• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pertanyaan Survei Lingkungan Belajar Jangan Bermuatan SARA

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 27 Juli 2021 - 03:29
in Nasional
Siswa mengikuti belajar di sekolah. Foto: Antara

Siswa mengikuti belajar di sekolah. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Desain Survei Lingkungan Belajar (DSLB) dalam Asesmen Nasional (AN) untuk para guru dan kepala sekoah menuai polemik. Pasalnya, dalam survei yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) tersebut dinilai bermuatan SARA.

Anggota Komisi X DPR Fraksi Demokrat Debby Kurniawan menilai, Desain Survei Lingkungan Belajar (DSLB) dalam Asesmen Nasional (AN), khususunya terhadap Kepala Sekolah dan Guru sangat tendensius dan bermuatan SARA.

BacaJuga:

Masyarakat Tidak Panik, DPR Minta Kewaspadaan Influenza Diperkuat

Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Peserta Lengkap Naik Hampir 350 Ribu

Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya

“Kami mengingatkan Kemdikbudristek agar membuat survei yang tidak bersifat tendensius kepada guru dan kepala sekolah,” kata Debby Kurniawan di melalui gawai, Senin (26/7/2021).

Dia mengatakan, sebaiknya dalam survei tersebut dimasukkan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan ke-Indonesia-an serta kesepahaman atas kearifan lokal yang ada. Sehingga, bisa berkontribusi menciptakan harmoni dalam proses belajar-mengajar.

“Kami sangat menyayangkan variabel-variabel dan pertanyaan dalam survei untuk guru dan kepala sekolah ini,” ujarnya.

Menurut dia, pertanyaan dan variabel dalam survei lingkungan belajar untuk guru dan kepala sekolah tersebut harus dicabut dan dievaluasi. Sebab bisa menjadi pelunturan atas karakter bangsa.

Ia menyebut, beberapa pertanyaan yang terkesan tidak relevan di antaranya, Laki-laki lebih perlu meraih pendidikan yang tinggi daripada perempuan? Kemudian, presiden lebih baik dijabat seorang laki-laki daripada perempuan?

Lalu ada pula pertanyaan lain, Di dalam organisasi perempuan lebih baik berperan sebagai pendukung (seperti wakil atau sekretaris) daripada menjadi ketua? Ada juga pertanyaan, Saya lebih senang mengajar dan membimbing siswa yang berlatar belakang etnis sama dengan saya?

Kemudian, ada juga pertanyaan, guru dari etnis minoritas harus merasa bersyukur jika bisa mengajar di sekolah negeri? Dalam pemilihan Kepala Daerah dan Presiden, saya hanya mau mendukung calon yang beragama sama dengan saya?

Ia menjelaskan, evaluasi terhadap mutu pendidikan haruslah berifat holistik dengan mengedepankan pendidikan karakter yang bercirikan karakter religius, cinta kebersihan dan lingkungan, jujur (dalam kata dan perbutan), peduli serta cinta Tanah Air.

“Assessment nasional melalui survei lingkungan belajar ini terobosan yang baik. Tapi harus ada pedoman dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

“Agar bisa memecahkan permasalahan perbedaan dengan cara damai dan tidak mencari kambing hitam atas perbedaan. Dan berpijak pada kesepahaman atas kearifan lokal, sehingga karakter menutup diri, mengasingkan diri, saling mencerca atas perbedaan tidak ada dalam lingkungan sekolah,” imbuhnya. (nas)

Tags: Desain Survei Lingkungan BelajarDSLBsurvei lingkungan belajar

Berita Terkait.

Masyarakat Tidak Panik, DPR Minta Kewaspadaan Influenza Diperkuat
Nasional

Masyarakat Tidak Panik, DPR Minta Kewaspadaan Influenza Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 14:05
Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Peserta Lengkap Naik Hampir 350 Ribu
Nasional

Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Peserta Lengkap Naik Hampir 350 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 13:45
Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya
Nasional

Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya

Rabu, 30 September 2026 - 12:55
International Pepper Day 2026 Dorong Daya Saing Lada di Pasar Global
Nasional

Pasca Putusan MK, YLKI Desak Pemerintah Terbitkan Label Peringatan GGL

Rabu, 30 September 2026 - 12:42
International Pepper Day 2026 Dorong Daya Saing Lada di Pasar Global
Nasional

International Pepper Day 2026 Dorong Daya Saing Lada di Pasar Global

Rabu, 30 September 2026 - 12:32
Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​
Nasional

Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​

Rabu, 30 September 2026 - 10:30

OLAHRAGA

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Olahraga

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID – Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel...

SelengkapnyaDetails
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3915 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3880 shares
    Share 1552 Tweet 970
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.