• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementan Bantu Peningkatan Produksi Dodol Nanas KWT Di Sambas Kalbar

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 8 Agustus 2021 - 14:09
in Ekonomi
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Bader saat meninjau KWT Pinus Desa Sijang. Foto: Antara

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Bader saat meninjau KWT Pinus Desa Sijang. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelompok Wanita Tani (KWT) Pinus, Desa Sijang, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), mendapat bantuan berupa sarana bangsal dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi dodol nanas di daerah itu.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Bader menjelaskan bantuan yang diberikan menyasar kepada kelompok-kelompok wanita tani, khususnya yang memiliki keinginan dan kemauan yang keras, termasuk KWT Pinus, guna meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat desa pada umumnya.

BacaJuga:

PTC Cetak Kinerja Solid Sepanjang 2025, Siap Akselerasi Roadmap “Driving Nine to Twentynine”

UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama

Potensi Tekan Impor 75 Persen, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

“Kemarin kami langsung mengunjungi KWT Pinus di Desa Sijang dan meninjau pembangunan bangsal sarana dan prasarana pasca panen pengolahan hasil produk hortikultura tersebut terutama untuk pembuatan dodol nanas,” ujar Bader seperti dikutip Antara, Minggu (8/8/2021).

Ia menjelaskan Desa Sijang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, yang memiliki potensi pengembangan budidaya Nanas. KWT Pinus sendiri saat ini beranggotakan 20 orang yang dipimpin oleh Rita.

“Kelompok tersebut fokus untuk mengolah nanas menjadi dodol dengan tia) varian rasa yaitu mentega( original), kelapa, dan kacang tanah. Kelompok Pinus memiliki semangat dan kemauan untuk mengembangkan pengolahan nenas dalam bentuk dodol untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka,” jelasnya.

KWT Pinus ini memiliki 30 hektare lahan budi daya nanas. Kelompok ini pernah melakukan penjualan sampai ke Malaysia dengan permintaan sebanyak 100 kg/ minggu. Namun karena keterbatasan SDM maka hanya mampu memproduksi 60 kg/ minggu dodol nenas.

Kemudian karena adanya pandemi Covid-19 yang berimbas pada tutupnya perbatasan Aruk Malaysia maka produksi atau pengiriman dodol nanas KWT Pinus ke Malaysia pun terhambat, sehingga tidak dapat dilakukan sejak 19 Januari 2020 dan penjualan hanya dilakukan sampai ke ke toko oleh- oleh di Kabupaten Sambas saja.

“Diharapkan ke depan Border Aruk dapat dibuka kembali sehingga membuka peluang mereka untuk menjual hasil mereka ke Malaysia. Dalam kesehariannya kelompok ini mampu memproduksi paling sedikit 4-5 kg dodol nanas yang dijual seharga Rp 73.000 per kg,” jelas dia. (mg3/wib)

Tags: dodol nanasKelompok Wanita TaniKementanSambas Kalbar

Berita Terkait.

PTC Cetak Kinerja Solid Sepanjang 2025, Siap Akselerasi Roadmap “Driving Nine to Twentynine”
Ekonomi

PTC Cetak Kinerja Solid Sepanjang 2025, Siap Akselerasi Roadmap “Driving Nine to Twentynine”

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:57
UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:02
dme
Ekonomi

Potensi Tekan Impor 75 Persen, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25
debat
Ekonomi

Debat Caketum HIPMI: Anthony Leong Unggul dari Aspek Ethos, Logos dan Pathos

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:32
hemas
Ekonomi

Butuh Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa lewat Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:10
Akademisi Apresiasi Kinerja Prabowo hingga Rosan, Investasi Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi dan Penciptaan Kerja
Ekonomi

Akademisi Apresiasi Kinerja Prabowo hingga Rosan, Investasi Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi dan Penciptaan Kerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:03

BERITA POPULER

  • psim

    PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • HUT Ke-40, Patelki Tegaskan Peran ATLM sebagai Pilar Presisi Diagnostik

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.