• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Indef: Work from Bali Ganggu Penanganan Pandemi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 29 Juni 2021 - 16:38
in Headline
indoposco

Menparekraf Sandiaga Uno

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Indef Rusli Abdullah menilai anjuran Work From Bali yang digaungkan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) kontraproduktif di tengah upaya penanganan pandemi, terlebih dengan adanya varian Delta COVID-19.

“Di tengah varian Delta yang menggila, menurut saya malah kontraproduktif karena takutnya akan semakin menjadi pemicu penyebaran COVID-19,” katanya dihubungi di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

BacaJuga:

Tren Cakupan Imunisasi Nasional Turun, Diperparah Anak Status “Zero Dose”

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rusli menuturkan sebelum resmi diluncurkan Work From Bali pun disebut-sebut jadi pemicu peningkatan kasus baru COVID-19 di Pulau Dewata. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, kasus harian pada awal dan pertengahan Juni 2021 rata-rata hanya sekitar 30-40 kasus per hari, namun lantas menembus 100 kasus sejak 19 Juni 2021.

Peningkatan kasus COVID-19 di Bali disebut terjadi karena lonjakan secara nasional, transmisi lokal dari upacara adat serta dari Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), termasuk liburan, kunjungan kerja, dan Work From Bali.

“Tiba-tiba ada hipotesa bahwa Work From Bali jadi penyebab kenaikan kasus, kan ini jadi memperburuk citra pariwisata. Katanya sudah ketat tapi jadi pusat penyebaran COVID-19, wisatawan jadi takut,” katanya.

Rusli pun menilai dengan preseden yang buruk, sebaiknya Program Work From Bali tidak diberlakukan, setidaknya hingga ada penurunan kasus baru COVID-19.

“Saya kira jangan dulu, paling tidak tunggu dua hingga empat minggu hingga kasusnya melandai, karena sudah ada preseden buruk sebelumnya sebagai penyebab kenaikan kasus. Khawatir itu jadi backfire (serangan balik),” katanya.

Rusli juga mendorong ketika nanti program Work From Bali benar-benar diterapkan, pemerintah harus memastikan tidak kecolongan. Artinya, jangan sampai program tersebut kembali mendorong penyebaran dan kenaikan kasus baru.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut, kebijakan Work From Bali (WFB) akan diluncurkan pada kuartal ketiga atau Juli 2021 secara bertahap.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

Program Work From Bali diperkenalkan setelah penandatanganan Nota Kesepahaman antara Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Kemenko Marves tentang Dukungan Penyediaan Akomodasi untuk Peningkatan Pariwisata The Nusa Dua Bali pada akhir Mei lalu.

Program Work From Bali merupakan bentuk ajakan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan BUMN untuk menjadikan Bali sebagai tempat diadakannya aktivitas pekerjaan. Aktivitas tersebut dapat beraneka ragam mulai dari rapat, focus group discussion (FGD), peningkatan kapasitas, outbond, dan sebagainya. (bro)

Tags: covid-19Indefpandemi covid-19Work From Bali

Berita Terkait.

Imunisasi
Headline

Tren Cakupan Imunisasi Nasional Turun, Diperparah Anak Status “Zero Dose”

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:22
rizky
Headline

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:47
Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30
dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.