INDOPOSCO.ID – Penggunaan Ivermectin untuk Covid-19 masih menuai polemik. Meskipun saat ini tengah dilakukan uji klinis. Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar Darul Sika melalui gawai, Rabu (7/7/2021).
Menurut dia, hasil uji klinis di beberapa negara di luar negeri Ivermectin efektif untuk mengobati Covid-19. Tapi di beberapa negara lainnya tidak efektif.
“Malah di sini yang diperdebatkan pabrik produksi ivermectin ilegal. Kenapa tidak ivermectinnya yang diperdebatkan? Bahkan kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berbeda dengan staf ahli presiden,” ungkapnya.
Dia mengatakan, seharusnya uji klinis dilakukan sejak awal. Bukan sekarang setelah diperdebatkan baru dilakukan uji klinis. “Yang aneh ivermectin sekarang hilang dari pasar,” tegasnya.
Ia mengingatkan, pemerintah agar tidak memperdebatkan perbedaan terkait kepentingan masyarakat di ruang publik. Sebaiknya perbedaan tersebut disampaikan di sesama internal.
Agar, menurutnya, rakyat dan masyarakat tidak bingung dan memiliki persepsi yang berbeda-beda.
“Kita serahkan kepada ahlinya (kebermanfaatan ivermectin untuk Covid-19). Yang penting perbedaan pendapat antar internal pemerintah jangan di ruang publik, agar masyarakt tidak bingung dan punya persepsi yang bermacam-macam terhadap pemerintah sendiri,” ujarnya. (nas)











