• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mobilitas Masyarakat Jawa-Bali Turun, Kecuali Pantura

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 Juli 2021 - 07:05
in Nasional
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali. ANTARA/HO-Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali. ANTARA/HO-Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali terus memantau pengurangan pergerakan masyarakat sebagai upaya untuk bisa menekan laju penularan Covid-19 di Indonesia.

Menurut data yang dikumpulkan terkait aktivitas masyarakat pada 11-12 Juli 2021, mobilitas masyarakat di daerah Jawa dan Bali terus mengalami penyusutan. Walaupun demikian, terdapat beberapa wilayah yang justru mengalami peningkatan, seperti di wilayah pantura (pantai utara) Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

BacaJuga:

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

“Saya meminta beberapa hari ke depan, banyak wilayah-wilayah yang kuningnya (penurunan mobilitas dari 20 sampai 30 persen) meningkat,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Wilayah DKI Jakarta mengalami penurunan pergerakan secara keseluruhan sebesar 21,3 persen. Sementara itu, wilayah Jawa Barat mengalami penurunan pergerakan sebesar 9,0 persen. Sedangkan, penurunan pergerakan di wilayah Banten sebesar 18,1 persen.

Untuk mengurangi lonjakan kasus harian, pemerintah berupaya untuk menurunkan mobilitas masyarakat dengan terus melakukan evaluasi dan penyekatan di beberapa titik di wilayah Jawa dan Bali.

Penurunan pergerakan dipantau melalui 3 indikator, yaitu Facebook Mobility, Google Traffic, dan Night Light dari NASA. Berdasarkan kajian historis dibutuhkan penurunan pergerakan sebesar 30 hingga 50 persen untuk bisa menekan penyebaran Covid-19.

Selain memantau pergerakan masyarakat, Luhut juga terus memantau kesiapan rumah sakit untuk dapat mengatasi peningkatan kasus Covid-19. Pemerintah terus mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit melalui konversi tempat tidur di rumah sakit serta penambahan rumah sakit lapangan maupun rumah sakit darurat.

Konversi tempat tidur di seluruh Jawa-Bali akan ditingkatkan menjadi 40 persen sampai 50 persen untuk perawatan intensif dan ICU dari keseluruhan total tempat tidur di rumah sakit. Pengecualian diterapkan untuk DKI Jakarta karena kapasitasnya sudah tidak mencukupi. Sementara penambahan rumah sakit lapangan maupun rumah sakit darurat akan dibantu oleh TNI.

“Saya minta bantuan dari TNI, BNPB, serta Kemenkes untuk terus mencari tempat yang akan dijadikan rumah sakit lapangan dan darurat. Untuk membantu pasien yang masih mengantre,” ujar Luhut.

Dalam menentukan rumah sakit lapangan maupun darurat, pemerintah berupaya untuk memperoleh tempat dengan kapasitas daya tampung yang besar. Hal itu dilakukan agar tenaga kesehatan tidak terserap banyak untuk pemecahan beberapa wilayah.

Pemerintah juga berencana untuk menambah tenaga kesehatan, baik untuk perawat dan dokter untuk mempersiapkan skenario terburuk.

Untuk menarik minat relawan dokter dari dokter pasca magang, diperlukan penyediaan fasilitas istirahat yang layak, mendapatkan BPJS kesehatan, mendapatkan jaminan kecelakaan kerja, dan alokasi biaya komunikasi.

“Kita akan tambah perawat serta dokter yang baru lulus dan akan di-training terlebih dahulu selama 3 hari,” imbuh Luhut. (mg2)

Tags: Jawa-Balimobilitas masyarakatPantura

Berita Terkait.

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31
Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 
Nasional

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Senin, 27 Juli 2026 - 23:01
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Senin, 27 Juli 2026 - 22:45
Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi
Nasional

Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 - 22:32
Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026, Padukan Olahraga dan Edukasi Perawatan Kulit Kepala
Nasional

Uni Eropa Dukung 90 Mahasiswa Indonesia Lanjut Studi Magister Lewat Erasmus Mundus

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Nasional

Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2979 shares
    Share 1192 Tweet 745
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.