• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peduli Dampak PPKM, ISYEF-PB HMI-BSI Muda Bikin Terobosan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 14:19
in Nasional
indoposco

Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) bersama Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Muda pada acara Kotak Berbagi yakni berbagi Nasi Kotak Murah seharga Rp2 ribu di sekitar Masjid Darul Muttaqin, Sulawesi Selatan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tiga kelompok pemuda yang terdiri dari Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF), Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Muda bekerja sama menggelar gerakan sosial dari masjid.

Ini dilakukan dalam agenda ‘Kotak Berbagi’, yakni berbagi nasi kotak murah seharga Rp2 ribu di sekitar masjid, yang mana uang hasil penjualannya akan diberikan kepada masjid sebagai infaq. Kolaborasi ini digelar di dua provinsi, yakni DKI Jakarta tepatnya di Masjid Cut Meutia dan Sulawesi Selatan di masjid Darul Muttaqin.

BacaJuga:

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Rayakan HUT ke-81 RI, Mapala UI Kobarkan Semangat Kemerdekaan dengan Beragam Cara

Kemerdekaan di Tengah Bencana, Pemerintah Ajak Bangsa Saling Menguatkan

Ketua Umum ISYEF, Atras Mafazi menyatakan, selama ini PPKM  mempengaruhi pendapatan masyarakat yang semakin menurun setiap harinya. Bahkan tidak hanya masyarakat, masjid pun ikut terdampak dengan menurunnya pemasukan dari infaq dan sedekah jamaah masjid.

“Saya banyak mendengar kabar beberapa masjid ada yang sampai kesulitan uang untuk membayar kebutuhan dasar operasional seperti listrik. Maka dari itu kami dari ISYEF ingin memberikan terobosan suatu gerakan sosial yang dapat membantu. Terciptalah kotak berbagi ini,” ujarnya kepada media melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/8/2021).

Sekretaris Jenderal ISYEF, Andi Ashadi mengungkapkan, pihaknya mencoba membuat program yang anti mainstream dengan dampak yang lebih luas. Kalau biasanya berbagi nasi pada Jumat itu gratis, di sini berbayar.

“Jadi kita beli makanan melalui UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdekat dengan masjid, lalu kita jual dengan harga murah senilai Rp2 ribu  kepada masyarakat, kemudian hasil penjualan tersebut kita serahkan kepada masjid sebagai dana infaq dan sedekah. Kami rasa ini win-win solution antara masyarakat, UMKM dan juga masjid,” katanya.

indoposco
Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) bersama Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Muda pada acara Kotak Berbagi yakni berbagi Nasi Kotak Murah seharga Rp2 ribu di sekitar Masjid Cut Meutia, Jakarta

Sementara, Pengurus Masjid Cut Meutia, Hatta mengucapkan terima kasih kepada ISYEF, PB HMI dan BSI Muda yang telah menginisiasi program kotak berbagi ini.

“Saya bersyukur sekali bisa lihat masyarakat merasa senang dan terutama kami dari pihak masjid merasa sangat terbantu dengan adanya sumbangan ini. Saya berharap program kotak berbagi oleh ISYEF ini bisa rutin berjalan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pemberdayaan Umat PB HMI, Ali Zakiyuddin mengatakan, perpanjangan masa PPKM ini sangat mempengaruhi daya beli masyarakat yang semakin menurun setiap harinya.

“Bahkan untuk kebutuhan makan setiap harinya masyarakt juga kesusahan,” ucapnya.

Gerakan kolaborasi ini juga ditargetkan dapat membantu UMKM dalam hal ini warung kuliner kaki lima. Sebab nasi kotak yang di jual dengan harga Rp2 ribu itu dipesan di UMKM warung kuliner kaki lima. Jadi, gerakan ini tidak hanya membantu kaum dhuafa, tapi juga berupaya mengaktivasi perputaran ekonomi di masyarakat.

Ali berharap gerakan kolaborasi ini memiliki umur yang panjang, sehingga tugas seberat apapun akan mudah terselesaikan selama kita solid menanganinya. Ali juga mengajak para pihak lainnya, tanpa terkecuali, baik pemerintah maupun perorangan yang sekiranya berkecukupan untuk sama-sama turun tangan membantu masyarakat kecil yang saat ini benar-benar membutuhkan uluran tangan.

“Spirit gerakan kolaborasi ini adalah dari masyarakat kecil (warung kuliner kaki lima) untuk masyarakat kecil (kaum dhuafa),” pungkasnya. (srv)

Tags: bsibsi mudagerakan sosialisyefm arief rosyid hasanmasjidpb hmi

Berita Terkait.

pekerja
Nasional

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:13
ui
Nasional

Rayakan HUT ke-81 RI, Mapala UI Kobarkan Semangat Kemerdekaan dengan Beragam Cara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:42
rini
Nasional

Kemerdekaan di Tengah Bencana, Pemerintah Ajak Bangsa Saling Menguatkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:12
wo
Nasional

Upah Pengupas Bawang di Pidato Prabowo Dipersoalkan, Said Didu Soroti Proses Penyampaian Informasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41
bapeten
Nasional

BAPETEN Pastikan Tak Ada Kebocoran Radiasi Pegion Pascagempa M7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:11
briann
Nasional

Jamin Keselamatan Sivitas Akademika Pascapemulihan Gempa NTT, Kemendiktisaintek Kembalikan Kebijakan PJJ

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2978 shares
    Share 1191 Tweet 745
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3861 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.