• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kebocoran Data Aplikasi eHAC, Masyarakat Bisa Menuntut?

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:44
in Headline
indoposco

Tampilan aplikasi eHAC di PlayStore. (Tangkapan layar handphone)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tingkat keamanan data yang dikelola pemerintah patut dipertanyakan menyuasul dugaan kebocoran data aplikasi electronic-Health Alert Card (eHAC).

Sebab, kejadian serupa bukan kali pertama. Beberapa saat yang lalu masyarakat dikejutkan ada dugaan kebocoran data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

BacaJuga:

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

“Ini tentu jadi preseden buruk, jika data yang harusnya dilindungi oleh pemerintah justru terjadi kebocoran,” kata pengurus YLKI Agus Suyanto melalui gawai di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai pengelola aplikasi eHAC harus memberikan, akses melalui aplikasi pada publik untuk memeriksa apakah data mereka termasuk yang ikut bocor.

Bila merugikan, maka bukan tidak mungkin masyarat dapat menggugat perihal kebocoran data itu. “Terkait gugatan kebocoran data, publik bisa saja menggugat kebocoran data itu, jika terbukti dan menimbulkan kerugian,” imbuh Agus.

Namun, prosesnya akan sulit dilakukan sebab harus diketahui secara pasti dari mana data tersebut bisa bocor.

Kebocoran data apakah juga melibatkan pihak ketiga dalam bentuk kerja sama. Bagaimana bentuk kerja sama dan seberapa besar pihak-pihak tersebut dapat mengakses data.

“Secara umum masyarakat memang dalam posisi yang lemah ketika berhadapan dengan perlindungan data,” tutur Agus. Maka, masyarakat perlu memperhatikan dan peduli dengan data pribadi sebelum diserahkan ke pihak tertentu.

Sebanyak 1,3 juta data pengguna aplikasi electronic Health Alert Card diduga bocor. Laporan itu pertama kali diungkap oleh peneliti dari vpnMentor.

Kemenkes telah menyarankan para pengguna Indonesia Health Alert Card versi lama supaya menghapus aplikasi itu, karena diduga mengalami kebocoran data.

“Pemerintah juga meminta untuk meng-uninstall, men-delete aplikasi eHAC yang lama dan terpisah,” ujar Kapusdatin Kemenkes, Anas Ma’ruf. (dan)

Tags: Aplikasi eHACkebocoran dataYLKI:

Berita Terkait.

FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06
hutan
Headline

BNPB Records 42 Disasters at End of July, Wildfires and Drought Dominate

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:55
hutla
Headline

BNPB Catat 42 Bencana di Akhir Juli, Karhutla dan Kekeringan Mendominasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2087 shares
    Share 835 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3177 shares
    Share 1271 Tweet 794
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.