INDOPOSCO.ID – PT Auri Steel Metalindo merealisasikan ekspor perdana produk baja ringan dari Kawasan Industri Kendal (KIK), Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, ke Melbourne, Australia. Sebanyak 30 ribu batang baja ringan dikirim dengan nilai ekspor mencapai USD18.695,40 pada Jumat (2/10/2026).
Ekspor perdana tersebut menjadi langkah awal PT Auri Steel Metalindo dalam memperluas pasar produk baja ringan dan baja lapis bermerek untuk kebutuhan konstruksi bangunan ke pasar internasional.
PT Auri Steel Metalindo merupakan perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang berdiri sejak 2016. Perusahaan memiliki nilai investasi sebesar USD17,5 juta dan hingga kini telah menyerap 377 tenaga kerja.
Pengiriman produk ke Melbourne sekaligus menunjukkan aktivitas industri di Kabupaten Kendal yang makin terhubung dengan perdagangan global melalui kegiatan ekspor. Langkah tersebut juga membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan skala bisnisnya di luar negeri.
Pelepasan ekspor perdana tersebut turut disaksikan Bea Cukai, Pemerintah Kabupaten Kendal, Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Direktorat Jenderal ILMATE, PT Kawasan Industri Kendal, serta jajaran manajemen PT Auri Steel Metalindo.
Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung kelancaran kegiatan industri dan perdagangan internasional, khususnya dalam mendorong produk industri dalam negeri menembus pasar global.
Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Budi Prasetiyo, mengapresiasi keberhasilan PT Auri Steel Metalindo merealisasikan ekspor perdana ke Australia.
“Kami dari Bea Cukai Semarang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Auri Steel Metalindo atas keberhasilan ekspor perdana ke Australia. Sejak didirikan pada tahun 2016, perusahaan ini terus berkembang,” katanya.
Menurut dia, ekspor perdana tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis dan memperluas pasar internasional.
“Kami berharap ekspor perdana ini menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk terus mengembangkan bisnisnya di pasar internasional dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian,” ujar Budi.
Dalam mendukung perdagangan internasional, Bea Cukai menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui pelayanan serta asistensi kepada dunia usaha, di samping tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami selalu berkomitmen menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan dan sinergi bagi kelancaran kegiatan usaha,” jelas Budi.
Ia menambahkan, Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan sebagai mitra bagi dunia usaha melalui asistensi dan pelayanan.
“Kami menyadari bahwa Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai mitra kerja dari dunia usaha yang siap memberikan asistensi dan pelayanan maksimal,” lanjutnya.
Ekspor perdana PT Auri Steel Metalindo diharapkan menjadi awal dari kegiatan ekspor yang berkelanjutan. Penguatan sinergi antara Bea Cukai, pelaku usaha, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan pemangku kepentingan terkait dinilai penting untuk mendukung kelancaran arus barang ekspor.
Selain memperluas akses produk industri dalam negeri ke pasar internasional, kegiatan tersebut diharapkan turut mendorong pertumbuhan sektor industri serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan nasional.(ipo)
















