• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Preview Belanda vs Makedonia Utara di Grup C Euro 2020

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 21 Juni 2021 - 11:23
in Olahraga
indoposco

Bek tengah Belanda Matthijs de Ligt berlatih bersama rekan-rekan satu timnya di Zeist pada 20 Juni 2021 menjelang pertandingan melawan Makedonia Utara dalam Grup C EURO 2020. Foto: Antara/AFP/Kenzo Tribouillard

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Walaupun telah menghadiahkan dua kemenangan, skema 3-5-2 yang dikritik penggemar Belanda masih dievaluasi oleh pelatih Frank de Boer karena lawan lebih kuat sudah menanti pada fase knockout.

Belanda bakal menghadapi peringkat ketiga terbaik Grup D atau E atau F. Ini artinya, Belanda bisa saja menghadapi Portugal, Prancis atau Jerman jika salah satu dari ketiga kontestan Grup F itu terpaksa ke fase gugur dengan menyandang predikat peringkat ketiga terbaik.

BacaJuga:

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

De Boer sudah bersumpah tetap setia dengan 3-5-2 yang menyempal dari sistem 4-3-3 yang biasa dipakai Oranye. Tapi bayangan bakal menghadapi tim-tim besar bertaktik besar, termasuk Spanyol jika juga harus lolos ke fase gugur sebagai peringkat ketiga terbaik, telah mengganggu pikiran de Boer.

Belanda mengalahkan Ukraina dan Austria yang di atas kertas lebih berat dari pada calon lawannya dalam pertandingan terakhir Grup C, Makedonia Utara. Tetapi kedua lawannya itu tetap medioker dibandingkan dengan raksasa-raksasa Eropa yang mungkin saja menjadi lawan Belanda dalam 16 besar.

Namun seandainya de Boer kukuh dengan formatnya, maka dia mesti menyimpan energi untuk menghadapi lawan yang lebih berat agar skuad optimal bertarung guna membuktikan postulat lapangan hijaunya memang cocok untuk Oranye yang sudah dua kali absen dalam dua turnamen besar sebelum Euro 2020.

Oleh karena itu ada godaan untuk mengistirahatkan sejumlah pemain kunci. Yang pasti itu bukan Matthijs Ligt yang justru membuat pertahanan Belanda lebih solid yang menguatkan formasi 3-5-2.

Tapi bisa saja de Boer beralih taktik untuk kembali kepada 4-3-3. Perubahan ini menggoda Oranye ketika kondisi aman karena sudah menggenggam tiket fase gugur, apalagi yang dijamu di Johan Cruyff Arena, Senin malam pukul 23.00 WIB nanti adalah Makedonia Utara yang paling lemah di grup ini.

Meskipun demikian Makedonia Utara tak pernah rendah diri melawan tim-tim lain yang lebih berpengalaman. Mereka tak mau bertahan dengan menumpuk pemain di lini belakang, tak terkecuali nanti melawan Belanda.

Mereka ingin kalaupun terlempar dari Euro 2020 ini, maka caranya haruslah membanggakan dan memesankan pendekatan sepakbola yang atraktif.

Debutan Makedonia Utara kembali akan bertarung habis-habisan dengan seterbuka sebelumnya, apalagi tak ada yang harus dipertaruhkan setelah sudah pasti tak bisa ke fase 16 besar sekalipun bisa mengalahkan Belanda.

Pelatih Igor Angelovski sendiri sudah bisa menurunkan lagi Aleksandar Trajkovski yang tampil cemerlang sewaktu melawan Ukraina.

“Saya sebenarnya berharap kami mengawali pertandingan melawan Belanda seperti kami menghadapi Ukraina pada babak kedua,” kata Trajkovski seperti dikutip Reuters. “Kami tidak punya beban.”

Mungkin karena menghadapi lawan yang tanpa beban dan ingin meninggalkan turnamen dengan kepala tegak, Belanda berkesempatan melakukan eksperimen karena lawan yang berjanji untuk bermain lepas bisa membuat sistem Belanda bisa lebih teruji.

Untuk itu, de Boer tak mustahil menggunakan lagi empat bek dalam formasi 4-3-3. “Saya sudah pasti mempertimbangkan menurunkan tiga striker saat melawan Makedonia Utara,” kata de Boer.

Tetapi de Boer mesti ingat, bahwa mengubah drastis taktik bermain dan bahkan komposisi tim bisa membuat Oranye kehilangan momentum.

“Saya ingin terus bermain,” tandas bek tengah Daley Blind. “Saya kira semua orang berpikiran begitu. Kami juga ingin mengalahkan Makedonia Utara karena itu akan bagus bagi kepercayaan diri dan semangat dalam skuad.”

Prediksi sebelas pemain pertama

Belanda: Marteen Stekelenburg; Denzel Dumfries, Matthijs de Ligt, Nathan Ake, Daley Blind, Patrick van Aanholt; Davy Klaassen, Ryan Gravenberch, Georginio Wijnaldum; Memphis Depay, Donyell Malen

Makedonia Utara: Stole Dimitrievski; Stefan Ristovski, Darko Velkovski, Visar Musliu, Boban Nikolov; Arijan Ademi, Ezgjan Alioski, Enis Bardi, Stefan Spirovski; Goran Pandev, Eljif Elmas

Skenario pertandingan

Frank de Boer memang mempertimbangkan formasi standar Belanda 4-3-3, tetapi sepertinya dia tetap setia dengan 3-5-2 agar tim semakin terbiasa dalam taktik yang sudah membuat Belanda dua kali menang ini.

Kesetiaan kepada format juga demi menjaga soliditas dan momentum, terlebih setelah masuknya lagi Matthijs de Ligt dalam skuad, bolong pertahanan yang dua kali dijebol oleh Ukraina, berhasil ditutup sehingga Austria yang memiliki pemain kelas dunia seperti David Alaba pun tak bisa menerobosnya.

Oleh karena itu, de Boer akan tetap memasang formasi itu dan de Ligt kembali dipasang untuk membangun triumvirat pertahanan bersama Nathan Ake dan Daley Blind dalam melindungi kiper Marteen Stekelenburg.

De Boer juga tetap memainkan dua bek sayap eksplosif yang gemar meneror bek lawan, terutama bek kanan Denzel Dumfries yang sudah dua kali mencetak gol, sedangkan satunya lagi bek kiri Patrick van Aanholt.

Namun sepertinya Marten de Roon dan Frenkie de Jong akan diistirahatkan untuk memberi tempat kepada gelandang serang Davy Klaassen dan gelandang bertahan Ryan Gravenberch mendampingi Georginio Wijnaldum yang cenderung menyerang dan tetap starter.

De Boer juga bakal mencoba Donyell Malen yang tampil gemilang sewaktu menjadi pemain pengganti dalam laga melawan Austria, untuk mengisi tempat Wout Weghorst sebagai pendamping Memphis Depay di ujung serangan.

Pelatih Igor Angelovski akan menjawabnya dengan sistem 4-4-2 di mana kapten Goran Pandev dan Eljif Elmas menjadi orang terakhir saat Makedonia Utara menghunus pedang serangan.

Stole Dimitrievski akan dilapis oleh duo bek tengah Visar Musliu dan Darko Velkovski yang diapit bek kanan Stefan Ristovski dan bek kiri Ezgjan Alioski.

Ristovski dan Alioski juga bertugas menutup gerakan Belanda dari sayap sekaligus mendukung skuad merangsek ke sepertiga lapangan terakhir.

Di tengah, Boban Nikolov dan Stefan Spirovski menjadi poros ganda permainan, sedangkan gelandang ketiga Enis Bardi membantu Pandev dan Elmas di depan.

Statistik penting kedua tim

Belanda menang 3-2 atas Ukraina dan 2-0 dari Austria, sedangkan Makedonia Utara kalah 1-3 melawan Austria dan 1-2 dari Ukraina. Belanda 6 poin dan lolos ke 16 besar, Makedonia Utara nol poin dan tersisih.

Kedua tim sudah pernah bertemu empat kali yang semuanya terjadi pada kualifikasi Piala Dunia di mana Goran Pandev bermain dalam empat laga ini.

Ini putaran final turnamen besar pertama Makedonia Utara setelah lolos dari jalur playoff Nations League.

Makedonia Utara adalah negara ke-35 yang lolos ke putaran final Euro.

Belanda sudah sembilan kali tampil dalam putaran final Euro, tidak lolos pada 2016 dan 1984.

Belanda juara Euro 1988 dan finis urutan ketiga dalam Euro 1976 dan mencapai semifinal 1992, 2000 dan 2004. Terakhir masuk putaran final pada 2008 sampai perempatfinal.

Ini pertama kali Belanda mengikuti putaran final turnamen besar sejak finis urutan ketiga dalam Piala Dunia 2014 di Brazil.

Menang atas Ukraina membuat catatan Belanda di Amsterdam menjadi 58 menang, 26 seri, 34 kalah. Di Johan Cruijff Arena mereka sudah menang 41 kali, 19 seri, 14 kalah. (arm)

Dikutip dari Antara

Tags: Euro 2020sepak bolaTimnas DenmarkTimnas Rusia

Berita Terkait.

timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55
Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28
John-Herdman
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:03
Persebaya
Olahraga

Bungkam Persib lewat Tos-tosan, Persebaya Angkat Trofi Piala Presiden 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:09
John-Herdman
Olahraga

John Herdman Jelang Lawan Singapura: Kami Tahu Tantangannya, tapi Kami Tim Kuat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:25
Timnas-Indonesia
Olahraga

Laga Hidup Mati Lawan Singapura, Marc Klok Tegaskan Indonesia Siap Bangkit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:43

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2175 shares
    Share 870 Tweet 544
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.