• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Hindari Kejaran Militer, Tiga Pemuda Myanmar Tewas Melompat dari Atas Gedung

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 11 Agustus 2021 - 18:41
in Internasional
Para pengunjuk rasa anti kudeta berjalan di belakang barikade sementara api membakar Jembatan Bayint Naung di Mayangone, Yangon, Myanmar, Selasa (16/3/2021). Foto: Antara/REUTERS

Para pengunjuk rasa anti kudeta berjalan di belakang barikade sementara api membakar Jembatan Bayint Naung di Mayangone, Yangon, Myanmar, Selasa (16/3/2021). Foto: Antara/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tiga orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka parah setelah melompat dari sebuah gedung apartemen di Yangon, di Myanmar demi melarikan diri dari kejaran tentara Sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada Februari, negara selalu diwarnai konflik antara pendemo dengan militer.

Insiden yang menewaskan mahasiswa itu terjadi pada Selasa (10/8/2021) di distrik Botahtaung, Yangon. Demikian dilaporkan portal berita Myanmar Now seperti dikutip Antara. Laporan itu, menampilkan foto tiga orang tergeletak di sebuah gang dan juga dikatakan dua pemuda lainnya telah dijemput oleh ambulans.

BacaJuga:

Trump Tolak Tanggapan Iran Soal Proposal Damai, Teheran Tak Gentar

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Radio Free Asia (RFA), yang didanai AS, mengatakan lewat Facebook bahwa kelima orang yang terlibat dalam insiden itu –empat pria dan satu wanita– meninggal.

Ayah dari seorang pemuda yang tewas, Tin Zaw mengungkapkan bahwa sebenarnya puteranya yang baru berusia 27 tahun pernah tertangkap oleh tentara namun kemudian dibebaskan. Tin menuturkan bahwa anaknya sebenarnya tak pernah tertarik dengan politik, namun sejak militer mengambil alih kekuasaan sang anak berusaha melawan kudeta junta militer.

“Tak ada organisasi besar di belakangnya,” kata Tin Zaw, yang mengaku bangga dengan anaknya.

Soe Myat Thu, suami dari wanita berusia 29 tahun yang juga dikabarkan tewas dalam insiden tersebut, mengatakan dirinya belum menerima jenazah sang istri. “Saya sedih istri saya meninggal. Dia meninggalkan seorang puteri,” katanya.

Berbagai laporan tentang insiden pada Selasa telah mengejutkan banyak orang di negara itu, yang tengah disorot dunia karena banyaknya korban kekerasan dalam menghadapi demonstrasi di sana.

Meme sindiran tentang peristiwa tersebut sempat viral di media sosial, salah satunya dengan menampilkan lima siluet orang yang melompat dari gedung ke kebun bunga matahari.

Tentara Myanmar sedikitnya sudah membunuh 965 orang selama enam bulan terakhir sejak mereka melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Demikian laporan Asosiasi Pendampingan bagi Tahanan Politik, kelompok aktivis berbasis di Thailand.

Junta militer sendiri telah membantah jumlah kematian sebanyak itu dan mengatakan bahwa banyak tentara juga menjadi korban akibat bentrokan antara pengunjuk rasa dan militer. (wib)

Tags: Junta Militer Myanmarkudeta militerMyanmar

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Trump Tolak Tanggapan Iran Soal Proposal Damai, Teheran Tak Gentar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:34
UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Internasional

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:01
Kapal-Tanker
Internasional

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:56
iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.