• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Diskon Saudi Picu Harga Minyak Dunia Jatuh 1 Dolar

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 6 September 2021 - 15:15
in Ekonomi
indoposco

Sebuah pompa minyak bekerja saat matahari terbenam di dekat Midland, Texas, Amerika Serikat, Rabu (21/8). Foto: Antara/Reuters/Jessica Lutz/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak dunia jatuh sekitar 1 dolar AS di perdagangan Asia, Senin (6/9/2021). Hal ini memperpanjang kerugian setelah eksportir utama minyak, Arab Saudi memangkas harga kontrak minyak mentah untuk pasar Asia selama akhir pekan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November turun 98 sen atau 1,4 persen, menjadi 71,63 dolar AS per barel pada pukul 06.13 GMT. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober berada di 68,34 dolar AS per barel, turun 95 sen atau 1,4 persen.

BacaJuga:

PLN Indonesia Power Gandeng DevvStream, PLTS Off-Grid Jadi Sumber Monetisasi Karbon Global

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tinggi, DPR Soroti Tekanan di Sektor Industri

Literasi Finansial Jadi Kunci Saat Gaya Hidup Tak Sejalan dengan Penghasilan

Raksasa minyak kerajaan Arab Saudi, Saudi Aramco memberi tahu konsumen akan memberikan potongan harga jual resmi (OSP) Oktober untuk semua kadar minyak mentah yang dijual ke Asia, setidaknya 1 dolar AS per barel.

“OSP ke Asia bearish, menandakan permintaan yang lebih lemah dan potensi pasokan yang lebih tinggi,” kata analis Energy Aspects, Virendra Chauhan seperti dikutip Antara, Senin (6/9/2021).

Pasokan minyak global meningkat karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, dikenal sebagai OPEC+, meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari per bulan antara Agustus dan Desember.

“Mengingat OPEC+ melanjutkan rencananya meningkatkan produksi bulanan, meski data dari China lemah dan AS meningkatkan kekhawatiran perlambatan, serta Arab Saudi mencari pangsa pasar di kawasan itu, minyak kemungkinan akan tetap di bawah tekanan,” kata Jeffrey Halley, seorang analis pasar senior untuk Asia Pasifik di broker OANDA.

Penurunan minyak mentah berjangka menambah penurunan pada Jumat (3/9/2021) setelah laporan pekerjaan AS yang lebih lemah dari yang diperkirakan mengindikasikan pemulihan ekonomi yang tidak merata. Dan ini dapat berarti permintaan bahan bakar lebih lambat selama pemulihan pasca pandemi. Namun penurunan harga minyak dibatasi oleh kekhawatiran bahwa pasokan AS akan tetap terbatas setelah Badai Ida.

Pemerintah AS melepaskan minyak mentah dari cadangan minyak strategis karena produksi di Pesisir Teluk AS sedang berupaya untuk pulih. Sekitar 1,7 juta barel minyak dan 1,99 miliar kaki kubik produksi gas alam tetap offline. Data pemerintah yang dirilis Jumat (3/9/2021) menunjukkan kekurangan pasokan listrik menghambat beberapa kilang untuk melanjutkan operasi.

Badai Ida juga menyebabkan perusahaan-perusahaan energi AS pekan lalu memangkas jumlah rig minyak dan gas alam untuk kali pertama dalam lima minggu. Jumlah rig minyak turun paling banyak sejak Juni 2020. (wib)

Tags: Arab Saudiharga minyak dunia

Berita Terkait.

Pengembangan
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng DevvStream, PLTS Off-Grid Jadi Sumber Monetisasi Karbon Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:28
pekerja garmen buruh
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tinggi, DPR Soroti Tekanan di Sektor Industri

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:06
juno markets
Ekonomi

Literasi Finansial Jadi Kunci Saat Gaya Hidup Tak Sejalan dengan Penghasilan

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:05
tokoh
Ekonomi

Tokoh Wanita Berpengaruh, Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:47
ptba
Ekonomi

Kembali Catat, Satyalancana Wira Karya 2025 Apresiasi Negara untuk Inovator PTBA

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32
pertamina
Ekonomi

Pertamina Percepat Transformasi Energi, SLB Masuk dalam Radar Mitra Strategis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:56

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.