• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Gareth Southgate dan Kutukan Adu Penalti

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 12 Juli 2021 - 08:56
in Headline
indoposco

Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate menghibur anak asuhnya Bukayo Saka yang gagal mengeksekusi penalti ke gawang Italia dalam laga final Euro 2020 hingga membuat timnya gagal menjadi juara dalam ajang tersebut

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gareth Southgate, Wembley, dan adu penalti. Rasanya ketiga hal itu jika dikombinasikan akan menjadi seperti kutukan yang selalu menimbulkan kenangan buruk bagi sepak bola Inggris.

Generasi terdahulu sudah punya kenangan buruk atas kombinasi tiga hal itu, saat Southgate, yang jadi algojo keenam Inggris dalam adu penalti di semifinal Euro 1996, eksekusinya digagalkan kiper Jerman Andreas Koepke.

BacaJuga:

Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

Ganti Rugi Jemaah, Komnas Haji Desak Aset Penipu Haji dan Umrah Dirampas

Bareskrim Ungkap TPPO Jadi Tentara Bayaran Rusia: Total 58 WNI, 1 Meninggal

Gara-gara Southgate, skuad Inggris dipaksa hanya menonton partai final Euro 1996 dari layar kaca di kediaman masing-masing, menyaksikan Jerman meraih gelar juara ketiga mereka.

25 tahun kemudian, kenangan buruk dari benak generasi terdahulu belum terhapuskan. Kombinasi Southgate, Wembley, dan adu penalti kembali menambah ingatan kurang menyenangkan atas jargon” Its coming home” yang sekali lagi hanya menjadi jargon tanpa wujud.

Wembley, 11 Juli 2021, Southgate yang berdiri di tepi lapangan Wembley dalam adu penalti final Euro 2020 kembali meninggalkan kenangan buruk untuk generasi penerus Inggris.

Tiga dari lima algojo pilihan Southgate gagal menceploskan bola dari titik putih ke dalam gawang dalam adu penalti, yang berakhir dengan tepisan kiper Italia Gianluigi Donnarumma atas eksekusi penendang kelima Inggris, Bukayo Saka.

Sebagai negara yang selalu dianggap pencipta sepak bola modern dan liganya kerap diakui sebagai kompetisi paling kompetitif, mereka yang mengenakan jersey Inggris selalu dibebani ekspektasi tinggi tiap kali menyongsong turnamen internasional.

Namun, ekspektasi tinggi itu berulang kali berbuah kekecewaan yang terus berlangsung lebih dari setengah abad sejak trigol Geoff Hurst di final Piala Dunia 1966 membuat Inggris membawa pulang trofi Jules Rimet.

Ekspektasi yang sama tingginya juga jatuh di pundak Southgate saat ia dipercaya naik kelas dari pelatih tim U-21 untuk menggantikan Sam Allardyce menangani timnas senior yang mundur karena skandal FA pada 2016.

Keberhasilan menahan imbang Spanyol 2-2 dalam sebuah laga persahabatan, menyusul raihan tujuh poin dari tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, meyakinkan FA memberi kontrak permanen jangka panjang untuk Southgate.

Di turnamen internasional perdananya, Southgate mampu mengantarkan Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018. Dalam ajang tersebut, Harry Kane jadi top skor dengan enam gol dan The Three Lions setelah sekian lama mampu menaklukkan hantu adu penalti.

Dalam babak 16 besar melawan Kolombia, Inggris untuk pertama kalinya memenangi adu penalti di turnamen bergengsi semenjak mimpi buruk semifinal Euro 1996.

Peringkat keempat Piala Dunia 2018 sekaligus jadi capaian terbaik Inggris di turnamen internasional sejak semifinal Euro 1996.

Dalam edisi inagurasi kompetisi UEFA Nations League 2018/2019, Southgate melanjutkan raihan positif di tenor kepelatihannya dengan membawa Inggris masuk empat besar, kendati kemudian dikalahkan Belanda di semifinal.

Southgate seolah meniti jalan panjang membayar kegagalannya di Euro 1996, tentunya dengan ekspektasi yang kian hari akan selalu meninggi. (mg1)

Tags: Euro 2020gareth southgatesepak bolaTimnas Inggris

Berita Terkait.

mabes
Headline

Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

Selasa, 3 November 2026 - 18:31
haji
Headline

Ganti Rugi Jemaah, Komnas Haji Desak Aset Penipu Haji dan Umrah Dirampas

Selasa, 3 November 2026 - 17:07
Kualitas Pemilu Jadi Tanggung Jawab Bersama, DPR Singgung Demokrasi Pascareformasi
Headline

Bareskrim Ungkap TPPO Jadi Tentara Bayaran Rusia: Total 58 WNI, 1 Meninggal

Selasa, 3 November 2026 - 10:01
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen
Headline

Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Senin, 2 November 2026 - 19:17
Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein
Headline

Buntut Putusan MK dan MA, DPR Didorong Gunakan Hak Konstitusional Terkait Posisi Gibran

Senin, 2 November 2026 - 18:38
pram
Headline

Pemprov Jakarta Dukung Aturan Larangan Vape Anggota Polri

Senin, 2 November 2026 - 12:08

OLAHRAGA

sty
Olahraga

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Editor Dilianto
Selasa, 3 November 2026 - 16:26

INDOPOSCO.ID - Persija Jakarta mengawali kiprahnya di League Cup 2026/2027 dengan ujian tandang melawan PSMS Medan. Duel yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2327 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1867 shares
    Share 747 Tweet 467
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    1484 shares
    Share 594 Tweet 371
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.