• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Mahasiswa UGM Olah Limbah Kulit Durian Jadi Pot Ramah Lingkungan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 September 2021 - 02:51
in Nusantara
indoposco

Mahasiswa UGM mengolah limbah kulit durian jadi pot ramah lingkungan. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengolah limbah kulit durian dan rumput gajah menjadi pot ramah lingkungan atau eco-pot.

Pot ramah lingkungan itu dikembangkan empat mahasiswa UGM yakni Wikan Wicaksono (Teknologi Pertanian), Nabilah Khansa Mafudzah (Teknologi Pertanian), Dika Anggraeni (Teknologi Pertanian), dan Lukman Yulianto (Teknik Kimia).

BacaJuga:

Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak

Hindari Penyalahgunaan Wewenang dan Pungli, BPN Pandeglang Dirikan Posko PTSL

Bea Cukai Tegal Amankan 1,5 Juta Batang Rokok Diduga Tanpa Cukai, Penyelidikan Melibatkan Ekspedisi dan Kepolisian

“Kami memanfaatkan limbah kulit durian dan rumput gajah yang jumlahnya cukup melimpah,” kata Wikan Wicaksono melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, dikutip Antara, Rabu (1/9).

Menurut dia, kulit durian dan rumput gajah merupakan salah satu limbah organik yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sekitar 10-15 persen bagian tanaman pada rumput gajah, kata dia, tidak terkonsumsi oleh ternak dan akan menjadi limbah yang akan dibakar dan menghasilkan abu serta dapat menyebabkan polusi udara.

Sementara itu, limbah kulit durian dapat menyebabkan sampah dengan aroma yang tidak sedap.

Padahal, menurut dia, kandungan serat, lignin, dan selulosa yang cukup tinggi pada kulit durian dan rumput gajah dapat digunakan untuk membuat produk yang kuat dan kokoh, yaitu menjadi eco-pot.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), tim ini melakukan penelitian secara intensif untuk menggali manfaat dan komposisi yang tepat dalam menciptakan pot organik yang kuat.

“Sehingga nantinya dapat dijadikan pot persemaian yang mampu diaplikasikan pada tanaman dan mudah terurai dalam tanah,” kata dia.

Wikan menjelaskan, proses pembuatan eco-pot dimulai dengan pengambilan serat pada kulit durian dengan cara diparut. Serat ini kemudian dikeringkan bersamaan dengan rumput gajah yang sudah dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil.

“Setelah dikeringkan selama 36 jam, serat diambil dan selanjutnya ditimbang bersama tanah liat untuk mendapatkan beberapa sampel yang hendak diuji,” kata dia.

Mahasiswa UGM lainnya, Dika menambahkan dalam pembuatan eco-pot, berat tiap bahan yang hendak dicampur dalam setiap sampel yang dihasilkan perlu diperhatikan. Selain itu, perlu dilakukan penghalusan serat kulit durian dan rumput gajah setelah proses pengeringan untuk mendapatkan sampel yang konsisten dan terlihat rapi.

Dari penelitian yang dilakukan, menurut dia, diketahui eco-pot yang terbuat dari serat kulit durian dan rumput gajah terbukti memiliki tingkat kekerasan yang baik.

Pengujian menggunakan mesin UTM( Universal Testing Machine) menunjukkan bahwa salah satu sampel pot memiliki daya tekan (F. max) yang cukup tinggi, yaitu sekitar 166 N.

Selain itu, dilakukan juga pengujian daya jatuh yang membuktikan bahwa eco-pot memiliki ketahanan fisik jika terjatuh dari ketinggian tertentu.

Eco-pot ini, menurutnya, dapat menjadi alternatif pot ramah lingkungan pengganti polybag. (mg3)

Tags: Limbah Kulit DurianPot Ramah Lingkunganugm

Berita Terkait.

Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak
Nusantara

Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:32
Hindari Penyalahgunaan Wewenang dan Pungli, BPN Pandeglang Dirikan Posko PTSL
Nusantara

Hindari Penyalahgunaan Wewenang dan Pungli, BPN Pandeglang Dirikan Posko PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:01
bc
Nusantara

Bea Cukai Tegal Amankan 1,5 Juta Batang Rokok Diduga Tanpa Cukai, Penyelidikan Melibatkan Ekspedisi dan Kepolisian

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:55
kasat
Nusantara

Skandal Eks Kasat Narkoba Kutai Barat, Diduga Terlibat TPPU dan Lindungi Jaringan Ishak

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai Tindak Ribuan Botol Minuman Beralkohol Ilegal di Kabupaten Blitar

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:30
narkoba
Nusantara

Kampung Narkoba Samarinda Digerebek, Sindikat Pasang 21 “Sniper” dan Sandi Rahasia

Senin, 18 Mei 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2777 shares
    Share 1111 Tweet 694
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.