• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Safari Parpol PKS, Pengamat: Curi Start 2024

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 5 Mei 2021 - 11:42
in Nasional
indoposco

Ilustrasi parpol peserta pemilu.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Safari PKS ke sejumlah partai politik (parpol) Islam dan nasionalis tentu mempunyai banyak motif politik. Pernyataan tersebut diungkapkan Pengamat Komunikasi Politik M Jamiluddin Ritonga melalui gawai, Rabu (5/5/2021).

Menurut dia, PKS ingin menyatakan ke publik bahwa partainya ingin berdampingan harmonis dengan semua parpol di Indonesia. PKS ingin membangun Indonesia bersama parpol lain tanpa membedakan Islam atau nasionalis.

BacaJuga:

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Sebut Data BPS Tak Kredibel, Ekonom: Hanya Ingin Menyenangkan Presiden

“Kesan ini ingin dibangun PKS mengingat sebagian anggota masyarakat masih menilai partainya lebih condong ke Wahabi. Melalui safari ke beragam parpol, kesan itu ingin ditanggalkan,” ungkapnya.

Kemungkinan lain safari PKS adalah untuk menjajaki kemungkinan koalisi pada pilpres 2024. Disini PKS ingin membuka peluang seluas-luasnya berkoalisi dengan parpol Islam, parpol nasionalis, serta perpaduan parpol Islam dan nasionalis.

“PKS tampaknya tak ingin berkoalisi dengan tergesa-gesa, sebagaimana yang terjadi pada pilpres sebelumnya. Akibatnya, PKS belum berhasil mengantarkan calonnya menjadi presiden,” katanya.

Karena itu, masih ujar Jamiluddin, peluang koalisi coba dibangun jauh-jauh hari agar masing-masing parpol lebih siap menghadapi pilpres 2024. Harapannya tentu calon yang diusung PKS dapat terpilih pada pilprea 2024.

“PKS melalui safari ke berbagai parpol tampaknya ingin mendapatkan publikasi gratis. Dengan berkunjung ke parpol lain, PKS yakin akan mendapat peliputan luas dari awak media. Hasil publikasi gratis ini tentu menguntungkan bagi partainya, khususnya untuk meningkatkan popularitas PKS,” ucapnya.

Publikasi gratis tersebut, menurutnya, secara langsung dan tidak langsung sudah menjadi bagian kampanye dari PKS. Partai ini dengan halus telah mencuri start berkampanye untuk 2024.

“PKS akan terus menciptakan peristiwa yang bernilai berita agar awak media terus mempublikasikannya. PKS akan mencari beragam momentum agar dapat terus berkampanye,” katanya.

“Pendekatan paling soft akan terus dilakukan sehingga parpol dan masyarakat Indonesia tidak menyadari bahwa PKS sedang berkampanye secara intens dengan frekuensi yang terjaga,” imbuhnya. (nas)

Tags: pksSafari ParpolSafari Politik

Berita Terkait.

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman
Nasional

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:51
Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital
Nasional

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nasional

Sebut Data BPS Tak Kredibel, Ekonom: Hanya Ingin Menyenangkan Presiden

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:51
Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah
Nasional

Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:31
RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora
Nasional

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:02
Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi
Nasional

Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:15

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.