• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemkot Palu Tawarkan Empat Opsi Relokasi Korban Gempa Petobo

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 30 Mei 2021 - 22:11
in Nusantara
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat memaparkan kondisi terkini kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kota itu dihadapan korban gempa dan likuefaksi Kelurahan Petobo yang berlangsung di kawasan hunian sementara (huntara) kelurahan tersebut, Minggu (30/5/2021). Foto: Antara/Moh Ridwan

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat memaparkan kondisi terkini kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kota itu dihadapan korban gempa dan likuefaksi Kelurahan Petobo yang berlangsung di kawasan hunian sementara (huntara) kelurahan tersebut, Minggu (30/5/2021). Foto: Antara/Moh Ridwan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah menawarkan empat opsi model relokasi kepada korban gempa dan likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, karena tidak ada kejelasan status lahan untuk pembangunan hunian tetap di wilayah tersebut.

“Empat tawaran ini saya kembalikan kepada masyarakat mau atau tidak. Kalau tidak mau mari kita cari solusi lain supaya kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi khusus warga Kelurahan Petobo secepatnya bisa terlaksana,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat tatap muka dengan korban likuefaksi Petobo membahas persoalan huntap, di Palu, seperti dilansir Antara Minggu (30/5/2021).

BacaJuga:

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas

Gempa Bumi Guncang Wilayah Jember di Jawa Timur, Pusat Episenter di Darat

Batik Sekar Rinambat Curi Perhatian di Wastra Batik Festival 2026, Bukti UMKM Binaan PEPC Makin Berdaya Saing

Wali kota menilai, empat tawaran tersebut sebagai solusi dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi penyintas Petobo atas ketidakpastian lahan untuk pembangunan huntap di wilayah tersebut karena sedang bersengketa.

Oleh karena itu, Pemkot Palu meminta korban gempa dan likuefaksi menentukan sikap atas empat tawaran yang di sampaikan.

Empat opsi itu yakni relokasi ke kawasan huntap Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, kemudian relokasi ke kawasan huntap Talise, Kecamatan Mantikulore dan relokasi ke huntap Desa Pombewe, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi serta relokasi ke Desa Ngata Baru yang juga masuk di wilayah administrasi Sigi.

“Pemkot Palu tidak mampu membiayai pembebasan lahan huntap di area 800 meter perbatasan Kota Palu dan Sigi di wilayah Petobo karena pemilik lahan mematok harga pembebasan Rp500 ribu per meter. Kami sudah menghitung biaya pembebasan lahan membutuhkan dana Rp100 miliar lebih,” ujar Hadianto.

Ahmad G Lemba, salah satu tokoh Pemuda Kelurahan Petobo mengatakan, mewakili aspirasi masyarakat setempat, mereka tidak ingin di relokasi ke kawasan relokasi yang sudah disiapkan pemerintah, karena masih ada lahan cukup luas di kelurahan tersebut.

Menurut dia, lahan yang semula direncanakan menjadi tempat pembangunan huntap untuk warga setempat masih bisa dilakukan upaya negosiasi oleh pemerintah.

“Pemerintah memiliki kewenangan melakukan upaya negosiasi ulang, paling tidak harga yang dipatok Rp500 ribu per meter bisa ditekan sehingga pembiayaannya tidak membengkak. Pada intinya warga terdampak yang kehilangan rumah atas dampak gempa dan likuefaksi 2018 lalu tidak mau di relokasi,” kata Ahmad menuturkan.

Dikesempatan itu, Kepala Balai Penyediaan Perumahan Sulawesi II Suko Wiyono menambahkan, kesiapan huntap yang sudah terbangun saat ini di kawasan relokasi huntap Pombewe, Kabupaten Sigi kurang lebih 400 unit di fasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Ini kondisi hunian yang sudah siap di tempati. Kawasan huntap Pombewe juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung antara lain jaringan air bersih, jaringan listrik, ruang terbuka hijau dan jalan lingkungan termasuk sistem pengolahan air limbah terpadu,” katanya.

Dari pertemuan itu, muncul opsi tambahan atas usulan warga setempat yakni melakukan upaya negosiasi pembebasan lahan oleh pemerintah dengan kemampuan dana Pemkot Rp100 per meter. (bro)

Tags: Pemkot Palurelokasi korban gempa Petobo

Berita Terkait.

PHR-Disabilitas
Nusantara

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas

Senin, 29 Juni 2026 - 18:01
Gempa-Jember
Nusantara

Gempa Bumi Guncang Wilayah Jember di Jawa Timur, Pusat Episenter di Darat

Senin, 29 Juni 2026 - 08:29
Batik
Nusantara

Batik Sekar Rinambat Curi Perhatian di Wastra Batik Festival 2026, Bukti UMKM Binaan PEPC Makin Berdaya Saing

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:04
Gempa-Lampung
Nusantara

Jelang Subuh, Bandar Lampung Dihantam Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,9

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:17
ntb
Nusantara

Krisis Air Meluas, Kemarau Bikin Ribuan Warga di Jateng dan NTB Menjerit

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:19
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Nusantara

Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:14

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1634 shares
    Share 654 Tweet 409
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang
Olahraga

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Editor Folber Siallagan
Senin, 29 Juni 2026 - 22:11

INDOPOSCO.ID - Timnas Brasil akan ditantang Timnas Jepang dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel sengit perebutan tiket ke...

SelengkapnyaDetails
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.