• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia, DPR: PTM Tahan, PJJ Lakukan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 13 Juli 2021 - 21:48
in Nasional
Siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Foto: Antara

Siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah jangan nekat membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tahun ajaran baru 2021/2022. Kasus Covid-19 saat ini naik signifikan, bahkan anak-anak banyak terpapar varian delta.

Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Demokrat Debby Kurniawan melalui gawai, Selasa (13/7/2021).

BacaJuga:

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Menurut dia, sekolah yang belum siap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) agar tidak memberlakukan PTM terbatas. Kendati, keputusan tersebut sulit bagi dunia pendidikan.

“Jangan dipaksakan. Apalagi saat ini kita belum siap vaksin untuk anak-anak di bawah 12 tahun,” katanya.

Lebih jauh Debby mengungkapkan, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis daring masih efektif menjawab pendidikan di tengah masa pandemi. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih siap menerapkan kebijakan tersebut.

“Kita sudah melakukan PJJ hampir setahun lalu. Harus ada perbaikan menyeluruh dari evaluasi yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) atas PJJ tahun lalu,” tegasnya.

“Jangan ada lagi siswa yang tidak mendapatkan layanan pendidikan karena masalah jaringan, keterbatasan gawai, guru yang tidak siap dan materi pembelajaran yang dikeluhkan siswa membosankan,” imbuhnya.

Ia menuturkan, pandemi saat ini menempatkan Indonesia peringat kasus Covid-19 tertinggi di dunia, dengan kurang lebih 40 ribuan kasus, disusul negara India. Kondisi ini tidak bisa dipungkiri, bahwa pemerintah harus menerapkan PJJ berbasis daring.

“Jangan sampai pemberlakukan kebijakan PTM terbatas hanya menyumbang kasus Covid-19 di Indonesia,” ujarnya.

“Varian delta sangat cepat penyebaran dan penularannya. PJJ harus dipilih dan disiapkan serius. Jangan sampai anak-anak kita tidak mendapatkan layanan pendidikan lagi seperti awal-awal pandemi,” imbuhnya.

Pemerintah pusat, dikatakan Debby, harus memberikan keleluasan kepada daerah untuk mengelola pendidikan. Hal ini untuk meminimalisir stigma daerah tidak bisa membuat kebijakan.

“Tata kelola pendidikan tinggi di pusat, sekolah menengah atas di Provinsi dan sekolah menengah pertama dan sekolah dasar di kabupaten/ kota. Ya berikan keleluasaan kepada daerah untuk mengelolanya. Jangan ada lagi daerah mau ini salah, mau itu salah,” katanya. (nas)

Tags: Covid-19 Tertinggi di DuniaDPRPJJPTM

Berita Terkait.

siswa
Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51
Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum
Nasional

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:57
asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07
eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3659 shares
    Share 1464 Tweet 915
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2570 shares
    Share 1028 Tweet 643
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1025 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.