• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dilematis Larangan Mudik, Pengamat Nilai Pemerintah Tidak Tegas

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 5 Mei 2021 - 23:35
in Nusantara
Ilustrasi pemudik di Pelabuhan Merak yang ingin mudik ke Sumatera. Foto: Ist

Ilustrasi pemudik di Pelabuhan Merak yang ingin mudik ke Sumatera. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah telah memutuskan melarang mudik pada lebaran idulfitri tahun 2021. Dalam transportasi pun, telah dikoordinasikan untuk dilakukan penyekatan agar menahan masyarakat tidak pulang kampung.

Selain itu, di berbagai titik perbatasan daerah juga disekat guna menghalau pemudik menggunakan kendaraan pribadi. Namun, pemerintah memberikan pengecualian bagi warga yang hendak berobat dan memiliki kepentingan mendesak dengan syarat tertentu.

BacaJuga:

BNPB: Kebakaran TPA Troketon Klaten Berdampak pada 1.485 Warga

Dipimpin Andra Soni, Banten Masuk Lima Besar Investasi Nasional

Tiga Ranperda Inisiatif Resmi Jadi Perda, DPRD Klungkung Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Berdasarkan survei Kementrian Perhubungan (Kemenhub), masih ada 7 persen atau 17,5 juta orang yang masih akan melakukan mudik pada lebaran idulfitri. Sehingga, pelarangan mudik dapat meminimalisir masyarakat yang nekat mudik.

Sebagai antisipasinya, pihak Kepolisian akan melaksanakan Operasi Ketupat Jaya dengan baik dan sungguh-sungguh. Dalam pelaksanaanya, pihak keamanaan akan menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi.

Meski demikian, ada asumsi yang berbeda dari pengamatan Uday Suhada. Menurutnya, kebijakan pelarangan mudik dinilai membingungkan masyarakat. Mengingat, tempat wisata, hiburan dan pusat perbelanjaan tidak dilarang beroperasi.

Padahal, hal itu sama-sama menimbulkan kerumunan. Tidak ada jaminan juga orang yang datang ke pusat perbelanjaan dan wisata dapat terbebas dari Covid-19.

“Kebijakan pemerintah dalam hal larangan mudik ini membingungkan masyarakat. Sebab di sisi lain, tempat hiburan, pusat perbelanjaan dibuka,” katanya saat dihubungi, Rabu (5/5/2021).

Atas hal itu, pengamat kebijkan publik itu menilai pemerintah tidak tegas dalam menentukan kebijakan. Terlebih, tidak sedikit masyarakat yang mengeluh dan bingung terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani penularan Covid-19.

“Menurut saya, kebijakan pemerintah untuk pelarangan mudik tidak tegas. Artinya membingungkan masyarakat,” ungkapnya.

Sehingga, kebingungan masyarakat yang mendorong hasratnya untuk tetap melakukan mudik. Ditambah, tidak sedikit para perantau pada momentum lebaran tahun 2021 tidak mudik, karena dilarang pemerintah.

Secara tidak langsung, hal itu medorong niatnya untuk mudik sebelum pemberlakukan penyekatan pada tanggal 6 Mei 2021 dilakukan petugas.

“Nekat itu karena tidak tegasnya aturan yang dibuat pemerintah,” tegasnya.

Lebih jauh Uday menuturkan, pemahaman masyarakat terhadap bahaya Covid-19 relatif masih rendah. Di sisi lain, faktor itu didukung dengan penindakan hukum dari aparat hukum yang berwenang dinilai tidak jelas.

“Soal pemahaman masyarakat terhadap Covid, memang masih relatif rendah. Didukung dengan fakta di lapangan bahwa keramaian dimana-mana, penegakan hukum tidak jelas,” tuturnya.

Kemudian dengan sendirinya, resiko penularan Covid-19 pada mudik lebaran idulfitri ini seolah-olah diabaikan masyarakat.

“Jadi dengan sendirinya kerinduan untuk mudik melampaui ketakutan mereka terhadap bahayanya Covid-19,” jelasnya. (son)

Tags: Larangan MudikOperasi Ketupat Jaya

Berita Terkait.

klaten
Nusantara

BNPB: Kebakaran TPA Troketon Klaten Berdampak pada 1.485 Warga

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:19
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nusantara

Dipimpin Andra Soni, Banten Masuk Lima Besar Investasi Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:47
Tiga Ranperda Inisiatif Resmi Jadi Perda, DPRD Klungkung Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Nusantara

Tiga Ranperda Inisiatif Resmi Jadi Perda, DPRD Klungkung Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:45
Edarkan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal, Pria di Balikpapan Divonis 1,5 Tahun Penjara
Nusantara

Edarkan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal, Pria di Balikpapan Divonis 1,5 Tahun Penjara

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:30
Gelar Pemusnahan Barang Hasil Penindakan, Bea Cukai Madura Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp19,7 Miliar
Nusantara

Bea Cukai dan BNN Bongkar Jaringan Narkoba di Jambi, Sita 146,59 Gram Sabu dan 766 Butir Ekstasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:35
Dewas KPK Bakal Periksa Etik Staf Berstatus Polri yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Nusantara

Dorong UMKM Naik Kelas, Bea Cukai Jagoi Babang Fasilitasi Ekspor 306,8 Ton Petai ke Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:36

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1119 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.