• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BNI Agen46 Tak Akan Mati Meski Digitalisasi Kian Meluas

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 26 Juni 2021 - 14:23
in Ekonomi
indoposco

Agen46 melayani paling dekat

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – BNI Agen46 sebagai kepanjangan tangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam memberikan pelayanan perbankan kepada masyarakat yang memiliki akses terbatas kepada outlet bank terdekat, tidak akan mati meskipun didera oleh persaingan dengan pengguna telepon genggam dan pengguna internet yang terus meningkat. Penyebab utamanya adalah karena banyak orang yang masih butuh bersosialisasi, sehingga tetap bertransaksi melalui agen. Selain itu, masih banyak masyarakat yang membutuhkan agen untuk memulai bertransaksi digital.

Demikian benang merah yang terungkap dalam diskusi virtual Semarak BNI Agen46 “Peran BNI Agen46 dalam Literasi dan Inklusi Keuangan serta Manfaatnya di Tengah Masyarakat” yang digelar BNI di Jakarta, Jumat (25/6/2021).

BacaJuga:

Wuling Eksion Temani Perjalanan Baru Keluarga Indonesia, Lebih dari 1.000 Konsumen Sudah Memesan

Program HUT Ke-61 PGN: Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

PTC Cetak Kinerja Solid Sepanjang 2025, Siap Akselerasi Roadmap “Driving Nine to Twentynine”

Diskusi yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 BNI ini dihadiri oleh Direktur Penelitian Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Mohamad Miftah serta Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir. Keduanya bertindak sebagai pembicara.

Menurut Ronny, masih ada masyarakat yang tetap perlu datang ke kantor cabang yang perlu dilayani dan juga masih memberikan peluang bisnis bagi bank yang perlu tetap dipelihara. Namun untuk masyarakat yang masih kesulitan datang ke outlet BNI, maka layanannya dapat diisi oleh BNI Agen46.

Ini sesuai dengan sasaran BNI Agen46 ini yakni memberikan produk keuangan yang sederhana, memiliki kedekatan dan nantinya diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Perkembangannya sendiri biasanya cepat karena BNI Agen46 biasanya sudah memiliki basis konsumen yang kuat.

“Untuk itulah kami membuat tagline baru untuk BNI Agen46, yaitu Melayani Paling Dekat. Ini inti dari adanya BNI Agen46. Dari sisi kelengkapan layanan pun sudah ada 200 fitur yang ditanamkan pada system layanan BNI Agen46, sudah hampir sama dengan layanan di outlet, bedanya adalah ukuran transaksinya saja yang lebih kecil. Dengan kekuatan costumer based, BNI Agen46 bisa mengembangkan bisnisnya. Bahkan seharusnya untuk potensi pendapatan sampai dengan Rp5 juta perbulan, sangat mungkin di peroleh BNI Agen46,” ujarnya.

Ronny juga mencatatkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap BNI Agen46. Ini ditunjukkan dengan jumlah transaksi melalui BNI Agen46 yang mencapai hampir 52 juta pada periode Januari – Mei 2021. BNI Agen46 yang kreatif akan dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk menambah penghasilannya. BNI Agen46 juga mendapatkan keuntungan – keuntungan lain yaitu, lebih mudah mendapatkan fasilitas modal kerja KUR, meningkatkan bisnis utama, memperluas jaringan usaha yang dimiliki, jam layanan yang fleksibel tanpa jam operasional kantor, dan lebih dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai kepercayaan BNI.

“Kalau jadi agen dan punya usaha, maka BNI Agen46 mendapatkan kesempatan besar untuk mendapatkan kredit di BNI karena BNI sudah mencatat transaksinya. BNI ingin tumbuh bersama dengan para mitra BNI Agen46 itu, agar size usahanya meningkat terus,” ungkap Ronny.

Sementara itu, Mohamad Miftah mengatakan, masa depan BNI Agen46 sebagai bagian dari agen – agen Lakupandai masih tetap strategis sebagai garda terdepan inklusi keuangan. Pengalaman OJK China menunjukkan bahwa agen-agen lakupandai di negeri Tirai Bambu tersebut tetap bertahan dan berkembang meskipun memiliki pesaing kuat yaitu tingginya tingkat pengguna telepon genggam dan tingkat pengguna internet.

Kondisi di Tiongkok tersebut hampir sama dengan di Indonesia, pengguna telepon genggam sudah mencapai 66,3 persen dari jumlah penduduk dan internet sudah 73,7 persen dari jumlah penduduk. Kondisi itu telah mengubah cara masyarakat dalam bertransaksi, yaitu dari luring menjadi daring dan menuntut transaksi digital. Terutama selama pandemi menjadi sangat penting.

“Namun, kajiannya menunjukkan agen Lakupandai masih diperlukan. Walaupun akan muncul tantangan, di Tiongkok, agen masih diperlukan, meskipun mereka yang akses digital lebih banyak penggunanya. Justru BNI Agen46 bisa menjadi entry point pertama untuk masuk ke bank, membuka rekening, dan aktif menggunakan rekening dalam kehidupan sehari-hari. BNI Agen46 juga menjadi sarana pertama untuk memasuki dunia digital pertama kali,” ujarnya. (arm)

Tags: agen46bnidigitalisasi

Berita Terkait.

wuling
Ekonomi

Wuling Eksion Temani Perjalanan Baru Keluarga Indonesia, Lebih dari 1.000 Konsumen Sudah Memesan

Senin, 11 Mei 2026 - 12:02
pgn
Ekonomi

Program HUT Ke-61 PGN: Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Senin, 11 Mei 2026 - 10:04
PTC Cetak Kinerja Solid Sepanjang 2025, Siap Akselerasi Roadmap “Driving Nine to Twentynine”
Ekonomi

PTC Cetak Kinerja Solid Sepanjang 2025, Siap Akselerasi Roadmap “Driving Nine to Twentynine”

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:57
UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:02
dme
Ekonomi

Potensi Tekan Impor 75 Persen, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25
debat
Ekonomi

Debat Caketum HIPMI: Anthony Leong Unggul dari Aspek Ethos, Logos dan Pathos

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:32

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.