• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia, DPR: PTM Tahan, PJJ Lakukan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 13 Juli 2021 - 21:48
in Nasional
Siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Foto: Antara

Siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah jangan nekat membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tahun ajaran baru 2021/2022. Kasus Covid-19 saat ini naik signifikan, bahkan anak-anak banyak terpapar varian delta.

Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Demokrat Debby Kurniawan melalui gawai, Selasa (13/7/2021).

BacaJuga:

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Menurut dia, sekolah yang belum siap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) agar tidak memberlakukan PTM terbatas. Kendati, keputusan tersebut sulit bagi dunia pendidikan.

“Jangan dipaksakan. Apalagi saat ini kita belum siap vaksin untuk anak-anak di bawah 12 tahun,” katanya.

Lebih jauh Debby mengungkapkan, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis daring masih efektif menjawab pendidikan di tengah masa pandemi. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih siap menerapkan kebijakan tersebut.

“Kita sudah melakukan PJJ hampir setahun lalu. Harus ada perbaikan menyeluruh dari evaluasi yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) atas PJJ tahun lalu,” tegasnya.

“Jangan ada lagi siswa yang tidak mendapatkan layanan pendidikan karena masalah jaringan, keterbatasan gawai, guru yang tidak siap dan materi pembelajaran yang dikeluhkan siswa membosankan,” imbuhnya.

Ia menuturkan, pandemi saat ini menempatkan Indonesia peringat kasus Covid-19 tertinggi di dunia, dengan kurang lebih 40 ribuan kasus, disusul negara India. Kondisi ini tidak bisa dipungkiri, bahwa pemerintah harus menerapkan PJJ berbasis daring.

“Jangan sampai pemberlakukan kebijakan PTM terbatas hanya menyumbang kasus Covid-19 di Indonesia,” ujarnya.

“Varian delta sangat cepat penyebaran dan penularannya. PJJ harus dipilih dan disiapkan serius. Jangan sampai anak-anak kita tidak mendapatkan layanan pendidikan lagi seperti awal-awal pandemi,” imbuhnya.

Pemerintah pusat, dikatakan Debby, harus memberikan keleluasan kepada daerah untuk mengelola pendidikan. Hal ini untuk meminimalisir stigma daerah tidak bisa membuat kebijakan.

“Tata kelola pendidikan tinggi di pusat, sekolah menengah atas di Provinsi dan sekolah menengah pertama dan sekolah dasar di kabupaten/ kota. Ya berikan keleluasaan kepada daerah untuk mengelolanya. Jangan ada lagi daerah mau ini salah, mau itu salah,” katanya. (nas)

Tags: Covid-19 Tertinggi di DuniaDPRPJJPTM

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
kementan
Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7143 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Floranus
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31

INDOPOSCO.ID - Pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador dan Curacao berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.