• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Waduh, 1,3 Juta Akun Pengguna Clubhouse Bocor

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 13 April 2021 - 22:42
in Gaya Hidup
indoposco

Ilustrasi. Foto: Instagram/@clubhouseindonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pascakebocoran data yang berjumlah lebih dari satu miliar profil pengguna dari Facebook dan LinkedIn secara massal dan dijual secara online, kali ini giliran aplikasi baru yang sedang naik daun yaitu Clubhouse.

Platform pemula yang tampaknya mengalami nasib yang sama, dengan database SQL (Structured Query Language) yang berisi 1,3 juta akun pengguna Clubhouse yang bocor secara gratis di forum peretas RaidForum.

BacaJuga:

Boy Group Baru IST Entertainment, TUNEXX, Siap Comeback Perdana pada September

IndoBeauty Expo 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Industri Kecantikan Global

Menkes Budi Gunadi Buka IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026, Inovasi Alat Kesehatan Jadi Sorotan

Chairman Lembaga riset siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center), Pratama Persadha mengatakan, data yang bocor berisi berbagai informasi terkait pengguna dari profil Clubhouse, yaitu  id akun, nama akun, nama pengguna, URL foto, tautan ke Twitter dan Instagram, jumlah pengikut, jumlah mengikuti, tanggal pembuatan akun serta profil penggundang.

“Walaupun pihak Clubhouse sudah mengatakan bahwa data tersebut memang tersedia untuk umum dan dapat diakses oleh siapa saja melalui API (Application Programming Interface) mereka, namun mengizinkan semua orang untuk mengumpulkan dan mengunduh bahkan informasi profil publik dalam skala massal dapat menimbulkan konsekuensi bahaya yang mengintai bagi privasi penggunanya,” katanya kepada INDOPOSCO, Selasa (13/4/2021).

Pakar keamanan siber itu menjelaskan, data dari file yang bocor dapat digunakan oleh pelaku kejahatan terhadap pengguna Clubhouse dengan melakukan phishing yang ditargetkan atau jenis serangan rekayasa sosial (Sosial Engineering).

Walaupun di dalam file tidak ditemukan data yang sangat sensitif, seperti detail kartu kredit atau dokumen hukum di arsip yang diposting oleh pelaku ancaman, namun dengan hanya nama profil dan koneksi ke profil media sosial pengguna, maka bagi pelaku penjahat dunia maya sudah cukup untuk menyebabkan kerusakan dan ancaman nyata.

“Pelaku kejahatan dapat menggabungkan informasi yang ditemukan dalam database SQL yang bocor dengan pelanggaran data lain untuk membuat profil terperinci dari calon korban mereka seperti data dari kebocoran Tokopedia, Bhinneka, Bukalapak dan lainnya. Dengan informasi seperti itu, mereka dapat menyerang phising dan rekayasa sosial jauh lebih meyakinkan atau bahkan melakukan pencurian identitas terhadap orang-orang yang informasinya telah terungkap di forum peretas,” jelasnya.

Pratama menuturkan, bagi pengguna clubhouse disarankan waspada. Karena data profil Clubhouse pengguna mungkin telah tersebar dan menjadi incaran para pelaku penipuan. Langkah mitigasinya adalah selalu waspada terhadap pesan atau permintaan terhubung dari orang asing, juga jangan mengaktifkkan Otentikasi Dua Faktor (2FA) di semua akun.

“Selain itu, berhati-hatilah dengan email dan pesan teks phishing yang asing. Jangan sekali – sekali mengklik sesuatu yang mencurigakan atau menanggapi siapa pun yang tidak kita kenal di internet termasuk pelaku kejahatan yang sering mengaku sebagai keluarga atau teman,” tegasnya.

Pemerintah harus melakukan edukasi semaksimal mungkin. Karena peristiwa kebocoran data akan selalu ada. Artinya edukasi sejak dini di jenjang sekolah harus ada. Lalu edukasi lewat jalur kultural seperti pengajian dan arisan di lingkungan masyarakat.

Tanpa edukasi, lanjut dia, ini akan menjadi ancaman serius dalam jangka waktu yang panjang. Karena misalnya dengan bocornya data email dan data pribadi lain, bila pelaku berhasil melakukan takeover email, akhirnya platform lain baik medsos dan marketplace bisa jadi juga berhasil diambil pelaku karena password yang sama.

“Karena itulah masyarakat harus dibekali ilmu sejak dini, sehingga masyarakat ini juga merasa dilindungi, karena sudah cukup banyak aturan Undang-undang (UU) yang mengancam masyarakat dengan hukuman pidana bila melakukan pelanggaran terhadap UU,” tuturnya. (son)

 

Tags: cissrecClubhousePratama Persadhatekno

Berita Terkait.

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Gaya Hidup

Boy Group Baru IST Entertainment, TUNEXX, Siap Comeback Perdana pada September

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:02
indobeauty
Gaya Hidup

IndoBeauty Expo 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Industri Kecantikan Global

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:16
menkes
Gaya Hidup

Menkes Budi Gunadi Buka IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026, Inovasi Alat Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:52
BOYNEXTDOOR Umumkan Jadwal Comeback dengan Album Repackage dan Single Jepang Baru
Gaya Hidup

BOYNEXTDOOR Umumkan Jadwal Comeback dengan Album Repackage dan Single Jepang Baru

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:05
Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Gaya Hidup

Felicia dan Vedra Raih Mobil Listrik Wuling Aira EV di Grand Final The Icon Indonesia 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:03
Daihatsu Perkuat Pendidikan Vokasi, Apresiasi SMK Binaan Berprestasi di GIIAS 2026
Gaya Hidup

Daihatsu Perkuat Pendidikan Vokasi, Apresiasi SMK Binaan Berprestasi di GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2154 shares
    Share 862 Tweet 539
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.