• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Penerapan PPKM Mikro Setengah Hati

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 29 Juni 2021 - 20:50
in Headline
Mobilitas masyarakat di Jakarta. Foto: Antara

Mobilitas masyarakat di Jakarta. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama menegaskan, lonjakan kasus Covid-19 saat ini disebabkan oleh varian baru Covid-19. Kendati lonjakan Covid-19 disebabkan oleh beberapa faktor lainnya.

“Harus ada pembatasan mobilitas di hulu, ini pandemi,” kata Prof Tjandra Yoga Aditama dalam acara daring, Selasa (29/6/2021).

BacaJuga:

Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang

DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta

Dia tidak menyalahkan masyarakat yang masih melakukan mobilitas saat ini. Karena masih banyak perkantoran yang buka dan sekolah dan perguruan tinggi yang buka. Sementara pemerintah telah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

“Jadi kalau memang itu 75 persen work from home (WFH), maka mobilitas di Sudirman tidak akan sama dengan waktu-waktu sebelumnya. Ini (PPKM) Mikro jelas tidak terjadi,” katanya.

Ia menegaskan, agar pelaksanaan PPKM Mikro bisa optimal, maka harus ada pengawasan ketat. “Bagaimana masyarakat bisa menjaga jarak, apabila harus dipaksa tetap bekerja,” ucapnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, dampak lonjakan kasus Covid-19 menyebabkan tenaga kesehatan (Nakes) kelelahan. Dan ini sangat berbahaya. Karena Nakes bisa rentan terpapar Covid-19 dan layanan kesehatan pun menurun.

“Kalau tenaga kesehatan sudah kewalahan, mereka kelelahan. Bagaimana 1 dokter harus melayani 50-100 pasien, jumlah ini jelas tidak normal. Pasti layanan kesehatannya akan terganggu,” terangnya.

“Dan apabila tenaga kesehatan sakit, maka layanan kesehatan akan terganggu bukan saja kepada pasien, tetapi juga kepada masyarakat,” imbuhnya.

Oleh karena, dikatakan Prof Tjandra, maka pemerintah harus menerapkan peraturan yang lebih ketat, misalnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Atau pemerintah lebih ketat mengawasi pelaksanaan PPKM Mikro.

“Ya harus konsisten kalau mau menerapkan PPKM Mikro, atau apalah kebijakan yang lebih ketat, seperti PSBB,” ungkapnya. (nas)

Tags: covid-19PPKM Mikro

Berita Terkait.

Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028
Headline

Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:45
Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang
Headline

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:17
DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta
Headline

DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:15
toyo
Headline

Dikabulkan MK, Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:57
anom
Headline

KPK Tetapkan 4 Tersangka Kasus Bupati Pemalang, Termasuk Anggota Polri

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:31
Prabowo
Headline

Kepercayaan Publik pada Prabowo Anjlok, Pengamat Soroti Gap Retorika dan Realita

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:34

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    1339 shares
    Share 536 Tweet 335
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3113 shares
    Share 1245 Tweet 778
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.