• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Heboh di Korea, Seorang Lajang Punya Anak dari Donor Sperma

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 22 Mei 2021 - 16:59
in Internasional
indoposco

Sayuri (instagram/sayuriakon13)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sayuri, tokoh asal Jepang di Seoul yang kerap menghiasi layar kaca Korea Selatan, mengabadikan pengalamannya sebagai orangtua tunggal di acara reality show “The Return of Superman”, di mana para pesohor Korea Selatan mengasuh anak tanpa bantuan istri.

Sayuri yang statusnya tidak menikah memiliki putra bernama Zen lewat inseminasi buatan. Keterlibatannya dalam reality show tersebut jadi perhatian karena dia adalah orang pertama yang memperlihatkan kehidupan sebagai orangtua tunggal di acara yang tayang sejak 2013.

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Dilansir Yonhap, keseharian Sayuri yang terekam dalam kamera tidak berbeda dari anggota “Superman” lain, kerepotan orangtua pada umumnya ketika mengasuh anak.

“Saya harus mencintainya lebih dari ibu-ibu lain,” kata Sayuri di acara itu. “Saya harap dia tidak merasa kesepian atau ingin sesuatu yang lebih, meski tanpa ayah.”

November lalu, aktris dan penulis Jepang yang memulai karier hiburan di Korea lewat “Global Talk Show” pada 2007 mengungkapkan lewat media sosial bahwa dia menjadi ibu dari seorang putra menggunakan bank sperma di Jepang.

Sayuri memutuskan memiliki anak lewat bantuan bank sperma karena dikejar waktu akibat penyakit ovarium.

“Saya cuma punya dua pilihan yang tersisa saat itu, segera menikahi pria yang tidak saya cintai dan mengupayakan bayi tabung, atau melahirkan dan membesarkan anak sendirian,” katanya dalam wawancara dengan KBS pada November. “Saya tidak sanggup memilih yang pertama.”

Perempuan 41 tahun itu pergi ke Jepang karena hampir tidak mungkin perempuan lajang memiliki bayi tabung atau mengadopsi anak di Korea Selatan.

Berdasarkan pedoman Korean Society of Obstetrics and Gynecology, dokter hanya bisa melakukan inseminasi buatan kepada pasangan suami istri, jadi perempuan lajang tidak bisa mengikuti program bayi tabung.

“Saya tahu penting bagi seorang anak untuk punya ayah, tapi penting juga menerima hal yang berbeda,” katanya. “Saya menyayangi anjing piaraan saya. Kami tidak terhubung dengan darah, tapi kami adalah keluarga karena menghabiskan waktu bersama.”

Kasus Sayuri adalah simbol melemahnya bentuk keluarga tradisional di Korea Selatan. Sebagian kaum konservatif menyatakan bahwa pilihannya untuk menjadi seorang ibu tunggal dapat merusak konsep keluarga yang “pantas” dan mendorong bentuk-bentuk keluarga yang menyimpang dari pola perkawinan dan persalinan yang “normal”.

Tapi masyarakat juga mendukung Sayuri dan mengatakan sekarang waktunya mengubah konsep sosial keluarga dan merangkul keberagaman.

Statistik terbaru menunjukkan semakin banyak orang Korea yang tidak menikah dan memiliki anak.

Berdasarkan data pemerintah, persentase rumah tangga yang terdiri dari orangtua dan anak yang tidak menikah turun dari 29,8 persen pada 2019 dari 37 persen pada 2010. Sebaliknya, tipe keluarga baru seperti rumah tangga terdiri dari satu orang naik menjadi 30,2 persen dari 23,89 persen pada periode yang sama.

Jumlah pasangan yang menikah di Korea Selatan mencapai titik terendah sepanjang masa pada 2020 menjadi 214.000. Pada 2020, jumlahnya 326.000.

Sementara jumlah bayi yang lahir juga menurun tajam, total angka kelahiran di negara itu mencapai rekor terendah 0,84 tahun lalu. Selain itu, semakin banyak anak muda yang menganggap tidak perlu menikah.

Sebuah survei baru-baru ini menunjukkan bahwa 60,9 persen dari mereka yang berusia 13-24 tahun mengatakan mereka tidak harus menikah, naik dari 49 persen dalam jajak pendapat sebelumnya yang dilakukan pada 2017.

Dengan latar belakang ini, pemerintah Korea Selatan meluncurkan rencana kebijakan jangka panjangnya untuk memperluas definisi keluarga untuk mengakui pasangan yang belum menikah yang tinggal bersama, keluarga asuh, dan rumah tangga dengan anggota tunggal.

Berdasarkan hukum saat ini, hanya unit yang dibentuk lewat pernikahan, darah dan adopsi yang dianggap sebagai keluarga, dan memenuhi syarat mendapat tunjangan kesejahteraan sosial dan perlindungan hukum.

Pada saat yang sama, pemerintah juga akan mendiskusikan apakah akses donor sperma diperbolehkan untuk perempuan yang tidak menikah, setelah membuat jajak pendapat publik. (bro)

Tags: Donor SpermaKorea SelatanSayuri

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5537 shares
    Share 2215 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.