• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

11 Ribu Petani dan Penyuluh Hadiri Pelatihan Alsintan yang Digelar Kementan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 4 Juli 2021 - 23:35
in Nasional
Mentan Syahrul Yasin Limpo menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM pertanian. Foto: BPPSDMP

Mentan Syahrul Yasin Limpo menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM pertanian. Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekitar 11 ribu petani dan penyuluh dari seluruh Indonesia hadir virtual mengikuti ‘Pelatihan Pemanfaatan Alsintan’ dan 120 peserta hadir secara tatap muka (offline) di BBPP Batangkaluku, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (4/7/2021) dengan mematuhi secara ketat Protokol Kesehatan (Prokes).

Pelatihan virtual yang berlangsung terstruktur, sistematis dan masif tersebut dibuka oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengingatkan bahwa Indonesia bergegas memasuki era Industri 5.0. Alat dan mesin pertanian (alsintan) kian massif digelontorkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dibarengi pelatihan Alsintan, yang kali ini mengusung tema ‘Pelatihan Pemanfaatan Alsintan untuk Meningkatkan Produktivitas Tanam Padi’.

BacaJuga:

Jelang Sidang Tahunan, DPR Soroti Ketimpangan Infrastruktur Jalan Nasional dan Daerah

6 Bulan Menyelami Cara Negara Bekerja, 74 Talenta Muda Masuk Kementerian PANRB

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

“Saat itu, pertanian tetap menjadi sektor utama. Artinya, pemanfaatan teknologi dan mekanisasi tidak bisa dihindari maka harus didukung oleh SDM berkualitas,” kata Mentan Syahrul pada 1.000 peserta melalui Zoom meeting dan 11 ribu menyimak via YouTube, yang terdiri atas 2.700 petani utamanya petani milenial dan 8.000 penyuluh pertanian.

Menurutnya, teknologi dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan kualitas SDM sangat penting, maka Kementan telah didukung pusat data digital, Agriculture War Room (AWR) mendukung pembangunan pertanian.

“Kita harus hadirkan inovasi. Misalnya, menghadirkan traktor taksi di setiap kabupaten. Negara lain sudah pakai teknologi, kita juga,” kata Mentan Syahrul pada pelatihan yang digelar oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

Menurutnya, pertanian tak boleh hanya sekadar teori. Penyuluh harus memiliki smartphone dan terhubung dengan AWR setiap Jumat. “Litbang harus maksimal, ciptakan varietas baru. Cari tahu mengapa Amerika dan Jepang unggul. Kita seharusnya bisa seperti mereka,” ujarnya.

Kinerja pertanian ditentukan oleh kerja keras petani dan penyuluh, Mentan Syahrul mendorong BPPSDMP mampu memberi pelatihan dan mencetak tenaga terlatih untuk menggerakkan pertanian maju, mandiri dan modern.

“BPPSDMP dengan semua Kadis (kepala dinas) harus siapkan orang yang dilatih untuk menaikkan kualitas pertanian. Naikkan NTP [Nilai Tukar Petani] dan NTUP [Nilai Tukar Usaha Pertanian]. Siapkan 1 juta orang,” kata Mentan Syahrul yang hadir di BBPP Batangkaluku didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi.

Dirinya sangat yakin sampai kapan pun, pertanian akan menjadi tulang punggung Indonesia, karena bertani itu hebat dan keren. Bahkan saat Covid-19 menghentak dunia dan perekonomian melambat, pertanian mampu menjadi sektor yang tetap bertahan dan tumbuh.

“Kalau lihat PDB (Produk Domestik Bruto), hanya pertanian yang naik, sektor lain minus. Ekspor kita juganaik 15,79 persen, nilainya Rp451,77 triliun pada 2020. Triwulan pertama 2021, pertanian sumbang 39,99 persen. Artinya, pertanian memang dibutuhkan,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian.

“Kita sudah memulai pelatihan pemupukan berimbang, kesuburan tanah, varites padi jagung dan kedelai, kewirausahaan pertanian, juga pemanfaatan KUR [Kredit Usaha Rakyat]. Kali ini pelatihan pemanfaatan Alsintan untuk meningkatkan produktivitas tanaman,” ujarnya.

“Pada pelatihan ini, peserta mendapat materi mengenai teknis operator traktor roda dua dan roda empat, pembuatan pupuk organik seperti kompos dan pestisida nabati, termasuk pemanfaatan KUR,” kata Dedi. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanpertanian

Berita Terkait.

Pembetulan
Nasional

Jelang Sidang Tahunan, DPR Soroti Ketimpangan Infrastruktur Jalan Nasional dan Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:41
magang
Nasional

6 Bulan Menyelami Cara Negara Bekerja, 74 Talenta Muda Masuk Kementerian PANRB

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:04
tito
Nasional

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:52
abdul
Nasional

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21
nashir
Nasional

42 Tahun Menunggu, Haedar Nashir Akhirnya Kantongi Kartu Wartawan Utama

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:11
pnm
Nasional

Bangkit dari Jerat Rentenir, UMKM Ini Sukses Kembangkan Usaha Gitar Rumahan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.