• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Belajar Tatap Muka di Banten Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 1 Maret 2021 - 15:15
in Nusantara
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani menyatakan, kesiapan belajar tatap muka di sekolah yang menjadi kewenanangan Pemprov Banten sudah 70 persen. Fasilitas penunjang protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan dan bangku belajar siswa yang berjarak, telah dipersiapkan.

Hal itu menyusul target Pemerintah Pusat yang akan menggelar belajar tatap muka pada bulan Juli 2021 mendatang atau tahun ajaran baru.

BacaJuga:

Kekeringan Meluas, BNPB: Ribuan KK Krisis Air Bersih di Jatim, Jateng hingga Jabar

Menkop Ferry Juliantono Letakkan Batu Pertama KDKMP Dekai, Dorong Kebangkitan Ekonomi Papua

Tindak Lanjut Penindakan Rokok Ilegal di Balikpapan, Pelaku Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

“Kalau bicara kesiapan suatu saat sekolah itu dibuka pembelajaran tatap muka, maka sekolah sesungguhnya sudah siap. Meskipun mungkin kesiapannya baru antara 65 sampai 70 persen. Apanya yang siap? Ya prokes, menyiapkan air cuci tangan mengalir, mengatur tempat jarak tempat belajar, itu disiapkan,” katanya, Senin (1/3/2021).

Ia menjelaskan, pada dasarnya Pemprov Banten akan mengikuti kebijakan yang ditentukan pusat. Saat ini, belajar tatap muka belum digelar lantaran belum mendapatkan persetujuan dari Ketua Satgas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Banten atau Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Cuma memang karena belum ada rekomendasi belajar tatap muka secara keseluruhan di Banten ini, maka meskipun mereka (sekolah) telah menyiapkan itu belum bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Pertimbangan sekolah belum dibuka lantaran kasus warga yang terpapar Covid-19 di Banten relatif tinggi. Jika sudah mereda, pihaknya yakin tidak ada alasan Gubernur Banten merekomendasikan belajar di sekolah digelar dengan penerapan prokes ketat.

“Namun tetap pada akhirnya nanti, kami harus meminta prsetujuan Ketua Satgas Covid-19, iya (Gubernur Banten). Ini terkait dengan kasus yang terjadi di Banten. Kalau nanti sudah melandai, mereda, ya kita tidak ada alasan juga untuk tidak membuka sekolah. Tapi kalau kasusnya masih sangat tinggi, terus Satgas belum merekomendasikan kita tetap mengikuti,” terangnya.

Jika sekolah dibuka nanti, Tabrani menegaskan tidak ada paksaan bagi orangtua dalam memberikan izin pada murid untuk mengikuti belajar tatap muka. Tetapi, siswa wajib mengikuti pembelajaran melalui daring.

“Berbicara teknis siap. Tetapi karena kasusnya masih tinggi, jadi Satgas belum merekomendasikan untuk belajar tatap muka karena khawatir. Yang perlu dicatat bahwa pernyataan Pak Mentri itu meskipun Juli dibuka, orangtua boleh menyatakan keberatan kalau memang masih khawatir,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memaparkan, Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat tentang petunjuk teknis belajar tatap muka.

“Dipersiapkan dulu. Nanti menunggu koordinasi, rekomendasi pemerintah pusat untuk jukalak, junis pelaksanaan tatap muka tersebut,” paparnya.

Orang nomor dua di Banten itu berujar, akan melaporkan kondisi penyebaran Covid-19 di Banten kepada Pemerintah Pusat, sebelum membuka sekolah. Agar murid tidak menjadi korban penularan virus corona.

“Kan kita semua menunggu kaitan landasan aturan kita menunggu pusat. Nanti kita akan laporkan kondisi situasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten. Jadi tidak serta merta kita duluan, tidak. Kita harus melihat dulu realita dan kondisi yang ada di 8 wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, belajar tatap muka harus dilakukan secara serentak. Mungkin di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak relatif aman untuk saat ini. Namun, wilayah Tangerang Raya dirasa belum memungkinkan unutk sekolah dibuka.

“Termasuk itu (guru di vaksin). Kan ini bukan coba-coba. Sekolah tatap muka bukan coba-coba, tapi harus matang. Karena yang menjadi korban jangan sampai anak-anak kita. Karena realita kondisi berbeda-beda nih. Mungkin Lebak, Pandeglang lebih relatif aman, tapi wilayah Tangerang Raya kan harus dipertimbangkan baik dan matang,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menyebutkan, sudah ada 11 ribu guru SMA, SMK dan SKH yang telah menerima vaksin tahap pertama. Penyuntikan kedua dijawalkan pada 10-14 Maret 2021.

“Untuk guru tahap II periode pertama ini kita baru yang Provinsi Banten itu SMA yang milik pemerintah sekitar 11 ribu, terdiri dari PNS dan Non-PNS. Sedangkan untuk yang SD, SMP itu dilakukan vaksinasi di masing-masing kabupaten, kota,” ungkapnya.

Untuk vaksinasi Tahap II, Banten mendapat jatah 28.800 vial. Adapun sasaran target yang disuntik 13.500 orang. Penyuntikan pertama telah dilaksanakan pada tanggal 24-27 Februari 2021.

“Vaksinasi tahap II itu Pemprov Banten mendapat sekitar 28.800 vial. Dimana satu vialnya dihitung dikali 8,5. Kegiatan vaksinasi masal ini target sasaran 13.500,” tuturnya. (yas)

Tags: Bantenbelajar tatap muka

Berita Terkait.

jatim
Nusantara

Kekeringan Meluas, BNPB: Ribuan KK Krisis Air Bersih di Jatim, Jateng hingga Jabar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42
ferry
Nusantara

Menkop Ferry Juliantono Letakkan Batu Pertama KDKMP Dekai, Dorong Kebangkitan Ekonomi Papua

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:27
bc
Nusantara

Tindak Lanjut Penindakan Rokok Ilegal di Balikpapan, Pelaku Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:17
Gandeng PLN, Gubernur Banten Andra Soni Tebar Kepastian Energi bagi Investor
Nusantara

Gandeng PLN, Gubernur Banten Andra Soni Tebar Kepastian Energi bagi Investor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23
Bea Cukai Palembang Dukung Pelaksanaan Super Garuda Shield 2026
Nusantara

Bea Cukai Palembang Dukung Pelaksanaan Super Garuda Shield 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:13
Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare
Nusantara

Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2171 shares
    Share 868 Tweet 543
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1454 shares
    Share 582 Tweet 364
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.