• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

‘Sharp Mapan’ Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 16 Juli 2021 - 18:15
in Ekonomi
indoposco 'Sharp Mapan' Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Melansir data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian mampu tumbuh positif pada tahun 2020 dengan laju pertumbuhan sebesar 1,75 persen. Namun di balik keberhasilannya sebagai penopang perekonomian nasional, berbanding terbalik dengan kondisi kehidupan para buruh tani. Masih banyak buruh tani yang kurang sejahtera, meskipun tercatat pada bulan Mei 2021 upah nominal harian buruh tani nasional naik 0,14 persen dibanding April 2021, yaitu dari Rp 56.629 menjadi Rp 56.710 perhari namun masih belum dapat meningkatkan taraf kesejateraan petani khususnya pada masa pandemi seperti saat ini.

Dilatar belakangi hal tersebut, Sharp meluncurkan program Corporate Social Responsibility ‘Sharp Mapan – Membina Masyarakat Produsen Pangan Mandiri ‘sebuah program pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian sebagai kontribusi Sharp Indonesia dalam peningkatan kesejahteraan petani dan upaya mensukseskan program pemerintah dalam peningkatan ketahanan pangan nasional. Hal ini pun sejalan dengan program yang dijalankan oleh Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) Sustainable Development Goals (SDG) sebagai ajakan bertindak bagi orang-orang di seluruh dunia untuk mengatasi lima bidang penting pada tahun 2030: manusia, planet, kemakmuran, perdamaian, dan kemitraan.

BacaJuga:

Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional

Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari Tarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Agus Projosasmito Beli 3,76 Juta Saham BRMS, Ini Total Kepemilikannya

Menggandeng yayasan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT), Sharp Mapan mengadopsi program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia (MPPI) yang diinisiasi oleh ACT. Melalui Program ini Sharp Indonesia ingin memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan buruh tani dengan menyediakan lahan sawah seluas 20 hektar untuk di kelola secara mandiri oleh kelompok–kelompok tani yang terpilih.

Tidak hanya itu para buruh tani pun akan dibantu dalam permodalan pengadaan sarana produksi padi (Saprodi) dan dibekali beragam pengetahuan guna meningkatkan ilmu serta keahlian mereka dalam menggarap serta mengelola hasil panen hingga pendistribusian. Petani dipilih berdasarkan beberapa kriteria diantaranya adalah merupakan petani penggarap dari keluarga pra sejahtera dan merupakan tulang punggung keluarga. Dari segi pemilihan lokasi, kriteria utamanya adalah daerah tersebut merupakan lumbung pangan, daerah subur dan memiliki sumber air yang baik.

Tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan buruh tani dengan memberikan lahan sawah yang dapat mereka garap sendiri sebagai pemilik lahan, mereka dibekali beragam pengetahuan mengenai tata kelola pertanian tanpa kimia yang menggunakan material ramah lingkungan hingga tata niaga pangan dan pertanian. Diharapkan dengan program ini mampu meningkatkan sosok petani modern yang tidak hanya mandiri namun mampu menghasilkan hasil tani yang berkualitas guna menunjang upaya pemerintah untuk menuju kedaulatan pangan nasional.

“Sharp Indonesia meyakini dengan membantu upaya pemerintah dalam peningkatan ketahanan pangan dapat mendorong kesejahteraan di negeri ini. Kami berharap program ini akan mampu menghidupkan perekonomian masyarakat pedesaan melalui pelatihan perniagaan dan pemasaran, serta mengubah pola pertanian kimia menuju pertanian alami,” ungkap Shinji Teraoka selaku Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.

Usai acara penyerahan donasi April 2021 lalu, saat memasuki masa tanam Sharp Mapan memulai kegiatan tanam raya sejak 7 Juli 2021 lalu. Pada tahap awal, Sharp Mapan menyediakan lahan seluas 7 hektar yang di garap lebih dari 230 petani. Bertempat di Desa Pacing, Kecamatan Jatisari, Karawang Timur, Sharp Mapan pun melakukan pembentukan koperasi sebagai wadah bagi para petani mendapatkan kebutuhan saprodi, meningkatkan pengetahuan dan sebagai alat advokasi bagi petani untuk memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam mempertahankan aset dan haknya.

Guna meningkatkan hasil produksi yang baik dan berkualitas, program ini akan menggunakan benih unggul seperti GMP-40 dan HMS 700. Khusus untuk benih HMS 700 ditemukan dan dikembangkan oleh Prof. Dr. Hariyadi seorang ahli genetika pertanian yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Budidaya Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap. Lebih jauh Hariyadi juga menjelaskan perencanaan penanaman padi menggunakan benih unggul.

“Pada tahap pertama kami akan menggunakan benih unggul GMP-04, untuk terlebih dahulu menetralisiir tanah yang sudah terpapar pupuk kimia. Setelah itu, pada tahap kedua akan dilanjutkan dengan HMS 700, sebab benih ini memiliki karakteristik yang unik,” terangnya.

“HMS.700 merupakan benih lokal hasil perpaduan unik mempunyai karakter disukai petani karena meningkatkan hasil panen sekitar 50-70 persen, rasa beras yang pulen, dan bulir terisi penuh, serta tahan terhadap kekeringan dan hama penyakit utama padi,” lanjut Hariyadi.

Pada penanaman raya turut hadir pula Camat Jatisari Yusi Rusliani, yang mengungkapkan apresiasinya serta dukungannya terhadap program-program pemberdayaan petani. “Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Sharp Indonesia atas bantuan donasi serta proses pembelajaran yang diberikan. Kami berharap dengan adanya program ini dapat menjadi berkah untuk petani kami, sekaligus sebagai teladan untuk petani sekitar sehingga sektor pertanian di Karawang dapat terus berkembang,” ungkapnya.

Sharp Mapan tahap I akan melakukan panen raya di akhir bulan Oktober dengan target panen 6,5 ton. Selanjutnya Sharp Mapan tahap 2 rencananya akan segera dijalankan pada masa tanam berikutnya pada awal November 2021 mendatang, di lokasi yang sama dengan skala yang lebih besar. Memiliki luas 13 hektar Sharp Mapan tahap 2 akan melibatkan ratusan petani lainnya, sebagai upaya pemerataan kesejahteraan petani di Karawang. Selanjutnya, Sharp Indonesia akan memantau kegiatan ini hingga para petani dapat melakukan sistem pertanian baru serta perniagaan secara mandiri, sehingga mereka menduplikasi program ini ke wilayah lainnya.

Tidak hanya memiliki manfaat bagi para petani, program ini pun memiliki dampak posiitf bagi masyarakat desa lainnya dengan melibatkan para pemuda desa untuk membantu dalam hal pendampingan program. “Para pemuda ini akan di latih dan diberikan wawasan untuk bisa membantu para petani dalam menjalankan program hingga selesai, hal ini pun dilakukan sebagai bentuk pengenalan bagi para pemuda desa akan sistem pertanian modern. Diharapkan melalui program ini akan bermunculan petani-petani usia muda yang memiliki visi dan misi untuk meningkatkan pertanian di Indonesia, sehingga tujuan peningkatan ketahan pangan nasional akan tercapai dan perekonomian di Indonesia dapat meningkat,” tutup Teraoka. (srv)

Tags: Kesejahteraan PetaniSharp IndonesiaSharp Mapan

Berita Terkait.

Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional
Ekonomi

Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:33
Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari Tarik Perhatian Delegasi ASCOPE
Ekonomi

Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari Tarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:37
Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO
Ekonomi

Agus Projosasmito Beli 3,76 Juta Saham BRMS, Ini Total Kepemilikannya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:17
PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi
Ekonomi

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Ekonomi

Pemerintah Perkuat KUR untuk Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Daya Saing UMKM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:03
Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat
Ekonomi

Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:27

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5147 shares
    Share 2059 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.