• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DD Jateng Hadirkan Sumur Bor, Penuhi Kebutuhan Air Bagi Warga Desa Suro

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 Maret 2021 - 19:09
in Nusantara
Masyarakat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah memanfaatkan Program Air Untuk Kehidupan yang merupakan gagasan Dompet Dhuafa.

Masyarakat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah memanfaatkan Program Air Untuk Kehidupan yang merupakan gagasan Dompet Dhuafa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) merupakan salah satu desa yang sangat rawan kekeringan karena keterbatasan sumber mata air yang dapat ditemukan ataupun digali oleh warga. Pada musim kemarau, Desa ini pasti mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air. Desa ini hanya memiliki satu mata air yang digunakan sebagai sumber mata air pada saat kemarau. Pada kondisi tersebut warga Desa Suro hanya mengandalkan datangnya bantuan air bersih.

Sejak beberapa tahun terakhir, Dompet Dhuafa (DD) Jateng berupaya untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut dengan mengirim bantuan air bersih kepada warga-warga. Akhirnya Dompet Dhuafa mencetuskan pembangunan sumur bor disana. Sejak peresmian Selasa kemarin (2/3/2021), warga di Dusun Gabu Kulon RT 03/RW 04 Desa Suro, menikmati melimpahnya air sehingga dimanfaatkan oleh warga Desa Suro. Turut serta pada peresmian tersebut, turut dihadiri dan saksikan oleh Kepala Desa Suro, Wasdi, Perwakilan Polsek setempat, Willys S, Camat Kalibagor, Arief E, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Imam Subagyo.

BacaJuga:

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

”Alhamdulillah dengan adanya sumur bor ini, kami dapat memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, terutama pada musim kemarau datang warga di Desa ini mengambil air ke sungai jarak tempuh 2 kilometer bahkan mengandalkan bantuan air bersih,” ujar Miskam, salah satu warga Desa Suro di sela-sela mengambil air di penampungan air bersih pada Minggu (7/3/2021) melalui pesan singkatnya.

Air Untuk Kehidupan merupakan sebuah program gagasan Dompet Dhuafa yang bertujuan membantu masyarakat yang sedang mengalami paceklik air dengan prinsip gotong royong. Bentuk Program Air Untuk Kehidupan meliputi pembuatan sumur bor, pipanisasi, dan penampungan air, distribusi air bersih, dan tempat penampungan air hujan.

Melalui pesan WhatsApp pada Minggu (7/3/2021), Direktur Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Purwokerto Dompet Dhuafa Jateng Tuti Ngudiati mengatakan, letak mata air di desa ini ada di salah satu sungai yang juga debit airnya sangat kecil dan kondisinya sangat keruh. Sumur bor dan penampungan air bersih ini dapat digunakan untuk 370 KK dan sekitar 1.500 jiwa di dua RT, yaitu RT 3 dan 4 RW 4 Dusun Gabu Kulon, Desa Suro.

”Proses pembangunan Sumur Bor telah dilaksanakan dari 22 Januari 2021 sampai dengan tanggal 13 Februari 2021 dengan kedalaman sumur 70-80 meter, dan penampungan air sebesar 2.000 liter. Kami adakan peluncuran dan peresmian program ini sebagai bentuk publikasi kepada para penerima manfaat yaitu seluruh masyarakat Desa Suro, pemerintah setempat, serta kepada para donatur yang telah menyokong berjalannya program ini,” lanjut Tuti.

Kepala Desa Suro, Wasdi, saat acara tersebut menyampaikan, dahulu pada tahun-tahun yang berlalu, masyarakat Desa Suro memang sangatlah kesulitan mendapatkan air bersih. Apalagi saat musim panas. Setiap tahun, Wasdi mengajukan proposal untuk pengadaan air bersih ke PDAM.

Di Desa Suro ini, sebagian besar masyarakatnya berpencaharian sebagai petani dan pengrajin bambu tusuk sate. Petani disana dikategorikan sebagai petani gurem atau petani dengan lahan sempit dan petani dengan sistem sewa. Komoditas hasil pertanian Desa Suro yaitu umbi-umbian dan palawija berupa jagung, singkong, ubi jalar dan aneka rembah-rempah. Kondisi ini di dasari oleh kondisi tanah yang tidak memungkinkan untuk ditanami padi. Topografi dari Desa Suro yang merupakan dataran tinggi menyebabkan tidak adanya irigasi untuk pertanian.

“Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Dompet Dhuafa dan para donatur yang telah peduli terhadap nasib dan kebutuhan masyarakat wilayah Desa Suro. Kami atas nama pemerintahan desa dan sekaligus mewakili masyarakat Desa Suro merasa sangat senang sekali dengan hadirnya sumur bor yang merupakan program air untuk kehidupan oleh Dompet Dhuafa. Alhamdulillah dengan adanya program program air bersih seperti Dompet Dhuafa ini, kini warga sudah dengan mudah mendapatkan air bersih,” ucap Wasdi.

Senada dengan Wasdi pada kesempatan yang sama, Camat Kalibagor, Arief E. mengatakan, memang tantangan terbesar bagi masyarakat Desa Suro ini adalah air bersih. Saat musim panas, sudah pasti tidak ada air. Kami segenap mewakili pemerintahan kecamatan, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setiggi-tingginya kepada Dompet Dhuafa yang telah membangun sumur bor untuk warga Desa Suro ini. Karena air adalah sumber kehidupan bagi manusia.

Willys S, mewakili Polsek setempat berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Suro supaya bersama-sama mampu menjaga dan merawat amanah yang dititipkan oleh donatur ini.

“Saya berharap masyarakat Dusun Gabu dapat memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik-baiknya. Bapak-bapak Ibu-ibu harus bergotong-royong bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini. Karena ini adalah sebuah amanah dari teman-teman Dompet Dhuafa dan para donatur,” tutur Willys S. (adv)

Tags: airDompet DhuafaDompet Dhuafa Jatengsosial

Berita Terkait.

opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:46
Dana-Cukai
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Edukasi Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Tengah dan Jogjakarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:54
Petugas-BC
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:14
Angkutan
Nusantara

Angkutan Pelajar Gratis Magelang: Terbantu, tapi Armada Kelebihan Muatan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3674 shares
    Share 1470 Tweet 919
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.