• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tokoh China Berlomba Boikot Brand Fesyen Barat

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 9 Mei 2021 - 15:11
in Internasional
Kolase tangkapan layar dari laman Burberry, memperlihatkan sejumlah model memamerkan karya terbaru dari rumah mode Burberry untuk koleksi busana wanita Musim Gugur/Dingin 2021. Foto: Antara/Burberry.com

Kolase tangkapan layar dari laman Burberry, memperlihatkan sejumlah model memamerkan karya terbaru dari rumah mode Burberry untuk koleksi busana wanita Musim Gugur/Dingin 2021. Foto: Antara/Burberry.com

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selebritas dan politisi China berlomba untuk menjauhkan diri dari merek barat saat Beijing meningkatkan peringatan untuk menghukum siapapun yang membuat tuduhan pelanggaran di Xinjiang, termasuk perusahaan mode yang memboikot kapas di kawasan itu.

Brand fesyen Inggris, Burberry, adalah salah satu target brand fesyen terkemuka dari sekian brand yang diboikot. Aktor Zhou Dongyu dilaporkan The Guardian telah mengakhiri posisinya sebagai duta merek Burberry. Tidak lama kemudian motif tartan khas Burberry juga dihapus dari video game populer China.

BacaJuga:

AS Tak Beritikad Baik, Iran Ragu Kembali ke Meja Perundingan

Kemlu Kecam Keras Aksi Provokatif Israel di RS Indonesia Gaza

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Belakangan, seorang anggota parlemen Hong Kong mengunggah foto dirinya yang dicerca sambil menatap dengan sedih tiga syal Burberry. Dalam unggahannya, politisi itu menyatakan berjanji untuk tidak memakai ketiga syal itu lagi.

Selain Burberry, perusahaan pakaian ritel asal Swedia, H&M, dihapus dari internet berbahasa Mandarin dalam semalam, tokonya dihapus dari peta, aplikasi ride-hailing dan aplikasinya dihapus dari toko online. Produk-produk H&M hilang dari pasar online China.

China menjatuhkan sanksi pada anggota parlemen Inggris, pengacara dan akademisi dalam kasus perselisihan Xinjiang. Wilayah Xinjiang memproduksi lebih dari seperlima kapas dunia dan lebih dari empat perlima kapas di China, tetapi ada tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dalam produksi termasuk kerja paksa orang Uighur dan orang minoritas Muslim Turki lainnya.

Keprihatinan yang meningkat tentang praktik-praktik pelecehan, yang dikemukakan oleh para juru kampanye, konsumen, dan pejabat di barat, mengarah pada janji bahwa praktik tersebut akan dihapus dari rantai pasokan.

Dalam banyak kasus, janji-janji itu sudah lama dibuat. Salah satu brand barat yang membuat komitmen itu pada tahun lalu adalah H&M.

Namun kemarahan yang terlambat di antara konsumen China tentang boikot ini rupanya dipicu oleh artikel di media pemerintah, saat Beijing menjatuhkan sanksi kepada politisi dan peneliti Eropa -termasuk Inggris- atas apa yang disebutnya “kebohongan dan disinformasi” tentang Xinjiang.

Beberapa merek termasuk Muji dan Fila menanggapi boikot tersebut dengan menggarisbawahi komitmen mereka untuk menggunakan kapas dari Xinjiang, pengingat akan pentingnya China sebagai salah satu pasar mode terbesar dan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Perusahaan fesyen Jerman Hugo Boss, yang sempat terkenal karena penganiayaan terhadap pekerja paksa selama perang dunia kedua ketika memasok seragam Nazi, melakukan upaya yang dinilai ceroboh untuk menenangkan pelanggan di China dan kritikus pertanian kapas Xinjiang.

Hugo Boss mengunggah pesan di media sosial China yang berjanji untuk “terus membeli dan mendukung kapas Xinjiang”. Namun media lokal melaporkan, bahwa ada pernyataan bahasa Inggris di situs perusahaa fesyen itu yang mengatakan “HUGO BOSS belum membeli barang apa pun yang berasal dari wilayah Xinjiang dari pemasok langsung”.

Burberry, seperti banyak brand lainnya yang menghadapi reaksi keras di China, adalah anggota dari Better Cotton Initiative, sebuah kelompok yang mempromosikan produksi kapas yang berkelanjutan dan mengatakan pada Oktober 2020 bahwa pihaknya menangguhkan persetujuannya atas kapas yang bersumber dari Xinjiang, dengan alasan masalah hak asasi manusia.

Agensi Zhou mengatakan pada hari Kamis bahwa Burberry belum “secara jelas dan terbuka menyatakan pendiriannya terhadap kapas dari Xinjiang”.

Tencent kemudian menghapus item pakaian Burberry dari video game Honor of Kings.

Perusahaan fesyen ritel lain yang menjadi sasaran pelanggan dan selebriti termasuk Adidas, yang ditinggalkan oleh penyanyi Eason Chan dan Angelababy dari Hong Kong. Uniqlo yang kehilangan aktor Ni Ni dan Jing Boran, dan Puma yang ditinggalkan oleh Gulnazar, seorang aktor Uighur.

Ketegangan antara kritik terhadap pelanggaran hak asasi manusia di China, dan iming-iming ratusan juta konsumennya kian meningkat menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing yang direncanakan pada Februari 2022. Gelaran olah raga ini menjadi fokus bagi para aktivis yang melobi untuk tindakan yang lebih tegas.

China menolak tuduhan pelecehan dan mengatakan kamp interniran dan tindakan keamanan lainnya di Xinjiang adalah bagian dari kampanye melawan ekstremisme dan terorisme, demikian The Guardian dikutip seperti dilansir Antara, Minggu (9/5/2021). (bro)

Tags: boikot brand fesyen baratChina

Berita Terkait.

iran
Internasional

AS Tak Beritikad Baik, Iran Ragu Kembali ke Meja Perundingan

Kamis, 23 April 2026 - 05:05
spanduk
Internasional

Kemlu Kecam Keras Aksi Provokatif Israel di RS Indonesia Gaza

Rabu, 22 April 2026 - 22:22
Trump
Internasional

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Rabu, 22 April 2026 - 09:44
Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31
Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS
Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 23:49
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Internasional

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Selasa, 21 April 2026 - 23:21

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1324 shares
    Share 530 Tweet 331
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.