• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Pertanyakan Pembabatan Hutan Lindung di Manggarai Barat

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 27 Agustus 2021 - 13:12
in Nasional
indoposco

Anggota DPR RI Yohanis Fransiskus Lema. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi IV DPR RI mempertanyakan pembabatan hutan lindung yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Hutan Lindung Bowosie yang berlokasi di Satar Kodi, Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Anggota DPR RI Yohanis Fransiskus Lema, Jumat (27/8/2021) mengatakan terkait hutan lindung itu sudah dibahas dengan KLHK saat raker Komisi IV dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya pada Kamis (26/8).

BacaJuga:

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

“Proyek KLHK serta Kemenpar itu harus dipertanyakan. Pasalnya, berbagai jenis pohon endemik dengan usia yang tidak muda harus dikorbankan,” tuturnya seperti dikutip Antara, Jumat (27/8/2021).

Baginya tidak tepat membangun “pariwisata impor” dengan cara menanam pohon ataupun bunga yang diimpor dari luar negeri dengan tujuan mempercantik bukit-bukit sekitar Labuan Bajo. Hal ini jelas sangat berisiko dalam perspektif ekologis karena merusak keseimbangan alam. Tidak hanya itu, juga penebangan pohon merupakan kabar buruk untuk masyarakat Labuan Bajo.

Ini dikarenakan lokasi penebangan hutan sangat dekat dengan lokasi mata air serta hutan Bowosie merupakan harapan satu- satunya wilayah tangkapan air di Labuan Bajo. “Saat ini saja, 14 mata air sudah kering total karena pembangunan masif di wilayah itu, serta pembabatan ini akan semakin berdampak,” katanya.

Politisi PDI perjuangan itu menambahkan status hutan Bowosie merupakan hutan produksi serta bersebelahan dengan hutan lindung. Apabila akan digunakan untuk tujuan non-kehutanan, harus mengurus AMDAL serta mendapatkan persetujuan lingkungan untuk mengurus persetujuan penggunaan kawasan hutan.

“Yang saya tahu, belum ada izin itu. Tanpa izin, tindakan pembabatan hutan adalah ilegal serta bisa dipidana,” ucapnya.

Lebih lanjut kata dia, dari kiriman foto serta video dan berita yang diterimanya ada kurang lebih 10 hektare hutan yang pohon-pohonnya dibabat. Pembabatan 10 hektare hutan tersebut berdasarkan laporan yang diterima akan dijadikan sebagai lokasi proyek pembibitan kayu serta buah-buahan.

Oleh karena itu Ansy menganjurkan agar KLHK serta Kemenperakraf membiarkan saja hutan Bowosie untuk tetap jadi jantung kehidupan Kota Labuan Bajo.

“Biarkan hutan tetap asri dan asli dengan vegetasi alamnya. Bila perlu, bagikan edukasi serta pelibatan masyarakat dalam konservasi serta pengelolaan hutan produksi bukan memberi peluang emas atau karpet merah pada perusakan,” tutur dia. (mg2/wib)

Tags: DPR RIHutan Lindung BowosieKementerian LHKKLHK

Berita Terkait.

yan
Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22
indo
Nasional

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:12
senen
Nasional

Libur Sekolah Tiba, 331 Ribu Tiket Kereta Diskon Ludes Diburu Penumpang

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:02
guru
Nasional

Akhir Penantian Guru Madrasah Non-ASN, Rp1,5 Juta Siap Masuk Rekening Akhir Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:35
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi
Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7121 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1103 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.