• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 30 Juni 2026 - 21:31
in Nasional
Siswa dengan kebutuhan khusus tengah praktik. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Siswa dengan kebutuhan khusus tengah praktik. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jumlah siswa berkebutuhan khusus yang menempuh pendidikan di sekolah reguler terus meningkat. Kondisi ini mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat layanan pendidikan inklusif.

Salah satunya melalui Program Pendidikan Bilingual untuk murid Tuli. Program tersebut membuka kesempatan belajar yang setara bagi murid Tuli (berkebutuhan khusus) agar lebih mudah memahami pelajaran, mengembangkan potensi, dan meraih masa depan yang lebih baik.

BacaJuga:

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan pendidikan inklusif merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

“Komitmen kami di pemerintah adalah mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Makna ‘semua’ ini sangat inklusif, terlepas dari kemampuan fisik, sensorik, intelektual, sosial, emosional, maupun psikologis. Sudah menjadi kewajiban pemerintah memastikan ekosistem pendidikan kita betul-betul inklusif,” kata Fajar dalam keterangan, Selasa (30/6/2026).

Menurut dia, layanan pendidikan bagi murid Tuli bukan sekadar program pelengkap, melainkan bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Karena itu, pemerintah terus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh peserta didik melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Fajar mengungkapkan, tren pendidikan inklusif di Indonesia terus menunjukkan perkembangan. Dari lebih dari 381 ribu peserta didik berkebutuhan khusus, sekitar 217 ribu di antaranya kini menempuh pendidikan di sekolah inklusif atau sekolah reguler.

“Besarnya jumlah peserta didik di sekolah inklusif menunjukkan bahwa kita bergerak menuju paradigma pendidikan yang inklusif, bukan segregatif,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Program Pendidikan Bilingual untuk Tuli, pemerintah berharap murid Tuli memperoleh akses pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Kehadiran dukungan dari pemerintah, komunitas Tuli, mitra pendidikan, hingga sektor swasta juga diharapkan mampu memperkuat pemenuhan hak pendidikan bagi setiap anak tanpa terkecuali.

“Kami menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang benar-benar inklusif. Setiap peserta didik, termasuk murid Tuli, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan berprestasi sesuai potensi yang dimiliki,” terangnya. (nas)

Tags: KemendikdasmenMurid TuliPendidikan Inklusif

Berita Terkait.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:01
Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Nasional

Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:01
DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla
Nasional

DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:41
Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas
Ekonomi

Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat
Nasional

DPR Sahkan 7 Anggota KIP 2026-2030, Perkuat Akses Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:31
Puan-Maharani
Nasional

Soroti Korban Jiwa dalam Latsarmil SPPI, Ketua DPR Minta SOP Dievaluasi Menyeluruh

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:05

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.