• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Puing Roket China Kembali Masuk Atmosfer

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 9 Mei 2021 - 10:55
in Internasional
Roket Long March-5, yang membawa wahana antariksa Chang'e-5, meluncur dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang, di pesisir provinsi pulau Hainan, China selatan, Selasa (24/11/2020). Foto: Antara/Xinhua-Jin Liwang/hp

Roket Long March-5, yang membawa wahana antariksa Chang'e-5, meluncur dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang, di pesisir provinsi pulau Hainan, China selatan, Selasa (24/11/2020). Foto: Antara/Xinhua-Jin Liwang/hp

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Puing-puing roket terbesar China yang diluncurkan pekan lalu diperkirakan akan masuk kembali ke atmosfer dalam beberapa jam mendatang, kata pusat pelacakan Eropa dan AS pada Sabtu (8/5/2021).

Meskipun masih ada berbagai perkiraan di mana roket akan mendarat, tampaknya semakin besar kemungkinan roket itu tidak akan menghantam Amerika Serikat.

BacaJuga:

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Kementerian luar negeri China mengatakan pada Jumat (7/5/2021) bahwa sebagian besar puing akan terbakar saat masuk kembali ke atmosfer dan sangat tidak mungkin menyebabkan kerusakan.

Sebelumnya, militer AS mengatakan bahwa apa yang disebutnya masuk kembali ke atmosfer yang tidak terkendali telah dilacak oleh Komando Luar Angkasa AS.

Komando Luar Angkasa AS memperkirakan masuk kembali ke atmosfer akan terjadi pada 02.11 GMT pada Minggu (9/5/2021), plus atau minus satu jam, sementara Center for Orbital Reentry and Debris Studies (CORDS) di Aerospace Corporation, pusat penelitian dan pengembangan yang berfokus pada ruang angkasa yang didanai pemerintah AS, memperbarui prediksinya untuk dua jam di kedua sisi 03.02 GMT dengan roket kembali memasuki Pasifik.

Pengawasan dan Pelacakan Luar Angkasa UE (EU SST) mengatakan prediksi terbaru untuk waktu masuknya kembali badan roket Long March 5B adalah 139 menit di kedua sisi pukul 02.32 GMT pada Minggu.

EU SST mengatakan probabilitas statistik dari dampak landasan di daerah berpenduduk “rendah”, tetapi mencatat bahwa sifat objek yang tidak terkendali membuat prediksi tidak pasti.

Space-Track, yang melaporan data yang dikumpulkan oleh Komando Luar Angkasa AS, memperkirakan puing-puing tersebut akan masuk kembali ke Cekungan Mediterania.

Ahli astrofisika yang berbasis di Harvard, Jonathan McDowell, mengatakan di Twitter bahwa Amerika Serikat diyakini aman dari dampak potensial, tetapi prediksi baru-baru ini masih melacaknya dari Kosta Rika hingga Australia dan Selandia Baru.

Melaju dengan kecepatan sekitar 4,8 mil per detik, perbedaan hanya satu menit dalam waktu masuk kembali berarti perbedaan ratusan mil di darat.

“Ini sulit untuk diprediksi dan bukan pengukuran yang tepat,” tulis Space-Track di Twitter.

Lebih banyak misi di masa depan

Long March 5B – terdiri dari satu badan inti roket dan empat peluncur – lepas landas dari pulau Hainan China pada 29 April dengan modul Tianhe tak berawak, yang akan menjadi tempat naung di stasiun luar angkasa permanen China. Roket tersebut akan diikuti oleh 10 misi lagi untuk menyelesaikan stasiun itu.

Roket Long March 5 telah menjadi bagian integral dari ambisi luar angkasa jangka pendek China – mulai dari pengiriman modul dan awak stasiun luar angkasa yang direncanakan hingga peluncuran wahana penjelajahan ke Bulan dan bahkan Mars.

Long March yang diluncurkan minggu lalu adalah pengiriman kedua dari varian 5B sejak penerbangan perdananya pada Mei tahun lalu.

McDowell sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa ada kemungkinan potongan-potongan roket itu bisa jatuh di darat, mungkin di daerah berpenduduk, seperti pada Mei 2020, ketika potongan-potongan dari Long March 5B pertama jatuh di Pantai Gading, merusak beberapa bangunan. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Puing-puing dari peluncuran roket China biasa jatuh di China. Pada akhir April, pihak berwenang di kota Shiyan, Provinsi Hubei, mengeluarkan pemberitahuan kepada orang-orang di sekitar kabupaten tersebut untuk mempersiapkan evakuasi karena bagian-bagian roket diperkirakan akan mendarat di daerah tersebut.

” Masuknya kembali ke atmosfer Long March 5B tidak biasa karena selama peluncuran, tahap pertama roket mencapai kecepatan orbit, bukan jatuh dalam jangkauan seperti yang biasa dilakukan,” kata Aerospace Corporation dalam sebuah posting blog.

“Badan roket yang kosong sekarang berada dalam orbit elips di sekitar Bumi di mana roket itu ditarik menuju atmosfer yang tidak terkendali.”

Badan inti roket yang kosong telah kehilangan ketinggian sejak minggu lalu, tetapi kecepatan peluruhan orbitnya tetap tidak pasti karena variabel atmosfer yang tidak dapat diprediksi.

Ini adalah salah satu bagian terbesar dari puing-puing ruang angkasa yang kembali ke Bumi, dengan para ahli memperkirakan berat keringnya sekitar 18 hingga 22 ton.

Badan inti dari Long March 5B pertama yang kembali ke Bumi tahun lalu memiliki berat hampir 20 ton, hanya dilampaui oleh puing-puing dari pesawat ulang-alik Columbia pada 2003, stasiun luar angkasa Salyut 7 Uni Soviet pada 1991, dan Skylab NASA pada 1979. (bro)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: Puing Roket ChinaRoket China

Berita Terkait.

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta
Internasional

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 23:54
Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata
Internasional

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata

Minggu, 26 April 2026 - 21:11
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 23:02
Macron
Internasional

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50
Abbas-Araghchi
Internasional

Usai dari Pakistan, Menlu Iran ke Oman dan Rusia Tanpa Temui Utusan AS

Sabtu, 25 April 2026 - 17:46
Sergey-Lavrov
Internasional

Kritik Pedas Rusia: Motivasi Utama Militer AS Hanyalah Minyak

Sabtu, 25 April 2026 - 16:45

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.