• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Eksponen Alumni HMI Minta Madu Diteliti Sebagai Obat Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 16 Juli 2021 - 22:30
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Dok. INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Eksponen Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pro Jokowi-Amin mengadakan rapat untuk membahas persoalan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan menghasilkan enam keputusan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Eksponen Alumni HMI Pro Jokowi-Amin, Ato’ Ismail mengatakan, hal pertama itu meminta kepada pemerintah untuk fokus dan serius serta bertanggungjawab mencari obat Covid-19, di antaranya meneliti dan mengkaji madu sebagai obat sesuai Alquran surat An Nahl ayat 69.

BacaJuga:

Menuju Indonesia Emas 2045, ESQ Perkuat Gerakan Pembentukan Karakter

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

“Sebagai negara penganut Ketuhanan Yang Maha Esa di sila pertama Pancasila wajib bagi pemimpin dan rakyat melaksanakan sila pertama ini dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mencari jalan keluar persoalan besar rakyat dan negara, yakni keluar dari wabah Covid-19 ini,” ujarnya kepada media melalui keterangan tertulis, Jumat (16/7/2021).

Kedua, meminta agar PPKM Darurat di hentikan karena tidak menyelesaikan masalah, buktinya terjadi penambahan jumlah penderita sampai positif Covid-19 tembus 56 ribu kasus per hari dan kematian 900-an orang per hari.

Ketiga, mengembalikan kebijakan PPKM Mikro untuk menangani Covid-19 sehingga rakyat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tetap melakukan prokes ketat. Keempat, mengoptimalkan semua potensi dalam mencapai target 70 persen rakyat tervaksin, baik pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), organisasi masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP), organisasi profesi dan lain lain.

Berikutnya, meminta pemimpin dalam menangani Covid-19 agar di kembalikan kepada Kementerian Kesehatan sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian, sehingga terjadi manajemen yang baik, yakni the right man on the right place.

“Prinsip di mana seseorang ditempatkan berdasarkan keahlian yang dimilikinya sehingga orang tersebut bisa bekerja dengan lancar dan nyaman serta hasil pekerjaannya pun akan lebih optimal dan lebih memuaskan,” katanya.

Terakhir, meminta prasarana dan sarana kesehatan seperti jumlah rumah sakit dan fasilitas rumah sakit dan tenaga kesehatan agar di tingkatkan kuantitas dan kualitas sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mampu menangani berapapun jumlah rakyat yg membutuhkan perawatan akibat Covid-19.

“Konsekuensinya anggaran kesehatan agar dinaikkan berkali-kali lipat dan bila di perlukan dilakukan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) untuk mengubah struktur anggaran APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sekarang,” tegasnya. (arm)

Tags: eksponen alumni hmikahmimadu

Berita Terkait.

esq
Nasional

Menuju Indonesia Emas 2045, ESQ Perkuat Gerakan Pembentukan Karakter

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12
Boy-Rafli-Amar
Nasional

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:07
Jemaah-haji
Nasional

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:40
Nadiem
Nasional

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:38
Penumpang-Kereta
Nasional

PSO Jaga Mobilitas Lebih 155 Juta Penumpang, Pemerintah Pastikan Tarif Kereta Terjangkau

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:07
Pesawat
Nasional

YLKI Kecam Kenaikan Fuel Surcharge, Minta Pemerintah Lindungi Konsumen

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:26

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2289 shares
    Share 916 Tweet 572
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.