• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pembukaan Sekolah saat Lonjakan Covid-19 Bahayakan Anak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 11 Juli 2021 - 23:45
in Headline
Seorang murid SDN 2 Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mencuci tangan di halaman sekolah. Foto:  (ANTARA/Firman)

Seorang murid SDN 2 Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mencuci tangan di halaman sekolah. Foto: (ANTARA/Firman)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Hidayatullah Muttaqin SE, MSI, Pg.D mengatakan rencana pembukaan sekolah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, saat lonjakan kasus COVID-19 berisiko pada anak.

“Pembelajaran tatap muka mulai 12 Juli justru akan meningkatkan potensi penyebaran COVID-18 khususnya di kalangan anak-anak usia sekolah,” terang dia di Banjarmasin, Minggu.

BacaJuga:

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan, Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Pemadaman Listrik Berulang

Bekasi Ditch Bodies Case: Police Detain Four Suspects

Kasus Jasad dalam Parit di Bekasi, Polisi Ringkus 4 Pelaku

Menurut Taqin, keputusan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan untuk tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai jenjang PAUD, SD dan SMP dalam situasi pandemi yang sedang melonjak kasusnya sangat berisiko. Selain laju penularan kasus sedang menanjak, ada ancaman varian Delta yang mungkin saja telah menyebar.

“Ini sama saja menempatkan anak dan orang tuanya pada kondisi yang berbahaya. Karena itu alangkah baiknya untuk menunda PTM hingga pandemi sudah terkendali dan aman,” katanya.

Taqin memaparkan, selama 10 hari pertama bulan Juli jumlah penduduk di Banjarmasin yang dikonfirmasi positif sebanyak 241 kasus. Dibandingkan dengan pertambahan kasus positif pada 10 hari terakhir bulan Juni, maka kasus di bulan Juli mengalami pertumbuhan sebesar 3,8 kali lipat. Lonjakan kasus ini lebih besar dari pertumbuhan di tingkat provinsi yang bertambah 2,6 kali lipat.

Sementara itu tingkat positivitas hasil testing COVID-19 Kota Banjarmasin dari 20 Juni ke 10 Juli naik dua kali lipat yaitu dari 14 persen menjadi 30 persen.

Angka 30 persen artinya dari setiap 10 orang yang diambil sampelnya sebanyak 3 di antaranya positif COVID-19. Dua indikator ini, laju kasus dan tingkat positivitas sudah cukup menggambarkan situasi pandemi di Banjarmasin sedang sangat rawan karena telah terjadi pertumbuhan kasus secara eksponensial.

Cepatnya pertumbuhan kasus di Banjarmasin dan wilayah lainnya di Kalimantan Selatan menyebabkan naiknya jumlah pasien COVID-19 yang menjalani rawat inap di rumah sakit baik di ruang isolasi maupun intensif.

Jika pada 1 Juli jumlah pasien rawat inap rumah sakit yang berada di Banjarmasin berjumlah 170 orang dengan tingkat hunian tempat tidur mencapai 37 persen, maka pada 10 Juli jumlahnya bertambah menjadi 291 orang dengan angka BOR 57 persen.

“Padahal pada 20 Juni yang lalu jumlah pasien yang menjalani rawat inap hanya 110 orang dengan BOR 24 persen. Artinya terjadi peningkatan jumlah pasien rawat inap sebanyak 2,7 kali lipat selama 20 hari tersebut,” paparnya.

Kemudian Taqin juga membeberkan kasus COVID-19 pada anak yang mengalami lonjakan cukup tajam. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalsel, kasus konfirmasi positif pada usia PAUD pada periode 24-30 Juni sebanyak 5 orang, sedangkan pada periode 1-7 Juli meningkat menjadi 7 orang. Pada anak usia SD jumlah kasus yang terjadi sepanjang 1-7 Juli ada 41 orang, naik 1,7 kali lipat dibanding kasus pada 7 hari sebelumnya. Sementara anak usia SMP jumlah kasusnya sebanyak 20 orang atau meningkat 3 kali lipat.

Begitu pula kasus harian terjadi lonjakan signifikan dalam empat hari terakhir terhitung sejak Rabu (7/7) hingga Sabtu (10/7). Pada Rabu ada 111 orang terkonfirmasi positif dan 4 meninggal dunia. Kemudian Kamis (8/7) bertambah lagi sebanyak 144 orang dengan kematian 4 orang. Selanjutnya pada Jumat (9/7) ada penambahan 200 orang terkonfirmasi positif, 125 orang dalam perawatan dan 4 orang meninggal dunia. Sedangkan Sabtu kemarin, ada 202 orang positif, 5 meninggal dunia serta penambahan pasien dalam perawatan sebanyak 145 orang. (bro)

Tags: Lonjakan Covid-19Pembukaan Sekolah

Berita Terkait.

Petugas
Headline

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan, Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Pemadaman Listrik Berulang

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:20
Polres-Bekasi
Headline

Bekasi Ditch Bodies Case: Police Detain Four Suspects

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:29
Garis-Polisi
Headline

Kasus Jasad dalam Parit di Bekasi, Polisi Ringkus 4 Pelaku

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:29
cunha
Headline

Piala Dunia 2026: Hajar Haiti 3-0, Brasil Melesat ke Puncak Klasemen Grup C

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:27
joko
Headline

Doli Kurnia: Pernyataan Jokowi Tegaskan Tak Ada “Dua Matahari”, Saatnya Fokus Sukseskan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:31
students
Headline

Students Protest at DPR, Criticize Weak Government Oversight

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1120 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Timnas-Jerman
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32

INDOPOSCO.ID - Jerman harus bekerja ekstra keras sebelum akhirnya mengamankan tiga poin usai mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam...

SelengkapnyaDetails
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.