• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hidupkan Kembali Gairah Ekspor saat Pandemi, Bea Cukai Tawarkan Fasilitas KITE

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 Maret 2021 - 17:15
in Ekonomi
Bea Cukai Tawarkan Fasilitas KITE untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia.

Bea Cukai Tawarkan Fasilitas KITE untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 yang melanda di berbagai belahan dunia memengaruhi berbagai sektor penting secara global, termasuk di Indonesia. Salah satu yang terkena imbas adalah sektor ekonomi.

Berbagai langkah pun dilakukan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia, salah satunya adalah pemberian fasilitas insentif pajak di bidang ekspor impor yaitu kemudahan impor tujuan ekspor (KITE).

BacaJuga:

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM

KITE merupakan perlakuan kepada barang impor atau barang rakitan yang akan diekspor dan dapat diberikan keringanan bea masuk. Fasilitas ini merupakan kebijakan dari Menteri Keuangan yang pelaksanaannya dilakukan oleh Bea Cukai. Dalam rangka menghidupkan kembali gairah ekspor saat pandemi, Bea Cukai kian gencar menawarkan fasilitas ini kepada para pelaku usaha.

“Beberapa kantor pelayanan Bea Cukai telah aktif mengasistensi para pelaku usaha agar lebih memahami KITE, syarat untuk mendapatkannya, serta bagaimana implementasinya di tengah kondisi pandemi Covid-19. Seperti yang dilaksanakan Bea Cukai Gresik dengan mengasistensi PT Kebun Tebu Mas yang bergerak pada bidang Industri gula dan PT Royal Oriental Raplastex, juga Bea Cukai Sibolga yang menawarkan fasilitas KITE kepada PT Samudera Perkasa Abadi sebagai solusi ketersediaan bahan baku produksi,” jelas Kepala Seksi Humas Bea Cukai, Sudiro, pada Jumat (26/03).

Dengan adanya suntikan fasilitas KITE, menurut Sudiro, tentu sangat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya/cost bahan baku, karena atas pengimporan bahan baku akan mendapat fasilitas pengembalian atas pembayaran bea masuk (untuk fasilitas KITE pengembalian) atau fasilitas pembebasan bea masuk, pajak pertambahan nilai atau pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah (untuk fasilitas KITE pembebasan) dengan syarat untuk diolah, dirakit, dipasang pada barang lain dengan tujuan untuk diekspor.

“Bea Cukai Sibolga menilai KITE akan bermanfaat untuk PT SPA, mengingat kondisi perusahaan tersebut yang tiga bulan terakhir tidak ada kegiatan produksi karena ketersediaan bahan baku utama produksi berupa ikan tuna yang biasanya di dapat dari perairan timur/barat indonesia sedang kosong. Dengan fasilitas KITE,”ujarnya.

”Kami berharap perusahaan dapat merealisasikan kegiatan impor untuk memenuhi ketersediaan bahan baku produksi, sehingga proses produksi berjalan lancar kembali dan dapat mendorong putaran roda perekonomian untuk menunjang program pemulihan ekonomi nasional yang digaungkan pemerintah,” ungkapnya.

Selain KITE, Bea Cukai juga gencar mensosialisasikan fasilitas KITE IKM yaitu fasilitas kemudahan pembebasan bea masuk, PPN, serta PPnBM terutang tidak dipungut, termasuk bahan pengemas maupun mesin untuk keperluan pengolahan barang yang akan diekspor untuk penyerahan produksi industri kecil menengah (IKM).

Bea Cukai Bekasi dan Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia melalui acara bertemakan “Mau Ekspor ? Gunakan Fasilitas KITE” memperkenalkan fasilitas yang memberikan berbagai manfaat kepada para pelaku IKM, seperti kemudahan pengembalian bea masuk, menekan arus kas perusahaan, serta meningkatkan daya saing perusahaan, ekspor nasional, dan investasi.

Tak hanya di Bekasi, di Bandung pun Bea Cukai melakukan sosialisasi dan penjajakan upaya pemanfaatan fasilitas KITE IKM dengan Free Trade Agreement Center (FTA Center) Bandung.

“FTA Center adalah pusat konsultasi, informasi, dan advokasi mengenai free trade agreement yang salah satu misinya adalah mendorong para pengusaha untuk ekspor dan mencetak eksportir baru. Hal ini sejalan dengan semangat Bea Cukai, yaitu memfasilitasi perdagangan dan industri dengan memberikan fasilitas di bidang kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan industri dalam negeri,” ujar Sudiro.

Ia berharap upaya asistensi dan sosialisasi KITE IKM yang dilakukan Bea Cukai dapat ditindaklanjuti oleh perusahaan, seperti CV Mega Prima Mandiri (MPM) di Yogyakarta yang telah mengajukan fasilitas KITE IKM ke Bea Cukai Yogyakarta di bulan Februari 2021 lalu.

“Bisnis utama MPM awalnya adalah produksi sarung tangan golf. Seiring berkembangnya usaha, saat ini MPM memproduksi synthetic golf gloves, leather golf gloves, horse riding gloves, raquet ball gloves, batting gloves, dan score card case. Komoditi tersebut diekspor ke beberapa negara, seperti Jepang, Prancis, Australia, dan Afrika Selatan. Dengan memanfaatkan KITE IKM perusahaan ingin mampu bersaing di pasar internasional, usaha makin berkembang, dan bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak,” jelas Sudiro.

Ia menambahkan, PT Natajaya BNH baru mendapatkan fasilitas KITE IKM dari Bea Cukai Yogyakarta mulai Januari 2021, tetapi manfaatnya langsung dapat dirasakan karena dengan fasilitas ini, perusahaan dapat memangkas cost produksi hingga 80%. “Tentu saja ini sangat membantu dan tentunya produk dalam negeri mampu bersaing di perdagangan Internasional. Tak henti kami mengimbau perusahaan yang lain, yang ingin bisa memangkas cost produksinya, untuk dapat ikut memanfaatkan fasilitas KITE IKM dan mewujudkan IKM berani ekspor,” tutupnya. (ipo)

Tags: Bea Cukaikemudahan impor tujuan eksporKITE

Berita Terkait.

oli
Ekonomi

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:50
antam
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:07
Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM
Ekonomi

Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:04
PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat
Ekonomi

PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05
Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping
Ekonomi

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:33
Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi
Ekonomi

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:06

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3802 shares
    Share 1521 Tweet 951
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.