INDOPOSCO.ID – Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan di sejumlah wilayah Indonesia. Mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih raksasa di Kampus UI Depok, upacara di puncak Gunung Gamalama, Maluku Utara, hingga perayaan bersama masyarakat di Pasanea, Maluku Tengah.
Semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui ekspedisi solo seorang anggota Mapala UI yang menempuh perjalanan bersepeda sekaligus mendaki 13 gunung di Jawa, Bali, dan Lombok.
Beragam kegiatan tersebut memiliki latar dan bentuk berbeda, tetapi membawa semangat yang sama, yakni memperingati kemerdekaan sekaligus menjalankan misi Mapala UI di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mencakup eksplorasi wisata dirgantara, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan petualangan dan eksplorasi alam.
Di lingkungan Kampus UI Depok, semangat kemerdekaan diwujudkan Mapala UI melalui pengibaran Bendera Merah Putih berukuran 25 meter di gedung rektorat UI.
Pengibaran bendera raksasa tersebut menjadi bagian dari tradisi Mapala UI dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan sekaligus memperkuat suasana nasionalisme di lingkungan kampus.
Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pengibaran bendera raksasa kembali memberikan warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan di lingkungan UI.
“Untuk tahun ini ada hal spesial terulang lagi, yaitu Mapala UI mengibarkan bendera besar di gedung rektorat UI. Ini menambah semarak perayaan kemerdekaan di UI,” tuturnya, dikutip Selasa (18/8/2026).
Heri berharap Mapala UI terus berkembang dan makin banyak mahasiswa yang bergabung dengan berbagai aktivitas serta keterampilan yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika.
“Semoga Mapala UI semakin maju dan merekrut anggota lebih banyak lagi dengan berbagai aktivitas dan skill tambahan yang bermanfaat bagi mahasiswa UI,” tambahnya.
Semangat kemerdekaan juga dibawa Tim Paralayang Mapala UI melalui ekspedisi Fly The Spice Islands di Maluku Utara.
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI, tim tersebut menggelar upacara di puncak Gunung Gamalama dan mengibarkan Bendera Merah Putih.
Pengibaran bendera di salah satu gunung ikonik Maluku Utara tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, tetapi juga memiliki makna lebih luas bagi pengembangan olahraga paralayang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membuka peluang bagi lebih banyak penggiat paralayang untuk menjajal penerbangan dari kawasan Gunung Gamalama pada masa mendatang.
Dengan demikian, perayaan kemerdekaan dipadukan dengan misi eksplorasi wisata dirgantara yang tengah dijalankan Mapala UI.
Sementara itu, di Maluku Tengah, Tim Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) 2026 turut memperingati HUT ke-81 RI bersama masyarakat dan perangkat pemerintahan setempat.
Tim UIMN 2026 menghadiri upacara di Negeri Pasanea atas undangan Camat Seram Utara Barat. Upacara tersebut diikuti perangkat negeri sekecamatan dan berlangsung di Pasanea, yang merupakan negeri tetangga dari Negeri Wailulu, lokasi pelaksanaan program UIMN 2026.
Kehadiran tim dalam upacara menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan pemerintah setempat di tengah pelaksanaan berbagai program yang tengah dijalankan.
Bagi tim UIMN 2026, keterlibatan dalam kegiatan kemerdekaan juga menjadi bagian dari proses membangun kedekatan dengan masyarakat serta memahami kehidupan sosial dan potensi daerah secara lebih langsung.
Kisah berbeda datang dari seorang anggota Mapala UI yang menjalankan ekspedisi solo bertajuk Menapak Bumi: Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok.
Sejak dilepas dari Sekretariat Mapala UI di Depok pada 5 Juli 2026, Aqil menjalani perjalanan seorang diri menggunakan sepeda dari Depok menuju Lombok dengan jarak total sekitar 1.634 kilometer.
Perjalanan tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik untuk menempuh jarak antarpulau, tetapi juga dipadukan dengan pendakian 13 gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) di wilayah Jawa, Bali, dan Lombok.
Hingga bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Aqil telah menempuh sekitar 1.087 kilometer dan berada di kawasan Gunung Argopuro.
Ekspedisi tersebut menjadi bentuk lain dari semangat kemerdekaan yang diwujudkan melalui keberanian menjelajah, ketangguhan, serta upaya mengenal lebih dekat bentang alam Indonesia.
Rangkaian kegiatan Mapala UI dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI memperlihatkan bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan melalui berbagai cara.
Di Kampus UI Depok, semangat tersebut hadir melalui Bendera Merah Putih raksasa yang berkibar di gedung rektorat. Di Maluku Utara, Merah Putih dibawa hingga puncak Gunung Gamalama dalam ekspedisi paralayang. Sementara di Maluku Tengah, perayaan dilakukan bersama masyarakat dan perangkat desa.
Di sisi lain, ekspedisi solo Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok menjadi bentuk perayaan melalui perjalanan panjang yang menggabungkan aktivitas bersepeda dan pendakian gunung.
Keseluruhan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kiprah Mapala UI yang tidak hanya berkutat pada aktivitas pencinta alam, tetapi juga mencakup eksplorasi, pengembangan potensi wilayah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengenalan berbagai kekayaan alam dan budaya Indonesia.
Dari kampus hingga pelosok Maluku, dari pengibaran bendera hingga perjalanan ribuan kilometer, Mapala UI merayakan kemerdekaan dengan cara yang beragam. Namun, seluruhnya bermuara pada satu semangat: mencintai Indonesia, menjelajahi wilayahnya, serta memberikan kontribusi melalui bidang yang ditekuni. (rmn)























