INDOPOSCO.ID – United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Indonesia atau Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Narkoba dan Kejahatan memberikan bantuan trauma kits ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang.
Bantuan tersebut langsung diterima Sesditjenpas Heni Yuwono dan Dirkamtib Dirjenpas, Abdul Aries di Lapas Kelas 1 Tangerang, Kamis (9/9/2021).
Sesditjenpas Heni Yuwono mengatakan berterima kasih kepada UNODC atas trauma kits ke Lapas Kelas 1 Tangerang.
“Bantuan ini kami akan menfaafkan untuk tanggap bencana, “kata Heni kepada indoposco.id.
Sementara National Programme Coordinator (Criminal Justice) atau Program Koordinator untuk Criminal Justice UNODC Indonesia, Rabby Pramudatama mengatakan, bahwa sejak tahun 2019 sudah men-support Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) guideline atau pedoman tanggap bencana.
“Bencana ini tidak hanya kebakaran, tetapi tsunami, gempa bumi dan lain-lain. Jadi kita sudah membantu men-support guideline-nya dan membuat kurikulum untuk pelatihannya,” ujar Rabby Pramudatama, kepada Indoposco.id, Kamis (9/9/2021).
Rabby mengatakan UNODC Indonesia membantu Dirjen Pas untuk memberikan pelatihan-pelatihan dan penguatan kepada petugas-petugas.
“Jadi kami pikir, kita bisa perkuat, kita bisa support Dierjen Pas dari sisi itu, bagaimana ke depan pelatihan-pelatihan ini bisa diberikan kembali, diberikan penguatan untuk petugas-petugas. Harapannya bisa mencegah dan memperkuat kesiapsiagaan, mencegah hal ini terjadi lagi di waktu yang akan datang,” ujarnya.
Rabby mengungkapkan, bantuan yang diberikan ke Lapas Tangerang adalah trauma kits.
“Isinya berbagai macam untuk keperluan insiden critical, untuk kejadian musibah, baik untuk kejadian kebakaran. Air blanket untuk pemadam kebakaran. Ada juga untuk burn kits (luka bakar), alat bantu pernapasan. Jadi untuk life saving, untuk membantu ketika emergensi. Sebenarnya ini hanya bagian dari serangkaian pelatihannya, dilengkapi dengan ini sebetulnya. Jadi trauma kits ini sebanyak 5 unit,” kata Rabby. (dam/gin)











