrat sendiri karena ada dua gerbong.

Di sisi lain, ada kemungkinan bahwa isu ini sebagai design untuk menaikan citra Demokrat atau AHY yang dipersiapkan untuk berkontestasi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Bisa jadi ini isu yang dimankan Demokrat, karena bisa jadi untuk menaikan elektabilitas. Kita bisa mengaca pada beberapa pergerakan politik yang dilakukan pak SBY itu menggunakan playing victim, mengangkat korban,” terangnya.

Menurutnya, ada kesulitan Demokrat memainkan isu untuk mengangkat elektabilitas lantaran posisinya ada di oposisi.

“Mengangkat isu Demokrat mereka bingung, karena posisinya di oposisi. Kinerja terkait pembangunan yang menyentuh masyarakat tidak ada, tidak signifikan,” paparnya.

Sehingga konflik internal dijadikan momentum agar perhatian publik fokus pada Demokrat.

“Ini ajang momentum bikin isu, kalau tidak ramai, orang tidak akan melihat itu. Makanya dijadikan momentum sehingga orang memperhatikan Demokrat,” ujarnya. (son)

Tags: AHYkonflikMoeldokopartai demokratpolitik

Berita Terkait.

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

PLN EPI Perkuat Ekosistem Biomassa, Rantai Pasok Jadi Kunci Sukses Co-firing PLTU

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:07
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56
Sidang
Nasional

KKP Gelar Wisuda Nasional Vokasi 2026, Cetak 1.853 Lulusan Unggul Siap Kerja dan Berdaya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:54
Tokoh-Nasional
Nasional

Kongres Umat Cetuskan 12 Rekomendasi: Reformasi Ekonomi, Pendidikan, hingga Komitmen Bela Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:44
Kawasan-Hutan
Nasional

Rambah Hutan Lindung Tanjung Piayu, Kemenhut Tetapkan PT GTP sebagai Tersangka Korporasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:01
Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 
Nasional

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Senin, 27 Juli 2026 - 23:01

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2994 shares
    Share 1198 Tweet 749
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.