• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 23 Mei 2021 - 19:13
in Nasional
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia, Yohannes Harry Sirait dalam pelantikan DPP GEMPAR Indonesia di Jakarta, Sabtu (22/5).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia, Yohannes Harry Sirait dalam pelantikan DPP GEMPAR Indonesia di Jakarta, Sabtu (22/5).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran generasi muda sangat dibutuhkan untuk merealisasikan visi Indonesia Emas 2045 yang sering disampaikan Presiden RI, Joko Widodo. Bahkan, generasi muda adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut.

“Bonus demografi Indonesia terjadi lebih cepat, dimana berdasarkan sensus 2020 penduduk usia produktif kita sudah mencapai 70,72 persen. Jadi kalau generasi mudanya loyo, maka itu menjadi beban negara,” ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia, Yohannes Harry Sirait dalam pelantikan DPP GEMPAR Indonesia di Jakarta, Sabtu (22/5).

BacaJuga:

DPR Tegaskan Kekerasan Seksual terhadap Anak Pantang Diselesaikan dengan Restorative Justice

Menkop dan Agrinas Palma Sinergi Bangun Ekosistem Sawit Berbasis Koperasi

Penghargaan PBB untuk Siskeudes Perkuat Komitmen Integrasi Tata Kelola Keuangan Desa

Tapi kalau generasi mudanya bangkit, maka transformasi Indonesia menjadi negara maju akan bisa terwujud. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini merupakan peluang untuk generasi muda berkembang lebih cepat.

“Memang ada juga efek negatifnya, kita lihat banyak generasi muda terpapar radikalisme, hedonisme lewat media sosial. Tapi banyak sekali anak muda yang melakukan terobosan lewat media sosial dan teknologi,” tuturnya.

Oleh karena itu, generasi muda harus menggunakan beragam teknologi yang ada untuk mengembangkan kapasitas diri dan sekitarnya. Percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah selama 6 tahun terakhir patut diapresiasi. Namun, yang tidak kalah penting juga adalah peningkatan kualitas SDM.

“Infrastruktur merata, harga-harga sudah mulai sama di seluruh daerah, itu bagus. Sekarang saatnya memastikan, kualitas pendidikan yang diterima siswa di Jawa, sama dengan yang diterima putra-putri di Kalimantan, Maluku dan Papua. Sebab, bagaimanapun, yang paling utama adalah manusianya,” tegas Yohanes.

Sementara, Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi terobosan yang dilakukan Gempar Indonesia. Zainut berharap kemitraan dengan Gempar terus diperkuat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

“Kemitraan antara pemerintah dengan Generasi Muda Pembaharu Indonesia selama ini telah terjalin dengan baik dan untuk itu ke depan mari kita tingkatkan kerja sama ini,” tuturnya.

Zainut juga mengajak Gempar untuk terus mensosialisasikan moderasi beragama. Sebab, ekstrem kiri maupun kanan dalam beragama, merupakan ancaman bagi kerukunan berbangsa dan bernegara.

Senada, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Romo Benny Susetyo juga mengapresiasi Gempar yang konsisten mensosialisasikan dan merawat Pancasila. Benny mengajak Gempar untuk terus mengkampanyekan dan mendorong pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Demokrasi Pancasila itu tidak mengenal tirani minoritas maupun tirani mayoritas, yang ada adalah keadaban yang dasarnya Ketuhanan yang Maha Esa. Maka nalar demokrasi yang dibangun dari keadaban Pancasila adalah bagaimana demokrasi itu menjunjung martabat manusia,” kata dia. (arm)

Tags: Gempar IndonesiaIndonesia Emas 2045Yohannes Sirait

Berita Terkait.

Perundungan
Nasional

DPR Tegaskan Kekerasan Seksual terhadap Anak Pantang Diselesaikan dengan Restorative Justice

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:46
Menkop
Nasional

Menkop dan Agrinas Palma Sinergi Bangun Ekosistem Sawit Berbasis Koperasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:26
Rini
Nasional

Penghargaan PBB untuk Siskeudes Perkuat Komitmen Integrasi Tata Kelola Keuangan Desa

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:06
Media-Sosial
Nasional

Kolom Komentar Diserbu Judol, Bot Berkedok Cewek Cantik Berkeliaran

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:45
Es-Abadi
Nasional

BMKG: Es Abadi Papua Terancam Lenyap di Akhir 2026 atau Awal 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:25
Wamendagri
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Pemda Prioritaskan Urusan Pendidikan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1645 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2112 shares
    Share 845 Tweet 528
Ronaldo
Olahraga

Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

Editor Laurens Dami
Kamis, 2 Juli 2026 - 21:36

INDOPOSCO.ID - Timnas Portugal akan menghadapi Timnas Kroasia dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) besok. Duel sarat...

SelengkapnyaDetails
Belgia

Belgia Menang Kontroversial di Babak Gugur Piala Dunia, Pelatih Senegal Tetap Legawa

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:02
Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:22
Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:56
Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:35
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.