• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Jagung Naik, Petani Kediri Diuntungkan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 Maret 2021 - 23:56
in Ekonomi
Ilustrasi. Foto: Screenshot Instagram

Ilustrasi. Foto: Screenshot Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para petani jagung di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, diuntungkan harga jual jagung yang cukup tinggi lebih dari Rp 3.800 per kilogram, setelah panen raya dilakukan.

“Kemarin jagung dijual bisa laku hingga Rp4.100 per kilogram, bahkan ini katanya harganya mau naik lagi,” kata Ketua Kelompok Tani Citarum Raharjo Dua, Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Sumilan di Kediri, Kamis (18/3/2021).

BacaJuga:

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Hadirkan Beragam Inovasi di GIIAS 2026

Laba FIF Tembus Rp2,37 T di Semester I 2026, Penyaluran Pembiayaan Melonjak Jadi Rp25,43 T

Ia mengatakan, di kelompok tani yang dipimpinnya ada 153 hektare lahan petani. Selain ditanami padi, petani juga menanam jagung. Untuk luas lahan jagung ada sekitar 25 hektare.

Dari panen yang dilakukan, petani mendapatkan rata-rata 8 ton per hektare. Produksi ini masih cukup bagus di musim hujan ini. Jika di kemarau, petani bisa panen antara 9-10 ton per hektare.

Ia menambahkan, dengan harga jual jagung yang senilai Rp4.100 per kilogram ini cukup bagus. Petani sudah mendapatkan untung jika dihitung dari pengeluaran selama sebelum tanam, saat tanam dan pascapanen.

Namun, ia berharap kondisi harga jagung yang bagus itu terus bertahan. Petani tidak berharap harga jagung turun, karena bisa merugi.

“Harapan kami dari kelompok tani itu harga stabil, jadi imbang dengan biaya untuk penanaman,” kata dia.

Dirinya juga menambahkan, lahan pertanian di desanya bisa ditanami hingga tiga kali, yakni dua kali jagung dan satu kali padi. Mayoritas setelah tanam jagung, petani akan tanam jagung lagi, karena cuacanya yang masih bagus.

Ia juga menambahkan, petani juga terbantu dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Kediri yang memberikan bantuan berupa benih jagung. Ada sekitar 375 kilogram benih jagung untuk luasan lahan 25 hektare yang akan ditanami jagung.

Sementara itu, Basuki, salah seorang petani jagung di desa itu mengaku dirinya panen sekitar Februari 2021 dan saat ini jagung sudah dijualnya. Untuk harga jual jagung miliknya adalah Rp3.800 per kilogram.

“Jagung saya dibeli seharga Rp3.800 per kilogram, tapi sekarang sekitar Rp4.000. Namun, harga Rp3.800 per kilogram itu sudah bagus, standarnya petani,” kata Basuki.

Ia mengaku memiliki lahan hingga 1 hektare. Dari lahan itu bisa menghasilkan sekitar 7 ton jagung. Saat ini, lahan miliknya juga sudah ditanami lagi jagung dengan usia 38 hari.

Basuki berharap panen mendatang bisa lebih bagus lagi produksinya dan harganya juga bisa lebih baik. Dengan itu, nantinya pendapatan juga akan bagus, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sebelumnya juga panen padi dan jagung organik Kelompok Tani Sido Dadi, Desa Bangkok, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Ia juga ikut serta panen raya jagung di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar.

Bupati mengatakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri yaitu di sektor pertanian, mengingat potensi pertanian di Kabupaten Kediri sangat luar biasa. Ia pun memberikan apresiasi pada petani.

“Desa Bangkok ini sudah cukup terkenal dengan pertanian organiknya. Saya harap dengan adanya panen ini bisa menjadi embrio untuk petani di Kabupaten Kediri dalam peningkatan pertanian yang ramah lingkungan serta mengikuti pola tanam organik. Karena selain mampu menekan biaya produksi tanam, juga dapat mengembalikan kesuburan tanah dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar,” kata Mas Bup, sapaan akrabnya.

Ia juga menambahkan, Pemkab Kediri melalui dinas pertanian dan perkebunan akan memberikan perhatian terhadap pengembangan pertanian organik, sehingga nantinya bisa menjadi energi positif dalam pembangunan Kabupaten Kediri terutama di bidang pertanian. (bro)

Oleh : Asmaul Chusna

Tags: Harga JagungPetani

Berita Terkait.

Fronx
Ekonomi

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25
Vinfast
Ekonomi

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Hadirkan Beragam Inovasi di GIIAS 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34
FIF
Ekonomi

Laba FIF Tembus Rp2,37 T di Semester I 2026, Penyaluran Pembiayaan Melonjak Jadi Rp25,43 T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:02
pdsi
Ekonomi

Rig PDSI #25.2 Rampungkan Pengeboran Sumur KRG-042 Lebih Cepat, Uji Produksi Tembus 777 BOPD

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:28
patrajasa
Ekonomi

Patra Jasa Perkuat Ekspansi Bisnis dan ESG, Pendapatan Tembus Rp5,5 Triliun

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16
bishi
Ekonomi

Inilah Spesifikasi Mitsubishi New Xforce: Elevated Urban SUV dengan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2078 shares
    Share 831 Tweet 520
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1050 shares
    Share 420 Tweet 263
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3165 shares
    Share 1266 Tweet 791
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.