• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan dan Mitra Masifkan Gerakan Serap Gabah Petani

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 6 April 2021 - 21:43
in Nasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementa) terus melakukan gerakan serap gabah petani di seluruh Indonesia, salah satunya wilayah pantura Provinsi Jawa Barat yakni Kabupaten Indramayu, Subang, Karawang, Bekasi dan Cirebon sebagai sentra produksi padi nasional.

Sebagaimana diketahui, gerakan serap gabah petani merupakan upaya jitu pemerintah untuk menstabilkan harga gabah petani yang mengalami penurunan akibat masa panen raya.

BacaJuga:

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

42 Tahun Menunggu, Haedar Nashir Akhirnya Kantongi Kartu Wartawan Utama

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Takmid menyatakan intervensi pemerintah melalui Kementan dengan membetuk tim terpadi Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP) merupakan upaya nyata membantu petani pada masa panen raya saat ini sehingga petani mendapatkan harga beli gabah yang menguntungkan yakni minimal sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 4.200 per kg. Pada bulan April-Mei 2021, terjadi puncak panen raya padi di Kabupaten Indramayu dengan luas panen mencapai 58.533 hektar dengan produksi 373.442 gabah kering giling (GKG) atau setara 214.542 ton beras.

“Alhamdulillah dengan bantuan Kementan, terjadi kesepakatan serap gabah yang dilakukan Komando Strategi Penggilingan (Kostraling,- red) dan Bulog menyerap gabah petani sebesar 35.764 gabah kering giling,” demikian dikatakan Takmid saat rapat koordinasi Gerakan Serap Gabah Petani di Indramayu, Selasa (6/4/2021). Rapat yang diinisiasi Ditjen Tanaman pangan ini dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan Subang, Kepala Dinas Pertanian Indramayu, Kepala Cabang Bulog, KTNA, Perpadi, Kostraling/penggilingan, perwakilan Kodim, penyuluh dan ketua kelompok tani/gabungan kelompok tani.

Takmid menilai dengan adanya komitmen bersama kesangguan serap gabah ini, dipastikan harga gabah pada masa panen raya stabil sesuai dengan HPP dan petani pun dipastikan gembira. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal panen dan serap gabah dengan optimal terutama fokus pada daerah yang mengalami penurunan harga yang terlalu jauh di bawah HPP.

“Panen raya April-Mei 2021 ini kami kawal produksi dan harganya yang menguntungkan petani. Indramayu sebagai produsen beras nomor satu nasional harus optimal menyumbang stok beras nasional yang diikuti jaminan kesejahteraan petani dengan stabilnya harga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Subang, Endang Sutarsa menuturkan tim GSGP Subang bersinergi dengan Bulog siap menyerap gabah petani pada musim panen raya April-Mei 2021 sebesar 24 ribu ton. Terkait harga, kata Endang, rata-rata harga gabah di tingkat petani di setiap kecamatan saat ini stabil bahkan di atas HPP.

“Rencana besok akan dilakukan serap gabah kering paen sekitar 12 ton di Desa Mulyasari Kecamatan Binong milik Kelompok Tani Sinar diserap oleh Kontraling Sri Rizky Cilamaya Hilir dengan harga Rp 4.400 perkilogram,” ucapnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab GSGP Kementan wilayah Jawa Barat, U.Sugiharto menuturkan serap gabah diprioritaskan di Kecamatan yang anjlok harga gabah dibawah HPP dan serap gabah pun langsung dilakukan di lokasi panen raya. Kementan memberikan perhatian penuh dalam serap gabah petani wilayah pantura Jawa Barat karena merupakan penghasil beras terbesar Indonesia sehingga menjadi penentu ketahanan perberasan nasional.

“Melalui Kostraling, Kementan mendorong Bulog, PT. Pertanian dan penggilingan untuk optimalisasi serapan dan sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kementan pun turut meningkatkan penanganan pasca panen yakni pengeringan dan mesin penggilingan untuk menghasilkan beras berkualitas dan juga mendorong petani meningkatkan kualitas gabah sesuai standar yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Sugiharto, panen raya di Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus Kementan guna mengamankan stok beras nasional. Menjamin harga gabah petani minimal sesuai HPP merupakan instrumen nyata untuk mewujudkan hal tersebut dan meningkatkan kesejahteraan petani sehingga terus bergairah memajukan sektor pertanian khususnya meningkatkan ketersediaan beras.

“Gerakan serap gabah ini dilakukan di seluruh Indonesia dan sudah mulai dilakukan Kementan sejak bulan Maret 2021 sehingga penurunan harga gabah/beras pada musim panen raya sudah diminimalisir sejak awal. Usai panen, Kementan langsung mendorong penanaman untuk musim tanam berikutnya sehingga ketersediaan beras dalam negeri benar-benar melimpah dan ke depan kita bisa targetkan ekspor,” tuturnya.

Perlu diketahui, selain Kabupaten Subang dan Indramayu, tim GSGP juga secara serentak melakukan serap gabah petani di Karawang, Cirebon dan Bekasi. Adapun target serap gabah petani di Bekasi sebesar 20 ribu ton GKG, Karawang 47.456 ton GKG dan Cirebon 42.620 ton GKG. Kabupaten Indramayu merupakan peringkat pertama produsen beras nasional, Karawang menempati peringkat kedua, Subang menempati nomor urut tiga dan Kabupaten Cirebon sebagai produsen beras nasional yang menempati peringkat ke 25. (bro)

Tags: gabahGerakan Serap Gabah PetaniKementan

Berita Terkait.

tito
Nasional

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:52
abdul
Nasional

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21
nashir
Nasional

42 Tahun Menunggu, Haedar Nashir Akhirnya Kantongi Kartu Wartawan Utama

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:11
bpn
Nasional

Sengketa Tanah Tridharma, Pondok Labu, Warga Desak BPN Jangan Bela Pengusaha

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:12
viva
Nasional

Viva Yoga Dorong Pembangunan Kawasan Transmigrasi Subulussalam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:45
Budi-P
Nasional

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jateng dan Jatim terkait Kasus Suap Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3674 shares
    Share 1470 Tweet 919
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.