• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Saatnya Pemerintah Pusat Harus Tarik Rem Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:45
in Headline
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris memantau proses vaksinasi Covid-19. Foto: Antara/HO-Dokumen Pribadi

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris memantau proses vaksinasi Covid-19. Foto: Antara/HO-Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Melonjaknya penularan Covid-19 secara nasional membuat sejumlah kalangan prihatin. Bahkan Wakil Rakyat meminta pemerintah pusat kembali menarik rem untuk meredam angka Covid-19.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyarankan pemerintah kembali menarik rem karena mengingat terjadinya peningkatan penularan Covid-19 secara drastis di sejumlah daerah setelah libur lebaran lalu. “Kalau presiden pernah mengungkapkan strategi gas-rem dalam penanganan Covid-19, menurut saya sekaranglah saatnya pemerintah menarik kembali remnya,” katanya dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (11/6/2021).

BacaJuga:

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin BGN Gantikan Dadan Hindayana

Polisi Ungkap Penyebab dan Kronologi Kebakaran Permukiman di Kemayoran

Indonesia to Open AFF U-19 Campaign Against Myanmar Tonight in Bid to Defend Title

Kemudian, lanjut dia, soal upaya meredam lonjakan Covid-19 yang efektif tentunya pemerintah lebih memahaminya. “Entah bentuknya pembatasan sosial atau apapun, yang jelas dengan kondisi penularan seperti sekarang, kita tidak bisa membiarkan masyarakat berkegiatan tanpa batas seperti ini,” tandas Charles.

Dia menyoroti kondisi lonjakan Covid-19 setelah libur Lebaran yang terjadi di Kabupaten Kudus, Bangkalan, dan yang terbaru di Semarang dan Jakarta. Khusus di DKI Jakarta, yang menjadi daerah pemilihan Charles, bahkan angka keterisian rumah sakit sudah 59 persen.

“Khusus di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, keterisian sudah 67 persen, dan tiap hari jumlah pasien yang masuk bertambah. Pagi tadi, saya mendapat laporan 400-an pasien masuk wisma atlet, ambulans sampai mengantre,” ujar Charles.

Sementara menurut data tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) per provinsi yang dikeluarkan Kemenkes per Jumat 11 Juni 2021, tercatat provinsi dengan BOR tertinggi berturut-turut yakni Jawa Tengah sebesar 65 persen.

Kemudian, Kalimantan Barat 59 persen, Jawa Barat 59 persen, DKI Jakarta 59 persen dan DI Yogyakarta 59 persen. “Kondisi ini cukup mengkhawatirkan,” ucap politisi muda PDI Perjuangan tersebut dikutip Antara.

Menurut Charles, dengan penarikan rem kembali, diharapkan angka penularan Covid-19 kembali landai, sehingga angka keterisian rumah sakit juga menurun. “Kalau pemerintah tidak segera menarik rem, saya khawatir lonjakan penularan semakin menjadi tidak terkendali dan rumah sakit tidak sanggup lagi menampung pasien. Kalau sudah begini, bukan tidak mungkin kondisi seperti di India terjadi di Indonesia,” kata Charles.

Selain menarik rem, kata Charles, pemerintah juga harus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Sebab, kesuksesan vaksinasi merupakan jalan utama keluar dari pandemi ini.

“Kondisi kita sekarang kejar-kejaran antara vaksinasi dan laju penularan. Saya berharap seluruh elemen masyarakat bisa berpartisipasi dalam vaksinasi, agar Indonesia segera keluar dari pandemi dan masa-masa sulit ini,” ujarnya. (aro)

Tags: coronacovid19pandemi

Berita Terkait.

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin BGN Gantikan Dadan Hindayana
Headline

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin BGN Gantikan Dadan Hindayana

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:46
kebakar
Headline

Polisi Ungkap Penyebab dan Kronologi Kebakaran Permukiman di Kemayoran

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:56
Indonesia to Open AFF U-19 Campaign Against Myanmar Tonight in Bid to Defend Title
Headline

Indonesia to Open AFF U-19 Campaign Against Myanmar Tonight in Bid to Defend Title

Senin, 1 Juni 2026 - 17:20
Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota
Headline

Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

Senin, 1 Juni 2026 - 17:15
KPK to Soon Detain Two New Suspects in Alleged Hajj Quota Corruption Case
Headline

KPK to Soon Detain Two New Suspects in Alleged Hajj Quota Corruption Case

Senin, 1 Juni 2026 - 16:54
Prabowo Subianto
Headline

Prabowo: di Tengah Gejolak Global, Pegangan Kita Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 11:20

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.