• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ancaman Pangan Terbesar adalah Regenerasi Petani

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 1 Mei 2021 - 15:32
in Nasional
indoposco

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Slamet menyatakan bahwa ancaman pangan terbesar yang dihadapi di Tanah Air adalah persoalan terkait regenerasi petani atau kurangnya orang muda yang masuk dan bekerja di sektor pertanian Nusantara.

“Mereka (anak muda) akan merasa profesi petani tidak menjanjikan. Padahal di sisi lain, ancaman pangan terbesar kita adalah soal regenerasi petani,” kata Slamet dalam rilis di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

BacaJuga:

Kurban untuk Negeri, PLN Nusantara Power Salurkan 39.863 Paket Daging Kurban ke Masyarakat

Prabowo Instruksikan Sekolah Belajar Bahasa Prancis, DPR Panggil Mendikdasmen

Kemhan Gelar Upacara Penghormatan dan Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Senin

Untuk itu, ujar dia, isu kesejahteraan petani harus menjadi fokus pemerintah.

Pasalnya, lanjutnya, jika kesejahteraan ini tidak hadir pada profesi petani, maka akan memperlebar peluang anak-anak muda Indonesia yang enggan menjadi petani.

Ia juga mengingatkan agar kenaikan harga sejumlah komoditas di momen Ramadhan dan menjelang Idul Fitri nanti harus dirasakan kebermanfaatannya oleh para petani, bukan hanya tengkulak atau pedagang.

“Petani itu menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri. Maka jika ada kenaikan harga, sudah seharusnya mereka menerima manfaatnya,” kata Slamet.

Sebelumnya, Staf Khusus Wakil Presiden Lukmanul Hakim menyatakan krisis regenerasi petani muda menjadi tantangan bagi keberlanjutan sektor pertanian Indonesia, untuk itu perlu inovasi dan kreativitas agar pertanian menarik bagi generasi muda.

“Bertani tidak harus berlumpur, dengan teknologi para milenial dapat bertani tanpa harus berkotor-kotor,” kata Lukmanul Hakim melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (29/4).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah petani menurun dan petani muda hanya 6 persen atau 2,7 juta dari total petani di Tanah Air yang berjumlah 33,4 juta.

Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia M Anwar Bashori menjelaskan BI membuat sejumlah piloting pengembangan pertanian cerdas berbasis teknologi IoT (internet of think) guna meningkatkan produksi dan menjaring generasi muda terjun ke sektor pertanian.

Salah satunya yakni pengembangan Greenhouse Aquaponik untuk budi daya pertanian dan perikanan sebagai upaya untuk menarik pemuda bertani. (bro)

Tags: panganPetaniRegenerasi Petani

Berita Terkait.

np
Nasional

Kurban untuk Negeri, PLN Nusantara Power Salurkan 39.863 Paket Daging Kurban ke Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 02:02
lalu
Nasional

Prabowo Instruksikan Sekolah Belajar Bahasa Prancis, DPR Panggil Mendikdasmen

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:23
ryacudu
Nasional

Kemhan Gelar Upacara Penghormatan dan Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Senin

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:02
polkam
Nasional

Menko Polkam Ingatkan Calon Birokrat Soal Tantangan Geopolitik hingga Kebocoran Negara

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:11
bowo
Nasional

Dino Patti Djalal Usul Prabowo Andalkan Video Call untuk Kurangi Kunker, Singgung Presiden Meksiko

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:18
Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Efisiensi dan Percepat Digitalisasi Birokrasi
Nasional

Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Efisiensi dan Percepat Digitalisasi Birokrasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:08

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3488 shares
    Share 1395 Tweet 872
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2538 shares
    Share 1015 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.