• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ilmuwan Australia Temukan Spesies Baru Dinosaurus

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 8 Juni 2021 - 20:47
in Internasional
Ilustrasi. Fosil jejak kaki dinosaurus, Gigandipus. Foto :(wikipedia.org)

Ilustrasi. Fosil jejak kaki dinosaurus, Gigandipus. Foto :(wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para ilmuwan telah mengonfirmasi penemuan spesies dinosaurus baru di Australia. Temuan itu menjadi salah satu yang terbesar di dunia, lebih dari satu dekade setelah peternak sapi pertama kali menemukan tulang hewan tersebut.

Sauropoda pemakan tumbuhan hidup pada periode Kapur antara 92 juta dan 96 juta tahun yang lalu ketika Australia melekat pada Antartika. Demikian dilaporkan sebuah makalah penelitian yang diterbitkan seperti dikutip Antara, Selasa (8/6/2021).

BacaJuga:

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Ahli paleontologi memperkirakan dinosaurus itu mencapai ketinggian 5-6,5 meter di pinggul dan panjang 25-30 meter, membuatnya sepanjang lapangan basket dan setinggi gedung dua lantai. Temuan itu merupakan spesies baru dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Australia dan menempatkannya dalam lima besar di dunia, bergabung dengan kelompok elit titanosaurus yang sebelumnya hanya ditemukan di Amerika Selatan.

“Penemuan seperti ini hanyalah puncak gunung es,” kata kurator dan paleontolog Museum Queensland, Scott Hocknull.

Ahli paleontologi telah menamai sauropoda itu Australotitan cooperensis, menggabungkan “titan selatan” dengan nama sungai di dekat tempat tulang-tulang makhluk itu ditemukan pada 2006 di sebuah peternakan sapi di Eromanga, Negara Bagian Queensland.

Konfirmasi spesies baru menandai perjalanan panjang tujuh belas tahun untuk pertama kali menggali dan kemudian membandingkan tulang belulang “Cooper”, sebagai dinosaurus yang lebih dikenal secara informal, dengan temuan lain.

Tulang dinosaurus sangat besar, berat dan rapuh, dan disimpan di museum di seluruh dunia, membuat studi ilmiah menjadi sulit. Tim dari Museum Sejarah Alam Eromanga dan Museum Queensland menggunakan teknologi digital baru untuk pertama kalinya untuk memindai secara tiga dimensi setiap tulang untuk perbandingan.

“Untuk memastikan Australotitan adalah spesies yang berbeda, kami perlu membandingkan tulangnya dengan tulang spesies lain dari Queensland dan secara global. Ini adalah tugas yang sangat panjang dan melelahkan,” kata Hocknull.

Robyn Mackenzie, yang sedang menggembalakan ternak bersama suaminya Stuart di tanah milik mereka ketika mereka menemukan tulang-belulang itu, mendirikan Museum Sejarah Alam Eromanga untuk menampung temuan itu.

Sebuah petak penemuan lebih lanjut dari kerangka dinosaurus di daerah itu, bersama dengan rak batu yang diyakini sebagai jalur sauropoda, masih menunggu studi ilmiah penuh.

“Palaeo Tourism telah berkembang pesat secara global sehingga kami mengharapkan banyak minat internasional ketika perbatasan kami dibuka kembali,” kata Mackenzie, yang sekarang menjadi ahli paleontologi lapangan.

Hocknull mengatakan spesimen dinosaurus yang lebih besar sedang menunggu untuk ditemukan, mengingat sauropoda pemakan tumbuhan umumnya dimangsa oleh theropoda besar.

“Kami telah menemukan beberapa dinosaurus theropoda kecil di Australia … tetapi itu tidak akan mengganggu Australotitan, yang menunjukkan bahwa ada dinosaurus pemangsa yang sangat besar di suatu tempat. Kami hanya belum menemukannya,” ujarnya. (wib)

Tags: DinosaurusIlmuwan AustraliaSpesies Baru

Berita Terkait.

tibet
Internasional

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:20
siswa
Internasional

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:02
Kredit BCA Tembus Rp1.017 Triliun, Pembiayaan UKM Tumbuh 6,9 Persen
Internasional

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:07
Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB
Internasional

Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:17
Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada
Internasional

Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:57
aidi
Internasional

BKSAP DPR Soroti Larangan Jilbab di Azerbaijan: Bukan Simbol Ekstremisme

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.