• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

PPKM Level 3, Kabupaten Serang Mulai Terapkan PTM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 18 Agustus 2021 - 11:00
in Nusantara
indoposco

Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Kadubeureum, Kabupaten Serang.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) telah  memberlakukan  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak 16 Agustus 2021.

Hal itu dilaksanakan menyusul penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Covid-19 di Jawa dan Bali.

BacaJuga:

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

DPR Dorong STTAL Percepat Inovasi Teknologi Maritim untuk Perkuat Kemandirian Pertahanan Nasional

Inmendagri itu kemudian ditindaklanjuti oleh  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Instruksi Gubernur Banten Nomor 27 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Dr. H. Asep Nugraha Jaya, M.Pd kepada Indoposco.id, Rabu (18/8/2021) mengatakan dalam  Inmendagri Nomor 34 Tahun 2021 diatur mengenai PTM dengan sejumlah ketentuan yang harus ditaati sesuai dengan tuntutan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Kami telah memulai PTM  untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), sejak 16 Agustus 2021,” ujarnya.

Asep mengatakan, sesuai ketentuan, untuk SD dan SMP maksimal 50 persen dari kapasitas dan untuk PAUD hanya 33 persen atau hanya 5 siswa.

“Alhamdulillah, di hari pertama, pada Senin (16/8/2021) sekolah-sekolah berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Sesuai dengan laporan dan kami juga menerjunkan tim monitoring ke  sekolah, baik dari PAUD, SD dan SMP. Malah kami tidak menduga, kesiapan mereka luar biasa. Beberapa PAUD teridentifikasi oleh kami, misalnya menyediakan fasilitas, untuk prokes dengan penyiapan alat pengukur suhu seperti di mal, yang menyatu dengan hand sanitizer. Peralatan modern itu terdapat di TK Kecamatan Baros,” kata Asep.

Asep menjelaskan berdasarkan kesiapan sekolah yang telah mengisi daftar isian lengkap, ada sebagian sekolah yang belum siap melaksanakan PTM.  PTM   di tengah masa pandemi Covid-19 ini, kata Asep, hanya dilaksanakan  oleh sekolah-sekolah yang memang benar-benar siap. Ia mengatakan, untuk SD ada 624 SD dari 731 SD yang ada di Kabupaten  Serang.

“Untuk SMP, ada 110 SMP dari  dari 208 SMP yang ada di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Asep menjelaskan, dalam pelaksanaan PTM hari pertama, para guru diarahkan agar para siswa harus benar-benar taat prokes. Bahkan, kata Asep, pihak sekolah berinisiatif  mengundang  orang tua siswa ke sekolah untuk menyaksikan  proses PTM dan prokes yang diterapkan.

“Ini dilakukan untuk meyakinkan para orang tua siswa bahwa anak-anak mereka selama proses PTM aman-aman saja,” ujarnya.

Lebih jauh, Asep mengatakan, proses vaksinasi Covid-19  terhadap pelajar  12-17 tahun atau siswa SMP, masih berjalan terus, karena merupakan suatu kewajiban.

“Proses vaksinasi masih berjalan terus. Untuk guru sudah divaksin secara lengkap dosis kedua. Untuk pelajar, sejak Agustus 2021 minggu pertama, vaksinasi sudah berjalan. Hanya permasalahannya, ini (vaksinasi pelajar) sangat tergantung pada kuota vaksin,” ujar Asep.

Asep mencotohkan, ada  500 siswa yang seharusnya divaksin dalam sehari, karena kuota vaksin hanya 200 maka yang divaksin sesuai dengan jumlah persediaan yang ada.

“Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, kuota vaksin untuk pelajar menjadi bagian dari kuota vaksin masyarakat umum. Tidak dispesifikan seperti vaksinasi buruh atau tenaga medis,” pungkasnya. (dam)

Tags: Dindikbud Kabupaten Serangkabupaten serangpembelajaran tatap mukaPPKM Level 3PTM

Berita Terkait.

Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:44
Gempa-banten
Nusantara

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:42
Anton
Nusantara

DPR Dorong STTAL Percepat Inovasi Teknologi Maritim untuk Perkuat Kemandirian Pertahanan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:53
Wisata-bali
Nusantara

BKSAP DPR Perkuat Diplomasi Parlemen Dorong Pariwisata Bali Naik Kelas dan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:47
bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7143 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Gakpo
Olahraga

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42

INDOPOSCO.ID - Laga Belanda kontra Swedia tak hanya berakhir dengan kemenangan telak 5-1, tetapi juga menghadirkan sebuah pencapaian yang langsung...

SelengkapnyaDetails
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.