• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Misi AS di Afghanistan Berakhir pada 31 Agustus

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Juli 2021 - 17:36
in Internasional
indoposco

Anggota Taliban menyerahkan senjata mereka kepada pemerintah Afghanistan saat bergabung dalam program perdamaian di Herat, Kamis, 24 Juni 2021. Foto: Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan misi tentara AS di Afghanistan akan berakhir pada 31 Agustus 2021 dan meminta rakyat Afghanistan untuk menentukan masa depan mereka sendiri.

Biden menuturkan, dirinya tidak akan melibatkan angkatan Amerika lain ke dalam konflik senjata yang sudah berlangsung 20 tahun di negara itu.

BacaJuga:

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Berdiskusi di Ruang Timur Gedung Putih, Biden mengatakan tentara Afghanistan memiliki kemampuan untuk mengusir Taliban.

Dia menyangkal laporan intelijen AS yang menduga pemerintah dukungan AS di Kabul akan runtuh dalam enam bulan, menyusul kekhawatiran terhadap munculnya perang saudara.

Biden memutuskan bertepatan pada 31 Agustus untuk penarikan terakhir pasukan AS, di luar 650 tentara yang mengamankan kedutaan AS di Kabul, dan mengatakan ribuan penerjemah Afghanistan akan dipindahkan ke tempat yang aman.

Biden, yang dikenal skeptis dengan kehadiran AS di Afghanistan, mengatakan bahwa AS sudah lama mencapai tujuannya menyerang negara itu pada 2001, yaitu untuk membasmi militan al-Qaeda dan mencegah serangan lain di AS seperti yang terjadi pada 11 September 2001.

Osama bin Laden, otak di balik serangan 11 September itu, dibunuh oleh pasukan AS di dekat Pakistan pada 2011.

Biden berhati-hati untuk tidak mendeklarasi kemenangan dengan mengatakan” tidak ada misi yang selesai.”

“Kita mencapai tujuan itu, itu sebabnya kita pergi. Kita tidak pergi ke Afghanistan untuk membangun bangsa. Dan itu adalah hak serta tanggung jawab rakyat Afghanistan sendiri untuk memutuskan masa depan mereka dan bagaimana mereka ingin menjalankan negara mereka,” ujarnya.

Menurut jajak pendapat Ipsos pada April, mayoritas masyarakat AS mendukung keputusan Biden untuk memulangkan pasukan dari Afghanistan, tetapi hanya 28 persen orang dewasa yang sepakat jika AS mencapai tujuannya di Afghanistan. Sementara 43 persen lagi mengatakan penarikan tentara AS akan membantu Al Qaeda.

Menjawab kritik atas keputusannya, Biden bertanya “Berapa ribu lagi orang Amerika, putri dan putra, yang Kalian ingin pertaruhkan? Berapa lama Anda ingin mereka tinggal (di sana)?”

“Saya tidak akan mengirim generasi Amerika lainnya untuk berperang di Afghanistan tanpa harapan yang masuk akal untuk mencapai hasil berbeda,” ujarnya.

Pidato tersebut mewakili sikap Biden selama ini tentang penarikan AS dari Afghanistan, di bawah tekanan dari para kritikus yang meminta penjelasan lebih lanjut mengenai penarikan itu.

Biden meminta negara- negara di wilayah itu untuk membantu menciptakan penyelesaian politik yang sulit di antara pihak-pihak yang bertikai.

Dia mengatakan pemerintah Afghanistan wajib mencari kesepakatan dengan Taliban agar mereka dapat hidup berdampingan dengan damai.

“Kemungkinan akan adanya rezim bersatu di Afghanistan yang mengendalikan seluruh negara sangat kecil,” ujarnya. (mg2)

Sumber : Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanAmerika SerikatASJoe Biden

Berita Terkait.

DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1624 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1518 shares
    Share 607 Tweet 380
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.