• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Obat Langka di Tengah Pandemi, Pengamat: Kemenkes Sudah Lalai

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 5 Juli 2021 - 09:08
in Headline
indoposco

Ilustrasi obat-obatan. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah mengatakan, pemerintah harus mengatasi kelangkaan obat dan tabung gas oksigen yang banyak dikeluhkan oleh tenaga kesehatan (Nakes).

“Ini tanggung jawab negara. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah lalai,” tegas Trubus Rahardiansyah melalui gawai, Minggu (4/7/2021).

BacaJuga:

Dianggap Hentikan Penyelidikan Pencurian Uang, Kapolres Jakpus Diadukan ke Kapolri

Fatherless Mengkhawatirkan, Ayah Mansuri Terbitkan Buku untuk Obati Luka Anak

Udara Kian Berbahaya, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status KLB Karhutla

Saat ini, menurut dia, kebutuhan obat sangat diperlukan, terutama bagi penanganan pasien Covid-19. “Jadi jangan ada alasan kekurangan obat. Produsen harus memproduksinya dalam jumlah besar,” ucapnya.

Ia mengaku kuatir kelangkaan obat disebabkan oleh sejumlah pihak yang ingin mencari keuntungan. Untuk itu, aparat penegak hukum (APH) harus mengungkapnya.

“Ini (kelangkaan obat) apakah benar sudah tidak ada atau memang disengaja. APH harus mengungkap ini,” katanya.

Dikatakan dia, kelangkaan obat harus diantisipasi dengan mensuplai obat dari daerah atau wilayah zona hijau. Sebab, dipastikan ketersediaan obat di sana masih melimpah.

“Kan tidak mungkin, obat di wilayah zona hijau obat langka. Jadi bisa saja obat dari sana disuplai ke zona merah atau daerah yang kekurangan obat,” terangnya.

Ketergantungan obat dari impor, menurut Trubus, harus ada strategi khusus untuk mencari obat alternatif. Dengan mendukung industri obat memproduksi obat alternatif untuk keadaan darurat.

“Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus bisa mengambil kebijakan untuk obat alternatif yang mendukung pada penanganan Covid-19,” ujarnya.

“Ini keadaan darurat. Jadi tidak hanya membiarkan kelangkaan obat. Harus ada koordinasi dari para ahli dan akademisi untuk melakukan penelitian obat alternatif,” imbuhnya. (nas)

Tags: kelangkaan obatKemenkespandemi covid-19

Berita Terkait.

Reynold-Elisa-Partomuan-Hutagalung
Headline

Dianggap Hentikan Penyelidikan Pencurian Uang, Kapolres Jakpus Diadukan ke Kapolri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:02
Ayah-Mansuri
Headline

Fatherless Mengkhawatirkan, Ayah Mansuri Terbitkan Buku untuk Obati Luka Anak

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:49
Udara Kian Berbahaya, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status KLB Karhutla
Headline

Udara Kian Berbahaya, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status KLB Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:34
BBM Langka hingga Bali Antre Panjang, Bahlil Singgung Soal Jalur Distribusi
Headline

BBM Langka hingga Bali Antre Panjang, Bahlil Singgung Soal Jalur Distribusi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00
klaten
Headline

KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Tong Penyimpanan Uang dalam OTT Bupati Klaten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:45
bupati
Headline

KPK Ungkap 5 Klaster Korupsi yang Jerat Bupati Klaten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11

OLAHRAGA

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen
Olahraga

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Editor Laurens Dami
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59

INDOPOSCO.ID - Persija Jakarta akan menghadapi Persita pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026)...

SelengkapnyaDetails
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dianggap Hentikan Penyelidikan Pencurian Uang, Kapolres Jakpus Diadukan ke Kapolri

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1366 shares
    Share 546 Tweet 342
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.