• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Genap Berusia 31 Tahun, IKA UT Berkontribusi Bangun Harmoni Kebangsaan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 Maret 2021 - 15:43
in Nasional
indoposco

Penyerahan tumpeng dari Ketua katan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Jenderal TNI (purnawirawan) Moeldoko kepada Rektor UT Prof Ojat Darojat. Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Universitas Terbuka TV

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hari ini, Jumat 26 Maret, Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) genap berusia 31 tahun. Ketua IKA UT Jenderal TNI (purnawirawan) Moeldoko mengatakan, semakin tua umur organisasi, maka dia akan semakin kuat. Berbeda dengan umur manusia, semakin tua akan semakin renta.

“Organisasi mestinya semakin tua semakin kuat dan menunjukkan kedigdayaan,” ujar Moeldoko pada perayaan HUT IKA UT secara daring, Jumat (26/3/2021).

BacaJuga:

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Ia menjelaskan, pada perayaan HUT IKA UT tahun ini mengusung tema harmoni dalam keberagaman mewujudkan kerukunan nasional berbasis ekonomi berkeadilan. Saat ini, menurutnya, penting untuk memikirkan 100 tahun Indonesia, bukan politik praktis. Dengan mengarahkan negara tegak lurus ke depan tanpa hambatan ideologis.

“Belakangan ini muncul paham-paham radikalisme dimana-mana. Dan ini menghambat Indonesia menuju 2045. Ini harus dipikirkan bersama dalam membangun harmoni dalam keberagaman,” katanya.

Ia menegaskan, saat ini ada kecenderungan ketertarikan ke paham intoleransi. Padahal NKRI telah dilahirkan dengan keberagaman agama, budaya, suku dan bahasa.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Ruang intoleransi harus dipersempit bersama-sama, kalau perlu jangan kita kasih ruang. Karena akan menghambat pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para alumni UT untuk berperan aktif dalam membangun harmoni kebangsaan, agar NKRI tidak terganggu menuju Indonesia maju 2045 nanti. Karena Indonesia akan menjadi negara dengan empat besar di bidang ekonomi dunia.

“Kalau kita tidak waspada, kita bisa terjerembab. Maka mundur lagi bangsa ini, seperti Irak, Libya, Siria, Yaman dan negara lain,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Rektor UT Prof Ojat Darojat berpesan, agar IKA UT semakin maju dan membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia. Dengan membangun harmonis, sinergis antara UT dan IKA UT. Karena, dengan membangun kerjasama tersebut, UT dan IKA UT bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jumlah alumni UT melebihi angka 1,8 juta. Ini aset nasional yang bisa memberikan warna bagi perjalanan bangsa, dengan menjadi pagar bangsa. Yang menjadi konektivitas antarsuku dalam konteks kehidupan NKRI,” ujarnya.

Untuk mewujudkan sinergitas tersebut, menurut Ojat harus tumbuh pemahaman bersama bagaimana orientasi pembelajaran sesuai visi dan misi Indonesia 2045 nanti. Dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) seperti nawacita jilid II.

“Penguatan SDM bisa tercipta kalau lembaga-lembaga pendidikan, seperti UT ikut berkontribusi optimal untuk masyarakat. Baik di kota dan mereka yang ada di pinggiran, terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Karena selama ini mereka tidak memiliki akses pendidikan tinggi,” katanya. (ibs)

Tags: IKA UTMoeldokouniversitas terbuka

Berita Terkait.

irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5186 shares
    Share 2074 Tweet 1297
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1536 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.