• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IBCSD Luncurkan GRASP 2030

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 10 September 2021 - 19:05
in Ekonomi
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan masyarakat Indonesia menghasilkan limbah atau sampah makanan 184 kilogram (kg)/tahun per kapita. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sampah makanan di Indonesia menyumbang sebesar 44 persen atau hampir separuh dari total sampah di Indonesia. Artinya, dengan mengurangi sampah makanan, tentu akan berdampak secara signifikan terhadap pengurangan sampah secara keseluruhan.

Jika makanan hilang atau terbuang menjadi sampah, hal ini tentunya menghasilkan efisiensi penggunaan sumber daya yang buruk dan dampak negatif lingkungan terutama dari emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Secara tidak langsung, pengurangan susut dan limbah pangan dapat memberikan dampak positif dari sisi sosial, yaitu dari sisi ketahanan pangan dan kebutuhan nutrisi masyarakat. Dari sisi ekonomi, pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan dengan meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kehilangan makanan di setiap lini rantai pasoknya.

BacaJuga:

Agincourt Resources Pamerkan Pengelolaan Tambang Berkelanjutan di Minerba Convex 2026

PGN LNG Terima 25 Kargo LNG hingga Triwulan III 2026, Penyaluran Gas Tumbuh 34,72 Persen

BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta

Guna mengatasi hal tersebut Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) meluncurkan Gotong Royong Atasi Susut dan Limbah Pangan 2030 (GRASP) 2030. Hal ini sebuah inisiatif yang mendorong para pemangku kepentingan di seluruh rantai sistem pangan untuk berkolaborasi dalam menyusun solusi untuk mengurangi susut dan limbah pangan.

“GRASP 2030 adalah inisiatif berbasis voluntary agreement, semua pihak bergabung secara sukarela untuk bertindak bersama karena urgensi isu food loss and waste. Hal ini merupakan wujud komitmen sektor swasta untuk mewujudkan rantai pangan yang lebih berkelanjutan di Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada P4G yang mendanai program ini, sehingga GRASP 2030 ini dapat dimulai. GRASP 2030 tidak hanya akan menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi masalah sampah dan meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia, tetapi juga dapat meningkatkan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan,” kata Presiden IBCSD, Shinta Kamdani, dalam keterangannya saat webinar Kamis (9/9/2021).

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Arifin Rudiyanto menyampaikan sejak Indonesia menjadi anggota pada September 2019 lalu, Partnering for Green Growth and Global Goals 2030 (P4G), Bappenas bersama-sama dengan Shinta Kamdani dari IBCSD, dan Tri Mumpuni sebagai co-chair Indonesia P4G National Platform telah mendukung sejumlah kemitraan di Indonesia. Aksi Gotong Royong Atasi Susut & Limbah Pangan 2030 adalah inisiatif tindak lanjut dari Halving Food Loss and Waste by Leveraging Economic Systems (Flawless) yang didukung oleh P4G sebagai wadah bagi pihak swasta untuk kegiatan-kegiatan terkait food loss and waste.

Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen memaparkan ketika berbicara tentang rantai nilai pangan, dari produksi hingga konsumsi, penting bagi Indonesia untuk mengidentifikasi berbagai strategi di semua tingkatannya. Tantangan bagi setiap negara adalah bahwa semua memiliki target dan aktor yang berbeda di level yang berbeda.

“Saya sangat menghargai semua pembicaraan dan kerja sama yang telah kita lakukan dengan Bappenas dan saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk terlibat dalam hal ini,” jelasnya.

GRASP 2030 dibangun berdasarkan keberhasilan nyata dari apa yang telah dilakukan oleh WRAP (Waste & Resources Action Programme), mitra IBCSD dalam mengembangkan GRASP 2030.

“Limbah makanan adalah masalah lingkungan yang sangat besar dan penelitian terbaru kami dengan UNEP jelas menunjukkan itu fakta kehidupan di lebih banyak negara daripada yang diperkirakan sebelumnya. Bagi Indonesia, peluncuran GRASP 2030 sangat penting dan strategis dalam perjuangan global melawan limbah makanan,” kata Head of Asia Pacific WRAP, Claire Kneller.

Selain itu, dalam acara peluncuran virtual bertajuk “Reinforce Food Loss and Waste Partnership Actions thourgh GRASP 2030” hadir pula beberapa perwakilan perusahaan dan instansi yang telah bergabung dalam GRASP 2030. Melalui hal ini, bisnis dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola susut dan limbah makanan, meningkatkan reputasinya dalam hal keberlanjutan mendapatkan lebih banyak koneksi dan jejaring. (arm)

Tags: grasp 2030ibcsdkementerian ppn/bappenaslimbahsampah makanan

Berita Terkait.

Agincourt Resources Pamerkan Pengelolaan Tambang Berkelanjutan di Minerba Convex 2026
Ekonomi

Agincourt Resources Pamerkan Pengelolaan Tambang Berkelanjutan di Minerba Convex 2026

Senin, 2 November 2026 - 21:16
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Ekonomi

PGN LNG Terima 25 Kargo LNG hingga Triwulan III 2026, Penyaluran Gas Tumbuh 34,72 Persen

Senin, 2 November 2026 - 21:06
BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta
Ekonomi

BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta

Senin, 2 November 2026 - 20:16
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Ekonomi

Majoris, Bank Muamalat dan Trimegah Kembangkan Investasi Filantropi Syariah

Senin, 2 November 2026 - 20:05
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen
Ekonomi

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen

Senin, 2 November 2026 - 18:54
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Ekonomi

Investasi Konten Lokal WeTV Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Kreatif

Senin, 2 November 2026 - 18:28

OLAHRAGA

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak
Olahraga

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 21:22

INDOPOSCO.ID - Karateka Indonesia kembali mengukir prestasi di panggung internasional. Ceyco Georgia Zefanya sukses meraih medali emas, sedangkan Zaskia Putri...

SelengkapnyaDetails
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1841 shares
    Share 736 Tweet 460
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Sambut Musim Hujan, BNPB Minta Pemda Bersihkan Drainase dan Petakan Rawan Banjir

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.