• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Dalam Dua Hari, India Catatkan 4.000 Kematian Akibat Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:11
in Headline
indoposco

Seorang pasien menerima perawatan di dalam bangsal COVID-19 rumah sakit yang dikelola pemerintah India. (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – India mencatat lebih dari 4.000 kematian akibat Covid-19 selama dua hari berturut-turut, sementara infeksi tetap di bawah 400.000 kasus dalam empat hari terakhir, meskipun virus telah merajalela di daerah pedesaan di mana kasus-kasus dapat tidak dilaporkan karena kurangnya pengujian.

Para ahli tetap tidak yakin kapan angka infeksi akan mencapai puncaknya dan kekhawatiran berkembang tentang penularan varian yang mendorong infeksi di India dan menyebar ke seluruh dunia.

BacaJuga:

Ketum MUI: Jangan Berlindung di Balik HAM untuk Benarkan Korupsi dan LGBT

Polisi Dalami Laporan Intimidasi dr. Icha oleh Anggota DPRD TTU

Polisi Ungkap Detail Luka Tembak pada Jenazah Pilot AS Nicholas F. Goselin

Bhramar Mukherjee, seorang profesor epidemiologi di Universitas Michigan, mengatakan sebagian besar model telah memperkirakan puncak infeksi di India pada minggu ini, dan bahwa negara tersebut dapat melihat tanda-tanda tren itu. Namun, jumlah kasus baru setiap hari cukup besar untuk membebani rumah sakit, katanya di Twitter.

“Kata kuncinya adalah optimisme hati-hati,” cuitnya seperti dikutip Antara, Kamis (13/5/2021).

Situasinya sangat buruk di daerah pedesaan Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India dengan populasi lebih dari 230 juta jiwa. Gambar-gambar televisi menunjukkan keluarga-keluarga yang menangisi orang mati di rumah sakit pedesaan atau menginap di bangsal untuk merawat orang sakit.

Mayat-mayat telah terdampar di Sungai Gangga, sungai yang mengalir melalui negara bagian India, karena krematorium kewalahan menangani jenazah dan kayu untuk pembakaran pembakaran jenazah sangat sedikit.

“Statistik resmi tidak memberi Anda gambaran tentang pandemi dahsyat yang mengamuk di pedesaan UP,” tulis aktivis terkenal dan politisi oposisi Yogendra Yadav di The Print, merujuk pada pedesaan Uttar Pradesh.

“Ketidaktahuan yang meluas, kurangnya fasilitas pengujian yang dekat atau memadai, batasan resmi dan tidak resmi pada pengujian dan penundaan yang berlebihan dalam laporan pengujian berarti bahwa di desa-desa hampir tidak ada yang dites, sementara sejumlah orang mengeluhkan demam yang luar biasa,” tulis dia.

Menurut data kementerian kesehatan, India memiliki 362.727 infeksi baru Covid-19 selama 24 jam terakhir sementara kematian naik 4.120. Lonjakan infeksi telah disertai dengan perlambatan vaksinasi, meskipun Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa vaksinasi akan terbuka untuk semua orang dewasa mulai 1 Mei.

Dua negara bagian yaitu Karnataka, yang mencakup pusat teknologi Bengaluru, dan Maharashtra, yang mencakup Mumbai, telah mengumumkan akan menghentikan sementara vaksinasi untuk orang berusia 18-44 tahun karena mereka memprioritaskan warganya yang berusia di atas 45 tahun yang membutuhkan dosis kedua vaksin.

India adalah produsen vaksin terbesar di dunia, tetapi persediaannya menipis karena permintaan yang sangat besar. Hingga Kamis, India telah memberi vaksin dosis penuh bagi lebih dari 38,2 juta orang, atau sekitar 2,8 persen dari populasinya yang mencapai 1,35 miliar jiwa. (wib)

Tags: covid-19India

Berita Terkait.

Ketum MUI: Jangan Berlindung di Balik HAM untuk Benarkan Korupsi dan LGBT
Headline

Ketum MUI: Jangan Berlindung di Balik HAM untuk Benarkan Korupsi dan LGBT

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:03
icha
Headline

Polisi Dalami Laporan Intimidasi dr. Icha oleh Anggota DPRD TTU

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:14
Sebastian
Headline

Polisi Ungkap Detail Luka Tembak pada Jenazah Pilot AS Nicholas F. Goselin

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:03
Rupiah
Headline

Ekonom: Potensi Umat Besar, Tapi Kekuatan Ekonominya Masih Loyo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:11
Raja-Juli
Headline

Acceptance of Envelope From Kuantan Singingi Regent Could Constitute Criminal Offense, Legal Expert Says

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47
Raja-Juli
Headline

Terima Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Dinilai Penuhi Unsur Pidana

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2266 shares
    Share 906 Tweet 567
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    760 shares
    Share 304 Tweet 190
Ronaldo
Olahraga

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 19:15

INDOPOSCO.ID - Megabintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo enggan memusingkan laga hidup-mati melawan Timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 16:46
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.