• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

AMSI: Tidak Mudah Beritakan Kekerasan Seksual di Media Digital

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 23 Februari 2021 - 22:53
in Nasional
Psikolog Yayasan Pulih Ika Putri Dewi dalam acara kampanye Stop Sexual Violence, secara virtual, Jumat (19/02/2021). Foto: Antara/Ayu Khania Pranisitha/2021

Psikolog Yayasan Pulih Ika Putri Dewi dalam acara kampanye Stop Sexual Violence, secara virtual, Jumat (19/02/2021). Foto: Antara/Ayu Khania Pranisitha/2021

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut mengatakan tidak mudah memberitakan kasus pelecehan dan kekerasan seksual di media digital karena dampaknya kepada keluarga korban maupun pelaku lebih besar.

“Selalu ada relasi kuasa yang timpang antara korban dengan pelaku. Dalam situasi yang tidak adil itu, media harus berpihak kepada korban tetapi tetap menempatkan keberpihakan itu agar tidak menimbulkan implikasi yang lain,” kata Wens dalam seminar daring tentang pers dan keadilan korban kekerasan seksual seperti dilansir Antara di Jakarta, Selasa.

BacaJuga:

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Wens mengatakan sekitar 11 tahun lalu pernah didatangi seorang ibu dan anak laki-lakinya. Ternyata anak laki-laki tersebut pernah menjadi pelaku pelecehan seksual dan saat itu kesulitan dalam mencari kerja bahkan menikah karena perusahaan tempat dia melamar kerja dan calon mertuanya melacak rekam jejaknya melalui pemberitaan di media digital.

Ibu dan anak itu meminta agar pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual yang pernah dilakukan dihapus dari media digital. Menurut si ibu, anaknya sudah mendapatkan hukuman dari perbuatannya sebelumnya, tetapi mendapatkan hukuman tambahan karena masa depannya juga menjadi tidak jelas.

“Ibunya mengakui anaknya melakukan pelecehan seksual dan sudah dihukum. Namun, saat ini tidak bisa bekerja, tidak bisa hidup, karena pemberitaan di media digital tentang kasusnya,” tuturnya.

Di sisi lain, Wens mengatakan media memang harus mampu membangun empati masyarakat terhadap korban kekerasan seksual melalui pemberitaannya. Salah satu caranya dengan menggali dan menceritakan kasus yang terjadi secara lengkap.

Namun, menggali informasi secara rinci melalui wawancara dengan keluarga dan korban juga menjadi tantangan tersendiri karena mereka tentu memiliki beban psikologis atau trauma dengan kejadian yang dialami.

Padahal, agar pembaca bisa memahami kasus tersebut benar sebagai pelecehan bahkan kekerasan seksual dan memiliki empati terhadap korban, perlu mendapatkan gambaran yang utuh tentang kejadian tersebut.

“Media kadang bingung, apakah perlu menceritakan kasusnya secara rinci atau cukup hanya di permukaan saja. Menceritakan secara rinci bisa dianggap mengeksploitasi dan melecehkan korban dua kali, tetapi bila hanya menceritakan permukaan saja bisa menimbulkan multitafsir di masyarakat tentang kasus tersebut,” katanya.

Karena itu. redaksi media perlu mendiskusikan arah dan formula yang paling tepat dalam menulis berita tentang kekerasan seksual, apalagi media digital. (bro)

Tags: AMSIMedia Digital

Berita Terkait.

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total
Nasional

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:31
Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi
Nasional

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:31
Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh
Nasional

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53
Edukasi
Nasional

Edukasi Batasan Tubuh melalui Kampanye Berani Lindungi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27
Wihaji
Nasional

Turun Langsung ke SPPG Pangkalbalam, Menteri Wihaji Kawal Layanan MBG 3B bagi 33.852 Penerima Manfaat di Babel

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:06
Nakes
Nasional

Kemenkes Minta Masyarakat Laporkan Nakes yang Cibir Pasien BPJS di Medsos

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2119 shares
    Share 848 Tweet 530
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1991 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.